UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU

Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan IslamAl-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam

Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengembangan kesehatan mental siswa dan penguatan nilai‑nilai Islam melalui program Bina Karakter Islam (BIKALAM) di SMP Fatma Kenanga Bengkulu. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa perencanaan pengembangan kesehatan mental dan penguatan nilai‑nilai Islam meliputi empat tahap: penetapan tujuan, perumusan kegiatan, pemanfaatan sumber daya, dan pelaksanaan konsisten. Implementasi terdiri atas dua komponen utama, yaitu Pengembangan Kesehatan Mental (menumbuhkan ketenangan hati, pengendalian diri, disiplin, serta optimisme) dan Penguatan Nilai‑Nilai Islam (pembiasaan perilaku religius, keteladanan guru, pendekatan empatik, dan sinergi antar elemen sekolah). Evaluasi dilakukan melalui pemantauan kemajuan, pengukuran hasil, dan identifikasi hambatan program.

Perencanaan pembinaan kesehatan mental dan penguatan nilai‑nilai keislaman melalui program BIKALAM di SMP Fatma Kenanga meliputi empat tahapan.penetapan tujuan, kegiatan, sumber daya, dan pelaksanaan konsisten.Pelaksanaan mencakup pembinaan kesehatan mental (ketenangan hati, pengendalian diri, disiplin, optimisme) serta penguatan nilai Islam melalui pembiasaan, keteladanan guru, pendekatan siswa, dan sinergi elemen sekolah.Evaluasi dilakukan melalui monitoring dan identifikasi hambatan program.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana integrasi teknologi digital dalam program BIKALAM memengaruhi perkembangan kesehatan mental dan internalisasi nilai‑nilai Islam pada siswa, dengan menguji efektivitas aplikasi mobile atau platform daring sebagai media pendukung. Selain itu, studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak jangka panjang BIKALAM terhadap prestasi akademik, ketahanan psikologis, dan perilaku pro‑sosial siswa, sehingga memberikan gambaran tentang keberlanjutan manfaat program. Selanjutnya, penelitian eksperimen dapat mengembangkan model pelatihan guru yang fokus pada peningkatan konsistensi pelaksanaan dan pengurangan hambatan, misalnya melalui modul kompetensi khusus, serta menilai pengaruhnya terhadap kualitas implementasi program dan kepuasan peserta didik. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran orang tua sebagai mitra kolaboratif dalam program BIKALAM, dengan merancang intervensi yang melibatkan kegiatan bersama di rumah serta mengukur kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan mental siswa. Selain itu, studi komparatif antara sekolah di wilayah perkotaan dan pedesaan dapat mengidentifikasi faktor konteksual yang memoderasi efektivitas BIKALAM, sehingga memungkinkan penyesuaian strategi yang lebih tepat.

  1. Kesehatan Mental Warga Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak | JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia).... doi.org/10.29210/30031175000Kesehatan Mental Warga Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak JRTI Jurnal Riset Tindakan Indonesia doi 10 29210 30031175000
  2. ANALISIS PENGARUH BUSINESS ADMINISTRATION COMPETITION (BAC) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR, KECERDASAN EMOSIONAL... doi.org/10.30871/jaba.v5i2.2605ANALISIS PENGARUH BUSINESS ADMINISTRATION COMPETITION BAC TERHADAP MOTIVASI BELAJAR KECERDASAN EMOSIONAL doi 10 30871 jaba v5i2 2605
  3. Challenges to professional teacher development through workplace culture management | Khairiah | International... doi.org/10.11591/ijere.v13i2.25666Challenges to professional teacher development through workplace culture management Khairiah International doi 10 11591 ijere v13i2 25666
Read online
File size201.69 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test