UPPUPP

ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi TeknologiENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi

Riau merupakan wilayah dengan pemasok kelapa sawit terbesar di Indonesia. Pesatnya pertumbuhan permintaan minyak sawit berdampak terhadap peningkatan limbah kelapa sawit. Limbah dihasilkan meliputi tandan buah kosong kelapa sawit (TKSS), cangkang inti sawit, serat, batang dan pelepah yang memiliki nilai kalor yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik briket yang dibuat dari kombinasi cangkang, tandan kosong, decanter solid dan palm oil mill effluent (POME). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang diawali dengan studi literatur, survei, pembuatan briket, pengujian, analisis data. Nilai kalor yang didapatkan dalam pengujian ini terdapat pada sampel A2B2 nilai tertinggi sebesar 30871.75 kal/gram, untuk kadar air nilai tertinggi pada A1B2 sebesar 7,52 %, laju pembakaran nilai tertinggi pada A1B1 sebesar 0,21 %, kandungan abu yang tertinggi A1B2 sebesar 16,6 %, dan untuk kerapatan tertinggi pada A2B3 sebesar 0,59%.

Nilai kalor yang didapatkan dalam pengujian ini terdapat pada sample A2B2 Cangkang mesh 20 Tankos Decanter Solid Air Tepung Tapioka dengan nilai tertinggi sebesar 30871.75 kal/gram, untuk kadar air nilai tertinggi pada A1B2 Cangkang mesh 10 Tankos Decanter Solid Air Tepung Tapioka sebesar 7,52 %, laju pembakaran nilai tertinggi pada A1B1 Cangkang mesh 20 Tankos POME Tepung tapioka sebesar 0,21 gram/menit, kandungan abu yang tertinggi A1B2 Cangkang mesh 10 Tankos Decanter Solid Air Tepung tapioka sebesar 16,6 %, dan untuk kerapatan tertinggi pada A2B3 Saringan mesh 20 Cangkang Tankos Air Tepung tapioka sebesar 0,59%.Kualitas dari biobriket dapat dikategorikan baik, hal ini dapat dilihat dari nilai kalor, kadai air, dan kerapatan yang memenuhi standar nasional Indonesia, kecuali kadar abu yang tidak yang memenuhi standar nasional Indonesia.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh komposisi bahan baku terhadap kualitas briket. Selain itu, studi tentang optimalisasi proses karbonisasi dan pengujian sifat fisik dan kimia briket dengan variasi ukuran partikel juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Dengan demikian, dapat diperoleh briket dengan kualitas yang lebih baik dan nilai kalor yang lebih tinggi.

  1. UJI LAJU PEMBAKARAN DAN NILAI KALOR BRIKET WAFER SEKAM PADI DENGAN VARIASI TEKANAN | Aljarwi | ORBITA:... doi.org/10.31764/orbita.v6i2.2645UJI LAJU PEMBAKARAN DAN NILAI KALOR BRIKET WAFER SEKAM PADI DENGAN VARIASI TEKANAN Aljarwi ORBITA doi 10 31764 orbita v6i2 2645
  2. CET vol 99. pdf obj metadata ocproperties off order rbgroups ocgs outlines pages type catalog endobj... doi.org/10.3303/CET2399119CET vol 99 pdf obj metadata ocproperties off order rbgroups ocgs outlines pages type catalog endobj doi 10 3303 CET2399119
  3. PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH. uji kualitas briket berbahan arang ampas kelapa nilai air jurnal penelitian... doi.org/10.25105/pdk.v7i1.9778PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH uji kualitas briket berbahan arang ampas kelapa nilai air jurnal penelitian doi 10 25105 pdk v7i1 9778
  4. KARAKTERISTIK CAMPURAN CANGKANG DAN SERABUT BUAH KELAPA SAWIT TERHADAP NILAI KALOR DI PROPINSI BANGKA... ojs.ummetro.ac.id/index.php/turbo/article/view/85KARAKTERISTIK CAMPURAN CANGKANG DAN SERABUT BUAH KELAPA SAWIT TERHADAP NILAI KALOR DI PROPINSI BANGKA ojs ummetro ac index php turbo article view 85
Read online
File size462.77 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test