AMSIRAMSIR

Amsir Law JournalAmsir Law Journal

Artikel ini mengkaji tantangan hukum dan praktis yang muncul akibat penerapan kebijakan pemblokiran rekening dormant oleh institusi keuangan di Indonesia, yang semakin mendesak seiring percepatan perbankan digital dan meningkatnya kejahatan siber. Metode penelitian yang dipakai berupa pendekatan normatif yurisdiksi mendukung analisis hukum positif, yaitu Undang‑Undang ITE, Undang‑Undang Perlindungan Data Pribadi, serta regulasi perbankan, dan studi kasus. Penyaringan data menunjukkan bahwa pemblokiran rekening dormant efektif meminimalisir aktivitas kriminal seperti pencucian uang dan penipuan digital; namun prosesnya seringkali menimbulkan masalah prosedural dan etika, termasuk kurangnya pemberitahuan, ketidaksesuaian implementasi hukum, serta potensi pelanggaran hak privasi nasabah. Penelitian merekomendasikan harmonisasi regulasi dan prosedur standar operasional di antara bank, peningkatan mekanisme penyelesaian sengketa, serta perlindungan yang lebih kuat terhadap hak hukum dan privasi nasabah melalui transparansi yang lebih baik dan inisiatif literasi digital. Kontribusi artikel ini terletak pada model konseptual integratif yang menyeimbangkan peraturan berbasis risiko keuangan dan perlindungan hak, guna menciptakan kerangka hukum yang lebih sesuai dengan lanskap keuangan digital Indonesia.

Penerapan pemblokiran rekening dormant di Indonesia efektif mencegah kejahatan keuangan, namun menyebabkan masalah prosedural, etika, serta pelanggaran hak privasi pelanggan.Untuk mengatasinya, diperlukan harmonisasi regulasi dan prosedur, peningkatan mekanisme penyelesaian sengketa, serta perlindungan hak hukum dan privasi nasabah melalui transparansi dan literasi digital.Dengan demikian, kerangka hukum yang diusulkan dapat mempromosikan keamanan sistem keuangan sekaligus menghormati hak individu.

Bagaimana mekanisme koordinasi antara OJK, PPATK, dan lembaga independen dapat dirancang untuk mempercepat penyelesaian sengketa pemblokiran rekening dormant, sehingga mengurangi waktu penyelesaian sengketa dan meningkatkan kepercayaan publik? Apa dampak penggunaan sistem e‑notifikasi berbasis aplikasi mobile bank dibandingkan dengan SMS/email tradisional terhadap efektivitas pemberitahuan pemblokiran, dan bagaimana pola adopsi teknologi tersebut dapat dioptimalkan di daerah kurang digital? Bagaimana model pelatihan literasi digital yang terintegrasi dengan penegakan hukum dapat dirancang untuk meningkatkan pemahaman nasabah tentang hak dan prosedur ketika rekening mereka diblokir, sehingga meminimalisir ketidakpastian dan potensi pelanggaran hak privasi?.

Read online
File size334.72 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test