UNIKAMAUNIKAMA

Jurnal Riset Mahasiswa AkuntansiJurnal Riset Mahasiswa Akuntansi

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji perbedaan distribusi laba bersih antara sistem akuntansi konvensional dan syariah pada sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2023. Menggunakan metode kuantitatif studi ini menganalisis data dari bank konvensional dan syariah. Variabel yang dianalisis meliputi laba bersih, dividen, dana cadangan, PPh, bagi hasil, serta rasio keuangan utama seperti CAR (Capital Adequacy Ratio), ROA (Return on Assets), dan BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional). Hasil penelitian yaitu adanya perbedaan yang signifikan secara statistik dalam distribusi laba bersih. Bank konvensional menunjukkan laba bersih yang lebih tinggi dan tingkat efisiensi yang lebih baik berdasarkan rasio ROA dan BOPO, sedangkan bank syariah menunjukkan distribusi laba yang lebih merata di antara para pemangku kepentingan, meskipun tingkat efisiensinya cenderung lebih rendah. Dengan demikian, distribusi laba bank syariah lebih sejalan dengan prinsip keadilan sosial, sementara bank konvensional lebih fokus pada profitabilitas bagi pemegang saham.

Terdapat perbedaan signifikan dalam mekanisme pendistribusian laba bersih antara akuntansi konvensional dan syariah.Bank konvensional mendistribusikan laba melalui bunga dan dividen kepada pemegang saham, sedangkan bank syariah menerapkan sistem bagi hasil dan alokasi zakat yang mencerminkan prinsip keadilan sosial.Faktor-faktor seperti laba bersih, dividen, dan pajak penghasilan memiliki pengaruh signifikan terhadap pola distribusi laba, sementara cadangan dan kinerja keuangan menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan antar kedua sistem.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji dampak fluktuasi bagi hasil terhadap minat nasabah dalam menggunakan jasa perbankan syariah, terutama di masa ketidakpastian ekonomi, sebagai upaya memahami bagaimana mekanisme bagi hasil memengaruhi loyalitas keuangan masyarakat. Kedua, diperlukan studi tentang bagaimana efisiensi operasional (seperti rasio BOPO) dapat ditingkatkan pada bank syariah tanpa mengorbankan prinsip bagi hasil dan pemerataan distribusi laba, dengan pertanyaan penelitian utama: apa strategi operasional terbaik yang bisa diadopsi bank syariah untuk mencapai efisiensi seperti bank konvensional? Ketiga, perlu dikaji secara empiris peran pembayaran zakat dan dana sosial dalam memengaruhi nilai perusahaan bank syariah, dengan arah studi yang meneliti apakah alokasi laba untuk tujuan sosial justru meningkatkan reputasi dan kepercayaan publik dalam jangka panjang. Kombinasi ketiga saran ini dapat membuka jalan bagi model perbankan syariah yang tidak hanya adil secara sosial tetapi juga kompetitif secara finansial dan operasional.

  1. Pemahaman Makna Laba dan Penentuan Laba Bagi Pedagang Kaki Lima (Depan Kampus Universitas Jambi Mendalo)... journal.unsika.ac.id/index.php/accounthink/article/view/1486Pemahaman Makna Laba dan Penentuan Laba Bagi Pedagang Kaki Lima Depan Kampus Universitas Jambi Mendalo journal unsika ac index php accounthink article view 1486
  2. PERBANDINGAN AKUNTANSI KONVENSIONAL DAN AKUNTANSI SYARIAH MENURUT PEMIKIRAN SOFYAN SYAFRI HARAHAP | Riyansyah... doi.org/10.30829/ajei.v5i2.8250PERBANDINGAN AKUNTANSI KONVENSIONAL DAN AKUNTANSI SYARIAH MENURUT PEMIKIRAN SOFYAN SYAFRI HARAHAP Riyansyah doi 10 30829 ajei v5i2 8250
  3. Analisis Perbedaan Pendistribusian Laba Bersih dalam Akuntansi Konvensional dan Akuntansi Syariah pada... doi.org/10.31004/joe.v6i4.5977Analisis Perbedaan Pendistribusian Laba Bersih dalam Akuntansi Konvensional dan Akuntansi Syariah pada doi 10 31004 joe v6i4 5977
  4. Analisis Komparatif Distribusi Laba Bersih Akuntansi Konvensional dan Syariah pada Sektor Perbankan di... doi.org/10.21067/jrma.v13i2.13047Analisis Komparatif Distribusi Laba Bersih Akuntansi Konvensional dan Syariah pada Sektor Perbankan di doi 10 21067 jrma v13i2 13047
Read online
File size392.97 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test