UNIVAUNIVA
Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah MedanJurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah MedanDalam proyek konstruksi terdapat beberapa jenis model instrumen penjadwalan yang biasa digunakan baik untuk proyek yang berskala kecil sampai yang besar baik yang bersifat formal maupun non formal. Sering kita temukan jenis penjadwalan atau schedule berupa penjadwalan diagram batang/Gantt Chart dan Curve‑S yang berfungsi memproyeksikan kemajuan progres bobot pekerjaan dan waktu pelaksanaan. Penelitian ini membahas cara pembuatan Curve‑S sebagai sebuah jadwal pelaksanaan yang juga berfungsi sebagai indikator kemajuan progres pekerjaan yang harus dijadikan tolok ukur di lapangan. Lokasi penelitian di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Model penjadwalan ini berguna untuk memberikan informasi berupa bobot pekerjaan dengan indeks 0% hingga 100% berdasarkan waktu. Kurva‑S berguna untuk memonitoring kemajuan pekerjaan dalam pelaksanaan konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa time schedule sangat membantu dalam menentukan hubungan, serta manfaatnya sebagai acuan dasar tercapainya tujuan proyek, termasuk mengetahui kapan dimulainya suatu item pekerjaan, lama pekerjaan, dan rencana selesainya.
Kurva‑S menunjukkan bahwa pada segmen W1‑W3 (Juni‑Oktober 2015) tidak terjadi lonjakan signifikan pada anggaran maupun waktu pelaksanaan.Namun pada pekerjaan elektrikal serta railing, teras, dan aluminium terjadi kecuraman kurva yang mengindikasikan keterlambatan dan kelebihan anggaran dengan deviasi sebesar –0.Analisis garis merah (deviasi) dan biru (rencana) serta identifikasi titik kritis pada pekerjaan tersebut memperlihatkan area yang membutuhkan kontrol lebih ketat untuk memastikan progres sesuai rencana.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan alat digital otomatis, seperti Building Information Modeling (BIM), untuk menghasilkan Kurva‑S secara real‑time dan menguji keakuratannya dalam memantau progres proyek konstruksi. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara Kurva‑S dengan metode penjadwalan lain, seperti Critical Path Method (CPM) atau Gantt Chart, untuk menilai efektivitas masing‑masing dalam memperkirakan biaya dan waktu pada proyek perumahan. Terakhir, penelitian dapat menambahkan model penilaian risiko dan ketidakpastian, misalnya simulasi Monte Carlo, ke dalam Kurva‑S guna meningkatkan kemampuan prediktifnya terhadap potensi deviasi jadwal dan anggaran.
| File size | 450.15 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Proyek Rehab Rumdis 2 Lantai Hubdam XVI/Pattimura-Ambon merupakan salah satu proyek konstruksi yang memiliki risiko kecelakan kerja yang cukup tinggi karenaProyek Rehab Rumdis 2 Lantai Hubdam XVI/Pattimura-Ambon merupakan salah satu proyek konstruksi yang memiliki risiko kecelakan kerja yang cukup tinggi karena
POLNAMPOLNAM Menggunakan metode poligon, volume sumber daya pasir kuarsa diperkirakan sebesar 12.225 m³, dengan kepadatan 2,6 g/cm³, menghasilkan total perkiraanMenggunakan metode poligon, volume sumber daya pasir kuarsa diperkirakan sebesar 12.225 m³, dengan kepadatan 2,6 g/cm³, menghasilkan total perkiraan
POLNAMPOLNAM Validasi eksperimental dilakukan menggunakan platform uji dengan motor BLDC 500W dan sistem kontrol berbasis DSP. Hasil validasi model menunjukkan nilaiValidasi eksperimental dilakukan menggunakan platform uji dengan motor BLDC 500W dan sistem kontrol berbasis DSP. Hasil validasi model menunjukkan nilai
POLNAMPOLNAM Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi statistik komprehensif terhadap kinerja inverter fotovoltaik di bawah berbagai kondisi iradiasi matahariPenelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi statistik komprehensif terhadap kinerja inverter fotovoltaik di bawah berbagai kondisi iradiasi matahari
POLNAMPOLNAM beban yang diterima fondasi bore pile terbesar pada Bore Hole 01 yaitu 1522,08 kN dan 42,28 kN/m2, sedangkan terkecil pada Bore Hole 03 yaitu 1502,88 kNbeban yang diterima fondasi bore pile terbesar pada Bore Hole 01 yaitu 1522,08 kN dan 42,28 kN/m2, sedangkan terkecil pada Bore Hole 03 yaitu 1502,88 kN
POLNAMPOLNAM Berdasarkan evaluasi tersebut, tingkat kepatuhan aksesibilitas secara keseluruhan dari RSUD Dr. Haulussy adalah 62,97%, sesuai dengan persyaratan teknisBerdasarkan evaluasi tersebut, tingkat kepatuhan aksesibilitas secara keseluruhan dari RSUD Dr. Haulussy adalah 62,97%, sesuai dengan persyaratan teknis
POLNAMPOLNAM Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan nilai indeks yang dapat mengindikasikan kondisi perkerasan dan mengidentifikasi jenis perlakuan jalanTujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan nilai indeks yang dapat mengindikasikan kondisi perkerasan dan mengidentifikasi jenis perlakuan jalan
POLNAMPOLNAM Pengumpulan data manual sangat bergantung pada pengamatan manusia, dengan ketepatan waktu dan akurasi yang tidak stabil dan akurasi keseluruhan yang rendah.Pengumpulan data manual sangat bergantung pada pengamatan manusia, dengan ketepatan waktu dan akurasi yang tidak stabil dan akurasi keseluruhan yang rendah.
Useful /
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Data dikaji secara kritis dan disajikan secara naratif. Temuan penelitian menunjukkan, identitas bangsa Indonesia adalah budaya spiritual yang sejalanData dikaji secara kritis dan disajikan secara naratif. Temuan penelitian menunjukkan, identitas bangsa Indonesia adalah budaya spiritual yang sejalan
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif , yakni: penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentangJenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif , yakni: penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang
UNIVAUNIVA Penerapan manajemen risiko HIRARC mencapai 50% sehingga masih kurang, namun nilai frekuensi kecelakaan (Nts) menunjukkan penurunan dari tahun 2019 ke 2020.Penerapan manajemen risiko HIRARC mencapai 50% sehingga masih kurang, namun nilai frekuensi kecelakaan (Nts) menunjukkan penurunan dari tahun 2019 ke 2020.