UNIVAUNIVA
Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah MedanJurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah MedanSalah satu komoditi tanaman pangan yang dapat mengambil peran dalam pembangunan sektor pertanian adalah komoditi jagung. Di Indonesia Jagung merupakan komoditas pangan kedua setelah padi dan sumber kalori atau makanan pengganti beras disamping itu juga sebagai pakan ternak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor produksi terhadap pendapatan petani dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Hasil temuan dalam penelitian akan disimpulkan berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan dari hasil kuesioner yang disebarkan. Secara parsial variabel luas lahan, berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani jagung, sedangkan variabel biaya pupuk, biaya pestisida, biaya benih, jumlah tenaga kerja, dan harga output berpengaruh tidak signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung. Secara simultan pengaruh variabel bebas luas lahan, biaya pupuk, biaya pestisida, biaya benih, jumlah tenaga kerja, dan harga output terhadap pendapatan petani jagung menunjukkan berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat.
Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Secara parsial variabel luas lahan, berpengaruh terhadap pendapatan petani jagung, sedangkan variabel biaya pupuk, Biaya pestisida, Biaya benih, jumlah tenaga kerja, dan harga output berpengaruh tidak signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung.Secara simultan pengaruh variabel bebas luas lahan, biaya pupuk, biaya pestisida, biaya benih, jumlah tenaga kerja, dan harga output terhadap pendapatan petani jagung menunjukkan berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat.Kendala usahatani jagung adalah serangan hama dan penyakit, makin mahalnya harga bibit yang bermutu serta pupuk dan pestisida.
Untuk meningkatkan pendapatan petani jagung, pihak terkait dapat memberikan bantuan dalam bentuk tambahan pupuk. Pemerintah atau swasta dapat mengarahkan petani dalam hal pemasaran hasil panen dan penggunaan teknologi. Masyarakat petani jagung dapat membentuk kelompok tani untuk memudahkan akses pinjaman pupuk, pemasaran hasil panen, dan pertukaran ilmu serta informasi. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan studi ini dengan melihat faktor-faktor lain yang mempengaruhi pendapatan petani jagung.
| File size | 361.43 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVAUNIVA Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa arang batok kelapa dan arang kayu memiliki kandungan karbon tetap tertinggi (72,66 dan 68,98%) dan unsur C yang lebihHasil karakterisasi menunjukkan bahwa arang batok kelapa dan arang kayu memiliki kandungan karbon tetap tertinggi (72,66 dan 68,98%) dan unsur C yang lebih
UNIVAUNIVA Material Aluminium 7075 banyak diaplikasikan dalam industri dirgantara dan otomotif karena perbandingan kekuatan terhadap beratnya yang sangat baik, namunMaterial Aluminium 7075 banyak diaplikasikan dalam industri dirgantara dan otomotif karena perbandingan kekuatan terhadap beratnya yang sangat baik, namun
POLTEK KAMPARPOLTEK KAMPAR Temuan ini memberikan wawasan strategis bagi pengambilan keputusan, khususnya dalam optimasi sumber daya dan perencanaan kebijakan untuk meningkatkan hasilTemuan ini memberikan wawasan strategis bagi pengambilan keputusan, khususnya dalam optimasi sumber daya dan perencanaan kebijakan untuk meningkatkan hasil
UNIVAUNIVA Penggunalan HDPE memberikan pengaruh pada berbagai karakteristik Marshall, dimana campuran aspal-plastik HDPE dengan variasi optimum 6% memiliki pengaruhPenggunalan HDPE memberikan pengaruh pada berbagai karakteristik Marshall, dimana campuran aspal-plastik HDPE dengan variasi optimum 6% memiliki pengaruh
UNIVAUNIVA 21, 18.64, dan 231.66 mg /g, dengan efisiensi penyisihan rata-rata masing-masing sebesar 85%, 88,25%, 88,07%, 90,32%, 90,29%, 93,82%, 90,23%, 92,23%, dan21, 18.64, dan 231.66 mg /g, dengan efisiensi penyisihan rata-rata masing-masing sebesar 85%, 88,25%, 88,07%, 90,32%, 90,29%, 93,82%, 90,23%, 92,23%, dan
UMPUMP Bentuk hubungan fisik antara faktor-faktor produksi dan produk jagung di daerah penelitian adalah Y = 10,9518 X10,5129 X3-0,2038 X50,5673. BerdasarkanBentuk hubungan fisik antara faktor-faktor produksi dan produk jagung di daerah penelitian adalah Y = 10,9518 X10,5129 X3-0,2038 X50,5673. Berdasarkan
UNIVAUNIVA Kurva‑S berguna untuk memonitoring kemajuan pekerjaan dalam pelaksanaan konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa time schedule sangat membantuKurva‑S berguna untuk memonitoring kemajuan pekerjaan dalam pelaksanaan konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa time schedule sangat membantu
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Metode analisis dari penelitian ini adalah menggunakan metode analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial KursMetode analisis dari penelitian ini adalah menggunakan metode analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Kurs
Useful /
UNIVAUNIVA Dengan tingkat kebisingan diruang kemudi mobil berkisar 48 – 62 dB maka merujuk terhadap PERMEN LHK No. 7/2009 mengenai batas kebisingan kendaraan bermotor,Dengan tingkat kebisingan diruang kemudi mobil berkisar 48 – 62 dB maka merujuk terhadap PERMEN LHK No. 7/2009 mengenai batas kebisingan kendaraan bermotor,
STMISTMI Produksi padi yang tinggi didukung pula dengan industri penggilingan padi untuk memisahkan sekam dan beras. Tingginya produksi beras akan berdampak padaProduksi padi yang tinggi didukung pula dengan industri penggilingan padi untuk memisahkan sekam dan beras. Tingginya produksi beras akan berdampak pada
UNIVAUNIVA Populasi petani salak di desa Batu Layan sebanyak 65 orang, sehingga diambil sampel sebanyak 24 petani salak. Penentuan sampel menggunakan metode simplePopulasi petani salak di desa Batu Layan sebanyak 65 orang, sehingga diambil sampel sebanyak 24 petani salak. Penentuan sampel menggunakan metode simple
UNIVAUNIVA debit lebih kecil menghasilkan pemanasan lebih cepat hingga mencapai 37‑39 °C karena penampang pipa yang lebih kecil meningkatkan penyerapan panasdebit lebih kecil menghasilkan pemanasan lebih cepat hingga mencapai 37‑39 °C karena penampang pipa yang lebih kecil meningkatkan penyerapan panas