4141
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health)J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health)Immunization is a health program that aims to increase immunity or avoid a disease. Around 800 thousand children in the whole of Indonesia are at risk of diseases that can be prevented with vaccines, namely tetanus, diphtheria, measles, rubella, as well as polio due to the COVID-19 pandemic in Indonesia. This research uses descriptive methods and utilizes secondary data obtained from the North Sumatra Provincial Health Office. During the Covid-19 pandemic, immunization coverage was obtained, namely in 2020, 221,937 infants received complete immunization, while 70,953 infants received incomplete immunization. Furthermore, in 2021, 215,919 babies received complete immunization, while 51,617 babies received incomplete immunization. In 2022, 243,320 babies received complete immunization, while 23,675 babies received incomplete immunization. Infants aged 0-11 months in North Sumatra Province have not all been fully immunized due to the side effects of the Covid-19 pandemic.
In conclusion, ensuring continued basic immunization coverage in infants post-COVID-19 is crucial to prevent the spread of preventable diseases and maintain global immunization achievements.Key strategies include providing accurate information on immunization, improving accessibility to immunization services, involving community and religious leaders, engaging parents in decision-making, utilizing information technology, and fostering cross-sector collaboration.These efforts aim to rebuild trust and encourage parents to prioritize their childrens immunization, thereby mitigating the risk of disease transmission.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan cakupan imunisasi pada bayi di masa pandemi dan pasca-pandemi. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam persepsi dan hambatan yang dihadapi oleh orang tua dalam memberikan imunisasi kepada bayi mereka, terutama terkait dengan kekhawatiran akan efek samping dan risiko penularan COVID-19. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk merancang intervensi yang lebih tepat sasaran untuk mengatasi hambatan tersebut. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai strategi intervensi yang telah diterapkan dalam meningkatkan cakupan imunisasi, seperti penyuluhan kesehatan, kunjungan rumah, dan pemberian insentif. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif yang mampu mengidentifikasi kelompok bayi yang berisiko rendah mendapatkan imunisasi lengkap, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih proaktif dan terarah.
- HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BALITA | Journal of Public... doi.org/10.34305/jphi.v1i2.269HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BALITA Journal of Public doi 10 34305 jphi v1i2 269
- Impact of Fulfilling Immunization Coverage during the Covid-19 Pandemic: A Systematic Review | Jurnal... jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1131Impact of Fulfilling Immunization Coverage during the Covid 19 Pandemic A Systematic Review Jurnal jurnal htp ac index php keskom article view 1131
- HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU, JUMLAH PARITAS DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR... ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/sentri/article/view/228HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU JUMLAH PARITAS DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR ejournal nusantaraglobal ac index php sentri article view 228
| File size | 134.93 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
JQWHJQWH 8% of the children had good nutritional status, 11% were undernourished, and 3. 2% were severely malnourished. In conclusion, the majority of children8% of the children had good nutritional status, 11% were undernourished, and 3. 2% were severely malnourished. In conclusion, the majority of children
UIN SGDUIN SGD 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, dan Undang-Undang No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, dan Undang-Undang No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak
UIN SGDUIN SGD Akses terhadap layanan ini sangat penting untuk mendukung perkembangan anak, terutama bagi keluarga miskin. Ketidaksamaan dalam akses dapat memperburukAkses terhadap layanan ini sangat penting untuk mendukung perkembangan anak, terutama bagi keluarga miskin. Ketidaksamaan dalam akses dapat memperburuk
UIN SGDUIN SGD Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan wilayah adat mengacu pada prinsip ripe-ripe (hak komunal) dan pangumpolan (hak individual), namun masih menghadapiHasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan wilayah adat mengacu pada prinsip ripe-ripe (hak komunal) dan pangumpolan (hak individual), namun masih menghadapi
UIN SGDUIN SGD Jenis penelitian ini dalam bentuk field research di daerah Lima Kaum Batusangkar Indonesia. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatanJenis penelitian ini dalam bentuk field research di daerah Lima Kaum Batusangkar Indonesia. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan
UIN SGDUIN SGD Konvensi Chisinau ditinjau sebagai studi mendalam mengenai status hukum organisasi asing, dan untuk organisasi internasional, Piagam PBB ditinjau. YurisdiksiKonvensi Chisinau ditinjau sebagai studi mendalam mengenai status hukum organisasi asing, dan untuk organisasi internasional, Piagam PBB ditinjau. Yurisdiksi
UIN SGDUIN SGD The success of land acquisition is not only determined by the completeness of regulations, but also by a commitment to transparent, accountable implementationThe success of land acquisition is not only determined by the completeness of regulations, but also by a commitment to transparent, accountable implementation
UIN SGDUIN SGD Penelitian ini menerapkan kombinasi analisis hukum filosofis dan normatif, bersama dengan metode sistemik dan historis, untuk menilai bagaimana teknologiPenelitian ini menerapkan kombinasi analisis hukum filosofis dan normatif, bersama dengan metode sistemik dan historis, untuk menilai bagaimana teknologi
Useful /
UNTARUNTAR Temuan ini juga mengindikasikan potensi untuk mengembangkan norma serupa bagi kelompok usia lain, seperti lansia, serta untuk mengeksplorasi hubungan denganTemuan ini juga mengindikasikan potensi untuk mengembangkan norma serupa bagi kelompok usia lain, seperti lansia, serta untuk mengeksplorasi hubungan dengan
UNTARUNTAR Mengingat pentingnya keselarasan antara pekerjaan dengan keluarga, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai bentuk konflik antara pekerjaanMengingat pentingnya keselarasan antara pekerjaan dengan keluarga, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai bentuk konflik antara pekerjaan
JQWHJQWH Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan desain quasy-eksperimental dan rancangan pre-test post-test satu kelompok. Teknik pengambilanPenelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan desain quasy-eksperimental dan rancangan pre-test post-test satu kelompok. Teknik pengambilan
4141 Kesimpulannya adalah variabel yang memiliki korelasi tinggi dengan partisipasi masyarakat adalah advokasi, variabel yang memiliki korelasi sedang denganKesimpulannya adalah variabel yang memiliki korelasi tinggi dengan partisipasi masyarakat adalah advokasi, variabel yang memiliki korelasi sedang dengan