UPPUPP

ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi TeknologiENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi

Histori artikel: Diajukan 11 Juli 2024 Kompor berbahan bakar oli bekas merupakan teknologi pemanfaatan limbah yang bertujuan mengubah residu pelumas menjadi sumber energi panas yang berguna. Oli bekas memiliki nilai kalor tinggi dan ketersediaan yang melimpah, sehingga berpotensi menjadi bahan bakar alternatif yang ekonomis. Penelitian ini fokus pada untuk meningkatkan efisiensi pembakaran sekaligus meminimalkan dampak lingkungan. Tahapan penelitian meliputi perancangan sistem pengabutan oli, mekanisme suplai udara, serta desain ruang bakar untuk mencapai nyala api yang temperatur operasi yang optimal. Pengujian dilakukan untuk stabil dan mengevaluasi performa tungku, termasuk distribusi temperatur, konsumsi bahan bakar, serta kestabilan proses pembakaran. Hasil menunjukkan bahwa tungku mampu menghasilkan panas secara konsisten dengan efisiensi yang memadai. Temuan ini menegaskan potensi pemanfaatan oli bekas sebagai energi alternatif sekaligus solusi pengelolaan limbah.

Penelitian ini berhasil merancang, membuat, dan menguji kompor berbahan bakar oli bekas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompor ini memiliki potensi sebagai solusi alternatif untuk pengelolaan limbah oli bekas dan sebagai sumber energi alternatif yang ekonomis.Kompor berbahan bakar oli bekas menawarkan solusi yang inovatif dan ramah lingkungan untuk pengelolaan limbah oli bekas dan pengembangan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki secara mendetail bagaimana variasi jumlah lubang burner dan laju aliran udara mempengaruhi efisiensi termal serta tingkat emisi gas buang pada kompor berbahan bakar oli bekas, sehingga dapat ditentukan konfigurasi optimal yang meminimalkan konsumsi bahan bakar dan meningkatkan kestabilan nyala api. Selain itu, pengembangan sistem after‑treatment seperti katalis konverter atau filter berpori yang dapat menangkap partikel dan mengoksidasi gas berbahaya dapat dieksplorasi untuk mengurangi emisi CO₂ dan CO yang masih lebih tinggi dibandingkan kompor gas, sekaligus meningkatkan kualitas udara di sekitar pengguna dan memberikan kontribusi signifikan terhadap mitigasi perubahan iklim. Selanjutnya, studi komparatif terhadap campuran oli bekas dengan bahan bakar nabati seperti biodiesel, minyak goreng bekas, atau campuran pelarut organik dapat dilakukan untuk menilai dampak perubahan sifat kimia bahan bakar terhadap suhu nyala, kecepatan pembakaran, distribusi temperatur dalam ruang bakar, serta kestabilan operasi kompor dalam jangka panjang. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang optimasi desain, karakteristik bahan bakar, serta strategi pengendalian emisi, sehingga menghasilkan kompor yang lebih efisien, bersih, ekonomis, dan ramah lingkungan bagi masyarakat luas.

Read online
File size426.83 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test