UINSIUINSI

MAZAHIBMAZAHIB

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan putusan hukum fiqih Islam dan hukum terkait dengan pelaksanaan percobaan medis kuratif pada pasien yang tidak dapat disembuhkan. Studi ini menemukan bahwa tepat untuk membagi percobaan tersebut menjadi dua bagian. Pertama, percobaan medis pada pasien yang tidak dapat disembuhkan untuk mengamankan pengobatan untuk penyakit yang mereka derita. Kedua, percobaan medis pada individu yang tidak dapat disembuhkan menghasilkan pengobatan untuk penyakit yang tidak mereka derita. Studi ini mengadopsi metode deskriptif yang didasarkan pada deskripsi masalah dan kemudian membandingkan dan menganalisis pendapat fiqih yang mengarah ke pendapat yang dipilih. Studi ini menyimpulkan bahwa Hukum Uni Emirat Arab dan Yordania serta fiqih Islam menganggap hal itu diperbolehkan untuk melakukan percobaan pengobatan medis yang didukung oleh serangkaian parameter dan pembatasan.

Penelitian ini berfokus pada putusan hukum fiqih untuk melakukan percobaan pengobatan medis pada pasien yang tidak dapat disembuhkan, dan menyimpulkan dengan membagi percobaan tersebut menjadi dua bagian.pertama, percobaan medis pada orang yang tidak dapat disembuhkan untuk menghasilkan pengobatan untuk penyakit yang dideritanya, dan kedua, percobaan medis pada pasien yang tidak dapat disembuhkan untuk menghasilkan pengobatan untuk penyakit yang tidak dideritanya.Penelitian ini menyimpulkan dengan mendukung pendapat bahwa kedua jenis percobaan tersebut diperbolehkan dengan serangkaian pembatasan dan parameter, yang paling penting adalah pasien tidak dapat disembuhkan melalui metode pengobatan yang diakui dan aman, di mana itu adalah dalam kepentingan orang untuk menjalani percobaan, di mana kemungkinan manfaatnya dari percobaan sama dengan atau lebih dari kerugian yang mungkin dideritanya sebagai akibat darinya, dan di mana percobaan telah mencapai tahap yang membuatnya cocok untuk dilakukan pada orang, selain itu, praktisi medis harus tidak dikenal untuk mempertaruhkan kehidupan manusia untuk memenuhi keinginan ilmiah.Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya persetujuan pasien yang dewasa, di mana dokter harus secara jujur dan jujur memberitahunya tentang konsekuensi percobaan dalam hal manfaat atau kerugian, sambil menekankan persetujuan orang yang sepenuhnya mampu secara hukum tanpa paksaan, dan juga menekankan kepentingan harus melebihi kerugian yang mungkin timbul dari percobaan.di mana kehidupan pasien tidak dipertaruhkan untuk percobaan dan keinginan untuk mengklaim keterampilan tinggi tanpa alasan yang dapat diterima, dan tidak ada kerugian atau kerusakan yang harus terjadi dari penelitian.

Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi aspek etis dari percobaan medis pada pasien yang tidak dapat disembuhkan, termasuk implikasi moral dan etika dari keputusan untuk melakukan percobaan tersebut. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak sosial dan budaya dari percobaan medis ini, terutama dalam konteks masyarakat Muslim. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan metode pengobatan yang digunakan dalam percobaan ini, serta dampak jangka panjangnya pada pasien. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif terhadap pemahaman kita tentang praktik percobaan medis pada pasien yang tidak dapat disembuhkan, serta implikasi hukum dan etisnya.

  1. Performing Curative Medical Experiments on Incurable Patients: Between Islamic Jurisprudence and the... journal.uinsi.ac.id/index.php/mazahib/article/view/8965Performing Curative Medical Experiments on Incurable Patients Between Islamic Jurisprudence and the journal uinsi ac index php mazahib article view 8965
  2. Surgical nurses’ knowledge and practices about informed consent - Elif Akyüz,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0969733018810767Surgical nursesyAAAo knowledge and practices about informed consent Elif AkyyEAz journals sagepub doi 10 1177 0969733018810767
Read online
File size392.42 KB
Pages28
DMCAReport

Related /

ads-block-test