RISETPRESSRISETPRESS

Journal of Business Management and Economic DevelopmentJournal of Business Management and Economic Development

Penelitian ini menggunakan pendekatan dekomposisi Du Pont yang dimodifikasi untuk menganalisis faktor-faktor yang menentukan Return on Equity (ROE) dalam industri asuransi Indonesia. Penelitian dilakukan pada PT Asuransi Ramayana Tbk dan PT Asuransi Jasa Tania Tbk untuk periode 2022-2023, dengan fokus pada identifikasi dan analisis komponen-komponen yang membentuk ROE. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis Du Pont yang dimodifikasi untuk mengakomodasi karakteristik khusus industri asuransi. Temuan penelitian menunjukkan perbedaan signifikan dalam kinerja ROE antara kedua perusahaan. PT Asuransi Ramayana Tbk mencatat ROE sebesar 13,08% pada tahun 2023, didukung oleh efisiensi operasional yang lebih baik (combined ratio sebesar 78,76%) dan peningkatan signifikan dalam pengembalian investasi (investment yield sebesar 9,42%). Sementara itu, PT Asuransi Jasa Tania Tbk meningkatkan ROE dari 0,18% menjadi 1,24%, terutama didorong oleh peningkatan margin laba bersih dari 0,35% menjadi 2,11%. Analisis dekomposisi mengidentifikasi tiga faktor kunci yang mempengaruhi ROE: efisiensi operasional, tercermin dalam combined ratio; efektivitas pengelolaan investasi, terlihat dari investment yield; dan optimasi struktur modal, ditunjukkan oleh financial leverage. Temuan ini menyediakan kerangka kerja sistematis bagi manajemen perusahaan asuransi untuk mengoptimalkan kinerja ekonomi dan bagi regulator untuk mengembangkan kebijakan yang mendukung keberlanjutan industri.

Penelitian ini berhasil mengidentifikasi tiga faktor kunci yang mempengaruhi kinerja ROE dalam industri asuransi Indonesia.efisiensi operasional, pengelolaan investasi, dan optimasi struktur modal.Temuan ini memperkuat kerangka teoritis yang dikembangkan oleh Acharya dan Singh (2024) tentang pentingnya pendekatan holistik dalam menganalisis kinerja keuangan asuransi.Perbedaan signifikan dalam kinerja ROE antara kedua perusahaan yang diteliti menunjukkan bahwa kesuksesan dalam industri asuransi Indonesia membutuhkan keseimbangan optimal antara komponen-komponen ROE.Liu dan Martinez (2023) menekankan bahwa pencapaian ROE yang berkelanjutan memerlukan strategi terintegrasi yang mempertimbangkan karakteristik unik pasar dan peraturan.Transformasi digital dan penguatan regulasi menciptakan kompleksitas baru dalam mengoptimalkan ROE.Chen dan Wu (2024) mengidentifikasi bahwa perusahaan asuransi harus menyesuaikan strategi mereka untuk mengakomodasi perubahan mendasar dalam lanskap bisnis.Yamamoto dan Chen (2023) menambahkan bahwa kesuksesan di era digital memerlukan penyesuaian kembali model bisnis dan adopsi pendekatan analitis yang lebih canggih.Kesimpulan ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen perusahaan asuransi dalam mengoptimalkan kinerja ROE dan bagi regulator dalam mengembangkan kebijakan yang mendukung keberlanjutan industri.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan model analisis Du Pont yang lebih komprehensif untuk mengakomodasi karakteristik unik industri asuransi Indonesia, termasuk aspek regulasi dan dinamika pasar. Model ini dapat membantu perusahaan asuransi dan regulator dalam mengoptimalkan kinerja keuangan dan kebijakan yang mendukung keberlanjutan industri.. . 2. Meneliti dampak transformasi digital pada kinerja keuangan perusahaan asuransi, khususnya dalam hal efisiensi operasional, pengelolaan investasi, dan pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini dapat membantu perusahaan asuransi dalam menyesuaikan strategi mereka dengan perubahan lanskap bisnis dan memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh teknologi digital.. . 3. Menganalisis kualitas manajemen risiko dan efektivitas tata kelola dalam industri asuransi Indonesia. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan asuransi dapat meningkatkan kinerja ROE mereka dengan mengoptimalkan manajemen risiko dan tata kelola yang efektif. Selain itu, penelitian ini juga dapat membantu regulator dalam mengembangkan kebijakan yang mendukung praktik manajemen risiko yang kuat dan tata kelola yang baik dalam industri asuransi.

  1. Organizational resilience as a key property of enterprise risk management in response to novel and severe... doi.org/10.1111/rmir.12245Organizational resilience as a key property of enterprise risk management in response to novel and severe doi 10 1111 rmir 12245
Read online
File size367.85 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test