UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU

Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan IslamAl-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam

Penutupan dan penggabungan sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Sragen menjadi isu yang sangat mengkhawatirkan, dengan saat ini sebanyak 70 SDN terancam tutup karena berbagai permasalahan, terutama rendahnya jumlah pendaftar. Masalah ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain: 1) rendahnya minat orang tua untuk menempatkan anaknya di SDN dan lebih memilih sekolah swasta; 2) manajemen sekolah yang buruk; 3) fasilitas sekolah yang tidak memadai; 4) banyaknya keluarga yang berpindah ke kota; serta 5) penurunan jumlah anak usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan teknik Delphi sebagai metode pengambilan keputusan strategis, melibatkan lima panel ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penutupan dan penggabungan SDN di wilayah Sragen sudah tepat, namun diperlukan kebijakan tambahan bagi sekolah yang masih berisiko tutup agar dapat bertahan dan berkembang.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor dominan yang menyebabkan banyaknya sekolah dasar negeri di Kabupaten Sragen tutup meliputi rendahnya minat orang tua, manajemen sekolah yang kurang baik, sarana dan prasarana yang tidak memadai, migrasi keluarga ke kota, serta menurunnya jumlah anak usia sekolah dasar.Kebijakan penutupan dan penggabungan sekolah yang telah diambil oleh dinas pendidikan dianggap tepat untuk menghemat anggaran, namun menimbulkan penolakan dari orang tua karena jarak sekolah menjadi jauh.Oleh karena itu, diperlukan keputusan kebijakan lanjutan yang dapat mendukung sekolah-sekolah yang masih berisiko tutup agar dapat bertahan dan berkembang.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana efektivitas program peningkatan manajemen dan mutu sekolah dasar negeri dibandingkan dengan sekolah swasta dalam meningkatkan minat orang tua untuk mendaftarkan anaknya; (2) melakukan studi longitudinal untuk menilai dampak reformasi manajemen sekolah terhadap prestasi akademik siswa dan kepuasan komunitas selama periode lima tahun; serta (3) melakukan analisis spasial yang mengaitkan pola penutupan sekolah dengan dinamika demografis serta tingkat urbanisasi, guna mengidentifikasi wilayah yang paling rentan terhadap penurunan jumlah sekolah. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan dasar empiris bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi yang lebih terarah dan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan penutupan sekolah di Kabupaten Sragen.

Read online
File size241.26 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test