UNISMAUNISMA

JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan)JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pemasaran jagung pada PT. CMK Pasuruan sebagai perusahaan distributor dan pengolah jagung di Jawa Timur. Jagung merupakan komoditas strategis yang semakin berorientasi industri seiring meningkatnya permintaan pangan dan pakan ternak nasional. Kajian ini menggunakan pendekatan manajemen strategis melalui analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner kepada 104 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan matriks IFAS dan EFAS dengan skala Likert 1–4 untuk memperoleh skor tertimbang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi internal perusahaan didominasi oleh kekuatan dengan skor 3,71, lebih tinggi dibandingkan kelemahan sebesar 2,43. Kekuatan utama meliputi variasi produk jagung, fasilitas pascapanen sun dry, harga kompetitif, distribusi tepat waktu, dan kemitraan yang kuat dengan petani serta pelanggan industri. Kelemahan utama meliputi promosi digital yang belum optimal, keterbatasan fasilitas penyimpanan, variasi kualitas pada periode tertentu, dan belum maksimalnya penerapan strategi harga khusus. Dari sisi eksternal, peluang (3,76) lebih besar dibandingkan ancaman (2,13), dengan peluang utama berasal dari meningkatnya permintaan jagung food grade, dukungan kebijakan pemerintah, perkembangan logistik, serta promosi berbasis digital. Ancaman utama mencakup fluktuasi harga, masuknya produk dari luar daerah, serta persaingan promosi digital yang semakin ketat. PT. CMK Pasuruan disarankan untuk mempertahankan kekuatannya pada produk dan kemitraan, serta meningkatkan promosi digital, fasilitas penyimpanan, dan strategi harga fleksibel guna menjaga daya saing.

CMK Pasuruan didominasi oleh kekuatan internal, terutama variasi produk, fasilitas pascapanen, harga kompetitif, distribusi tepat waktu, dan kemitraan kuat.Kelemahan utama mencakup kurangnya promosi digital, keterbatasan penyimpanan, variasi kualitas, dan strategi harga yang belum optimal.Peluang eksternal lebih menguntungkan, meliputi permintaan jagung food grade, dukungan kebijakan, logistik, dan digitalisasi, namun ancaman berupa fluktuasi harga dan persaingan digital harus dihadapi.

Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas penerapan strategi digital marketing spesifik bagi PT. CMK Pasuruan, misalnya melalui eksperimen A/B pada platform media sosial untuk menilai pengaruhnya terhadap volume penjualan jagung. Kedua, studi tentang optimalisasi kapasitas penyimpanan dan sistem pendinginan pascapanen dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas dan umur simpan produk, sehingga perusahaan dapat memanfaatkan peluang pasar food grade lebih maksimal. Ketiga, riset yang memodelkan fluktuasi harga jagung dan dampaknya pada harga jual serta profitabilitas perusahaan, serta mengembangkan strategi harga dinamis yang responsif, akan membantu manajemen mengatasi ancaman pasar dan mempertahankan daya saing.

  1. Strategi Pemasaran UMKM dalam Menghadapi Pasar di Era Pandemi Covid 19 | Jurnal Ekonomi dan Bisnis. strategi... doi.org/10.57151/jeko.v1i2.49Strategi Pemasaran UMKM dalam Menghadapi Pasar di Era Pandemi Covid 19 Jurnal Ekonomi dan Bisnis strategi doi 10 57151 jeko v1i2 49
Read online
File size418.28 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test