NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE

Journal of Accounting and Digital FinanceJournal of Accounting and Digital Finance

Penelitian ini mengkaji tantangan implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada UMKM di Kalimantan Barat menggunakan metode kajian literatur naratif sistematis. Penelitian secara sistematis menganalisis jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan publikasi relevan dari database akademik untuk mengidentifikasi hambatan implementasi spesifik konteks daerah perbatasan. Tantangan utama yang teridentifikasi meliputi keterbatasan pengetahuan akuntansi pelaku UMKM, persepsi kompleksitas standar, kendala sumber daya manusia dan finansial, keterbatasan infrastruktur teknologi informasi, serta kurangnya dukungan ekosistem. Karakteristik geografis Kalimantan Barat sebagai daerah perbatasan, disertai disparitas pendidikan dan keterbatasan infrastruktur, menciptakan hambatan implementasi unik yang belum banyak dikaji dalam studi sebelumnya. Studi ini memberikan kontribusi pada literatur dengan memberikan analisis komprehensif pertama tentang tantangan implementasi SAK EMKM di wilayah perbatasan Indonesia, yang menawarkan wawasan kontekstual untuk pengembangan strategi intervensi yang tepat sasaran. Temuan ini merekomendasikan pendekatan kolaboratif yang melibatkan kemitraan multi‑pemangku kepentingan dalam pendidikan, pelatihan, dan pembangunan infrastruktur, yang disesuaikan dengan konteks lokal, untuk memastikan relevansi dan keberlanjutan implementasi.

Implementasi SAK EMKM di Kalimantan Barat menghadapi hambatan multidimensi, termasuk keterbatasan pengetahuan, persepsi kompleksitas, dan infrastruktur terbatas.solusi harus disesuaikan dengan konteks lokal, memanfaatkan digitalisasi dan modal sosial.Perubahan paradigma diperlukan untuk mengintegrasikan kebijakan dan praktik lokal guna meningkatkan adopsi standar.

Pertama, lakukan penelitian eksperimental yang membandingkan efektivitas pelatihan kebijakan berbasis komunitas dengan pelatihan formal untuk meningkatkan pemahaman standar akuntansi di kalangan UMKM perbatasan. Kedua, teliti dampak penerapan sistem akuntansi berbasis digital yang terintegrasi dengan layanan keuangan mikro, menanyakan apakah adopsi teknologi dapat memfasilitasi pelaporan keuangan yang lebih transparan dan meningkatkan akses modal. Ketiga, kaji potensi regulasi yang menyesuaikan standar SAK EMKM dengan praktik perdagangan lintas batas, dengan pertanyaan apakah adaptasi standar dapat memperkuat kepatuhan dan memudahkan transisi ke pasar internasional.

  1. Firm Resources and Sustained Competitive Advantage - Jay Barney, 1991. firm resources sustained competitive... doi.org/10.1177/014920639101700108Firm Resources and Sustained Competitive Advantage Jay Barney 1991 firm resources sustained competitive doi 10 1177 014920639101700108
  2. National Adoption of International Accounting Standards: An Institutional Perspective - Judge - 2010... doi.org/10.1111/j.1467-8683.2010.00798.xNational Adoption of International Accounting Standards An Institutional Perspective Judge 2010 doi 10 1111 j 1467 8683 2010 00798 x
Read online
File size465.51 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test