HARAPANHARAPAN
Jurnal Perspektif HukumJurnal Perspektif HukumPenegakan hukum lingkungan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan struktural, normatif, dan diskursif, khususnya dalam penanganan tindak pidana pencemaran limbah industri. Meskipun prinsip polluter pays telah diadopsi dalam kerangka peraturan perundang-undangan lingkungan, implementasinya di tingkat penegakan hukum belum menunjukkan efektivitas yang optimal dalam menciptakan keadilan lingkungan dan efek jera bagi pelaku pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penegakan hukum lingkungan terhadap kasus pencemaran limbah industri dengan menelaah sejauh mana prinsip polluter pays diterapkan secara konsisten dalam praktik hukum di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian hukum normatif-empiris, yang dipadukan dengan analisis wacana kritis terhadap regulasi, putusan pengadilan, dan dokumen kebijakan lingkungan. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, analisis dokumen hukum, serta telaah kasus pencemaran limbah industri yang memiliki implikasi pidana dan administratif. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara norma hukum dan praktik penegakan hukum, terutama dalam aspek pembebanan tanggung jawab biaya pemulihan lingkungan kepada pelaku usaha. Selain itu, konstruksi bahasa hukum dalam regulasi dan putusan pengadilan cenderung melemahkan posisi prinsip polluter pays sebagai instrumen utama pertanggungjawaban lingkungan. Penelitian ini menegaskan urgensi penguatan penegakan hukum lingkungan melalui harmonisasi regulasi, konsistensi sanksi, serta reformulasi wacana hukum yang lebih berorientasi pada keadilan ekologis dan keberlanjutan. Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dan praktis bagi pengembangan kebijakan penegakan hukum lingkungan di Indonesia.
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan penelitian dan hasil analisis data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa penegakan hukum lingkungan di Indonesia dalam kasus pencemaran limbah industri masih menghadapi tantangan signifikan, baik pada tataran normatif maupun implementatif.Data awal penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan analisis mendalam, penerapan prinsip polluter pays cenderung dipahami secara terbatas sebagai kewajiban administratif, tanpa penekanan kuat pada pertanggungjawaban finansial dan pemulihan lingkungan.Setelah dilakukan pengolahan dan analisis data melalui pendekatan normatif, empiris, dan diskursif, penelitian ini menemukan bahwa lemahnya konsistensi regulasi, dominasi sanksi administratif, serta konstruksi bahasa hukum yang kurang tegas berkontribusi terhadap rendahnya efektivitas penegakan hukum lingkungan.Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan yang nyata antara tujuan normatif perlindungan lingkungan dan praktik penegakan hukum di lapangan, sehingga prinsip polluter pays belum sepenuhnya berfungsi sebagai instrumen pencegahan dan keadilan lingkungan.
Untuk memperkuat penegakan hukum lingkungan, diperlukan harmonisasi regulasi yang lebih konsisten dan jelas, serta implementasi sanksi yang tegas dan adil. Reformulasi wacana hukum yang lebih berorientasi pada keadilan ekologis dan keberlanjutan juga menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas penerapan prinsip polluter pays. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis lebih mendalam tentang peran bahasa hukum dalam konstruksi pertanggungjawaban pelaku pencemaran, serta mengintegrasikan analisis normatif dan empiris dalam penegakan hukum lingkungan untuk memastikan kesesuaian antara norma dan praktik lapangan.
| File size | 309.04 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UPBUPB Analisis lanjutan menggunakan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menunjukkan bahwa kualitas modul dan materi pelatihanAnalisis lanjutan menggunakan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menunjukkan bahwa kualitas modul dan materi pelatihan
UNIPARUNIPAR Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t pada kedua kelas sampel diperoleh bahwa nilai ๐กโ๐๐ก๐ข๐๐Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t pada kedua kelas sampel diperoleh bahwa nilai ๐กโ๐๐ก๐ข๐๐
UGMUGM borealis di Indonesia, terutama terkait gen mitokondria 16S, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman genetik G. borealisborealis di Indonesia, terutama terkait gen mitokondria 16S, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman genetik G. borealis
AFEKSIAFEKSI Hasil belajar rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi, mengindikasikan pengaruh signifikan dari penggunaan media e-komik terhadap hasil belajar siswa dalamHasil belajar rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi, mengindikasikan pengaruh signifikan dari penggunaan media e-komik terhadap hasil belajar siswa dalam
NURISNURIS Suasana pembelajaran menggunakan literasi digital membuat kondisi kelas menjadi lebih aktif dan efisien dalam kegiatan belajar. Dengan demikian penggunaanSuasana pembelajaran menggunakan literasi digital membuat kondisi kelas menjadi lebih aktif dan efisien dalam kegiatan belajar. Dengan demikian penggunaan
JRTTJRTT Lintas B (Harjamukti-Dukuh Atas) memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan lintas A (Jatimulya-Dukuh Atas) terhadap keausan flange. Kereta 1 akan diperbaikiLintas B (Harjamukti-Dukuh Atas) memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan lintas A (Jatimulya-Dukuh Atas) terhadap keausan flange. Kereta 1 akan diperbaiki
STIEGICISTIEGICI Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian penjelasan (explanatory) dengan metode penelitian berupa pengumpulan data menggunakan kuesioner. ModelJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian penjelasan (explanatory) dengan metode penelitian berupa pengumpulan data menggunakan kuesioner. Model
ABIDANABIDAN Penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa penerapan metode Project Based Learning pada mata pelajaran Pembuatan Busana Industri di kelas XII BusanaPenelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa penerapan metode Project Based Learning pada mata pelajaran Pembuatan Busana Industri di kelas XII Busana
Useful /
UNIPARUNIPAR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran problem solving berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran problem solving berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas
UNJUNJ Salah satu wilayah dengan tingkat kerentanan tertinggi adalah Desa Persiapan Dantar di Kecamatan Padang Cermin seluas 349,42 hektare. Strategi mitigasiSalah satu wilayah dengan tingkat kerentanan tertinggi adalah Desa Persiapan Dantar di Kecamatan Padang Cermin seluas 349,42 hektare. Strategi mitigasi
UNJUNJ Saat ini terdapat kekurangan dan kelebihan ruang belajar masing-masing 82 unit, dengan kekurangan dominan pada SLTA negeri. Tambahan kebutuhan ruang belajarSaat ini terdapat kekurangan dan kelebihan ruang belajar masing-masing 82 unit, dengan kekurangan dominan pada SLTA negeri. Tambahan kebutuhan ruang belajar
UNJUNJ Shelter tambahan berupa sekolah juga dianalisis, namun tidak digunakan sebagai shelter utama karena keterbatasan struktur dan fungsi. Jalur evakuasi yangShelter tambahan berupa sekolah juga dianalisis, namun tidak digunakan sebagai shelter utama karena keterbatasan struktur dan fungsi. Jalur evakuasi yang