WESTSCIENCESWESTSCIENCES

Jurnal Bisnis dan Manajemen West ScienceJurnal Bisnis dan Manajemen West Science

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja serta work-life balance terhadap kinerja karyawan di PT YZ. Total populasi dalam penelitian ini adalah 250 individu dengan sampel yang diambil sebanyak 154 responden. Pemilihan sampel menggunakan rumus Slovin dengan margin error sebesar 5%, dan pengambilan sampel dilaksanakan dengan metode simple random sampling. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan distribusi kuesioner yang menggunakan skala Likert 1-5 poin. Data diolah dengan bantuan SPSS melalui beberapa langkah, termasuk pengujian kualitas data, pengujian asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh secara terpisah maupun bersamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara terpisah, motivasi kerja memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan, terlihat dari nilai t hitung 3,421 yang lebih besar dari t tabel 1,975, dengan nilai signifikansi 0,001 yang lebih rendah dari 0,05. Begitu juga, work-life balance terbukti memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung 9,731 yang melebihi t tabel 1,975 dan nilai signifikansi 0,000 yang berada di bawah 0,05. Secara bersamaan, kedua variabel, yaitu motivasi kerja dan keseimbangan kehidupan kerja, berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai F hitung 125,388 dengan nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Nilai koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,619 menandakan bahwa sekitar 61,9% variasi dalam kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut.

Motivasi kerja dan work-life balance memiliki pengaruh positif dan signifikan secara terpisah terhadap kinerja karyawan PT YZ.Kombinasi kedua variabel tersebut secara bersamaan meningkatkan kinerja, menjelaskan sekitar 61,9% variasi kinerja.Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan motivasi internal dan kebijakan keadilan kerja untuk memaksimalkan produktivitas karyawan.

Saran penelitian lanjutan ini menyarankan untuk meneliti dampak kompetisi internal dan kepemimpinan transformasional pada penguatan motivasi kerja dalam konteks work‑life balance, sehingga dapat memahami bagaimana kombinasi faktor internal dan eksternal mempengaruhi kinerja karyawan. Selain itu, dianjurkan mempelajari hubungan antara kebijakan fleksibilitas kerja dan frekuensi burnout, yang dapat berperan sebagai variabel moderasi antara work‑life balance dan kinerja, membantu organisasi merancang program kesejahteraan yang lebih tepat sasaran. Akhirnya, riset lintas industri dapat dibandingkan mutu kinerja dengan dua variabel utama ini guna menilai generalisasi temuan, memberikan panduan strategi sumber daya manusia bagi perusahaan sejenis yang beroperasi di lingkungan kerja yang dinamis.

  1. Pengaruh work-life balance, Lingkungan Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja karyawan PT Gunanusa Eramandiri... doi.org/10.36778/JESYA.V4I2.456Pengaruh work life balance Lingkungan Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja karyawan PT Gunanusa Eramandiri doi 10 36778 JESYA V4I2 456
  2. PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN | Manajerial dan Bisnis Tanjungpinang. pengaruh motivasi... doi.org/10.52624/manajerial.v7i1.2430PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Manajerial dan Bisnis Tanjungpinang pengaruh motivasi doi 10 52624 manajerial v7i1 2430
  3. Pengaruh work life balance dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai... doi.org/10.37631/ebisma.v6i1.1802Pengaruh work life balance dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai doi 10 37631 ebisma v6i1 1802
Read online
File size636.07 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test