UNISMAUNISMA

JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan)JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai tambah dan profitabilitas yang diperoleh dari pengolahan green bean robusta menjadi kopi bubuk robusta pada UMKM Kopi Java. Metode analisis yang digunakan adalah metode nilai tambah Hayami dan analisis profitabilitas, yang meliputi R/C Ratio, Break Even Point (BEP), Marginal Income Ratio (MIR), dan Margin of Safety (MOS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan kopi bubuk robusta menghasilkan nilai tambah sebesar Rp52.616,67 per kg dan rasio nilai tambah sebesar 42,1 persen, yang termasuk dalam kategori nilai tambah tinggi. Analisis profitabilitas menunjukkan bahwa usaha ini layak dan menguntungkan untuk dijalankan, dengan R/C Ratio sebesar 1,67. Titik impas usaha berada pada produksi 18,50 kg atau senilai Rp2.775.577,52. Nilai MIR sebesar 40,79 persen dan MOS sebesar 98,52 persen menunjukkan bahwa usaha memiliki batas keamanan penjualan yang tinggi. Tingkat profitabilitas usaha pengolahan kopi bubuk robusta pada UMKM Kopi Java mencapai 40,19 persen, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengolahan green bean robusta menjadi kopi bubuk mampu memberikan nilai tambah yang tinggi serta keuntungan yang cukup besar bagi pelaku usaha.

Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan 60 kg green bean robusta menjadi 50 kg kopi bubuk robusta adalah sebesar Rp 52.Rasio nilai tambah yang didapatkan pada UMKM kopi bubuk robusta yaitu 42,1 persen dan termasuk dalam kategori nilai tambah tinggi karena menunjukkan bahwa nilai tersebut di atas 40 persen.MIR (Marginal Income Ratio) sebesar 40,79 persen menunjukkan bahwa usaha usaha kopi bubuk robusta mampu memberikan sebesar 40,79 persen dari penjualannya atau sebesar Rp 76.500,00 untuk dapat menutupi biaya tetap dan memperoleh laba.Sedangkan MOS (Margin Of Safety) adalah sebesar 98,52 persen yang menunjukkan bahwa tingkat penjualan bagi usaha kopi bubuk robusta tidak boleh turun lebih dari 98,52 persen dari hasil penjualan aktual agar usaha tidak mengalami kerugian.Sehingga tingkat profitabilitas yang diperoleh oleh agroindustri UMKM Kopi Java adalah sebesar 40,19 persen.Hal ini menunjukkan bahwa apabila usaha tersebut mampu menjual seluruh hasil produksi, maka laba atau profit yang akan diperoleh adalah sebesar 40,19 persen.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tambah dan profitabilitas usaha pengolahan kopi bubuk robusta, seperti kualitas bahan baku, teknologi pengolahan, dan strategi pemasaran. 2. Mengeksplorasi potensi pasar dan segmentasi konsumen untuk kopi bubuk robusta, serta mengembangkan strategi branding dan positioning yang tepat. 3. Melakukan studi komparatif antara usaha pengolahan kopi bubuk robusta dengan usaha pengolahan kopi bubuk lainnya, baik dari segi nilai tambah, profitabilitas, maupun strategi bisnis, untuk mengidentifikasi keunggulan dan peluang pengembangan lebih lanjut.

Read online
File size480.96 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test