NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE

Journal of Accounting and Digital FinanceJournal of Accounting and Digital Finance

Industri hiburan di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat, namun persaingan yang ketat menuntut perusahaan untuk mengelola keuangan secara efisien. Laba bersih menjadi indikator penting dalam menilai kinerja keuangan suatu perusahaan, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pendapatan neto dan biaya pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh . Sampel yang digunakan adalah 10 perusahaan hiburan, dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan selama tiga tahun terakhir, yaitu 2020, 2021, dan 2022. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda, untuk melihat pengaruh parsial dan simultan antara variabel independen dan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan neto berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih, sedangkan biaya pemasaran menunjukkan pengaruh yang bervariasi, tergantung pada kondisi internal masing-masing perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan strategis di bidang keuangan dan pemasaran, khususnya dalam upaya meningkatkan profitabilitas perusahaan hiburan di Indonesia.

Penelitian ini menegaskan bahwa pendapatan neto memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih perusahaan hiburan.Selain itu, biaya pemasaran juga terbukti memengaruhi laba bersih secara positif, baik secara parsial maupun simultan bersama pendapatan neto.Perusahaan hiburan disarankan untuk memaksimalkan strategi pemasaran yang efisien untuk meningkatkan profitabilitas.

Berdasarkan temuan bahwa pendapatan neto dan biaya pemasaran secara simultan memengaruhi laba bersih, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana strategi pemasaran digital khususnya media sosial dapat meningkatkan efektivitas biaya pemasaran dan dampaknya pada pendapatan neto di perusahaan hiburan. Selain itu, dapat diteliti peran variabel tambahan seperti biaya operasional dan loyalitas pelanggan dalam memperkuat hubungan antara pendapatan neto, biaya pemasaran, dan laba bersih. Terakhir, penelitian berikutnya disarankan untuk memperpanjang rentang waktu data dan menggunakan metode analisis struktural equation modeling guna mengidentifikasi jalur penyebab langsung dan tidak langsung dari variabel-variabel keuangan dalam industri hiburan Indonesia.

  1. Pendapatan neto dan biaya pemasaran terhadap laba bersih pada perusahaan hiburan di Indonesia | Journal... doi.org/10.53088/jadfi.v5i2.1978Pendapatan neto dan biaya pemasaran terhadap laba bersih pada perusahaan hiburan di Indonesia Journal doi 10 53088 jadfi v5i2 1978
  2. Analisis Faktor Keuangan terhadap Laba Bersih Perusahaan Consumer Non-Cyclicals di BEI | MASMAN Master... ejournal-nipamof.id/index.php/MASMAN/article/view/787Analisis Faktor Keuangan terhadap Laba Bersih Perusahaan Consumer Non Cyclicals di BEI MASMAN Master ejournal nipamof index php MASMAN article view 787
  3. Pengaruh Efisiensi Operasional, Efektivitas Pemasaran, dan Financial Leverage terhadap Kinerja Keuangan... doi.org/10.24912/jmk.v5i1.22515Pengaruh Efisiensi Operasional Efektivitas Pemasaran dan Financial Leverage terhadap Kinerja Keuangan doi 10 24912 jmk v5i1 22515
  4. Pengaruh Pendapatan dan Biaya Operasional terhadap Laba Bersih | Mutiara | J-MAS (Jurnal Manajemen dan... doi.org/10.33087/jmas.v7i1.396Pengaruh Pendapatan dan Biaya Operasional terhadap Laba Bersih Mutiara J MAS Jurnal Manajemen dan doi 10 33087 jmas v7i1 396
Read online
File size515.05 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test