UNIVAUNIVA

Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah MedanJurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan

Penelitian ini mengembangkan pengering biji jagung berbasis mikrokontroler ESP32-CAM guna meningkatkan efisiensi proses pengeringan pasca-harvest. Metode eksperimental dievaluasi pengaruh berbagai alat penyesap dan teknik pengeringan terhadap biji jagung, dengan alat utama terdiri dari kamera ESP32-CAM, elemen pemanas, serta sensor termokopel tipe K. Hasilnya menunjukkan biji jagung dapat dikeringkan lebih cepat dan efisien, tidak terpengaruh cuaca, serta mampu mengeringkan 0,5 kg biji jagung dalam 30 menit hingga 2 jam dengan suhu ideal otomatis antara 38–40 °C. Kamera berhasil mendeteksi perubahan warna biji jagung dari basah (kuning) menjadi kering (emas) untuk menentukan akhir proses pengeringan.

Penelitian ini menunjukkan keberhasilan pembuatan pengering biji jagung berbasis ESP32-CAM dengan sensor warna, komponen pemanas, dan kontrol suhu otomatis.Sistem mampu mengeringkan 0,5 kg biji jagung dalam 30 menit hingga 2 jam pada suhu stabil 38–40 °C, jauh lebih cepat dibandingkan metode konvensional yang memakan waktu 7–8 hari.Perbaikan di masa depan meliputi mekanisme pengadukan otomatis, integrasi aplikasi mobile untuk monitoring jarak jauh, sistem penyortiran pasca-pengeringan, sensor kandungan kelembapan, dan peningkatan kapasitas guna memenuhi kebutuhan operasi pertanian berskala besar.

Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi penerapan sensor kelembapan berbasis ESP32-CAM untuk memantau secara realtime tingkat kelembapan biji jagung selama proses pengeringan, sehingga pengaturan suhu dapat disesuaikan lebih presisi dan mengurangi risiko overdrying. Selain itu, studi perbandingan efektivitas mekanisme pengadukan otomatis dengan berbagai kecepatan dan pola pengadukan dapat mengidentifikasi strategi optimal untuk homogenitas kelembapan dan mengoptimalkan waktu pengeringan. Terakhir, integrasi sistem monitoring jarak jauh melalui aplikasi mobile perlu diuji dalam skala lapangan guna menilai kinerja sistem di lingkungan pertanian nyata, termasuk stabilitas sinyal dan respons pengguna, demi memastikan solusi yang dapat diimplementasikan secara luas di kalangan petani di Indonesia.

  1. ANALISIS KADAR AFLATOKSIN JAGUNG LOKAL TIMOR PADA PERLAKUAN LAMA PENGERINGAN DENGAN UDARA ALAMIAH | Jurnal... jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JTP/article/view/4525ANALISIS KADAR AFLATOKSIN JAGUNG LOKAL TIMOR PADA PERLAKUAN LAMA PENGERINGAN DENGAN UDARA ALAMIAH Jurnal jurnal fp unila ac index php JTP article view 4525
  2. Model Decision Tree Forecasting Berbasis DHT22 pada Smart Hydroponic Microgreen | Journal of Telecommunication... journal.ittelkom-pwt.ac.id/index.php/jtece/article/view/1218Model Decision Tree Forecasting Berbasis DHT22 pada Smart Hydroponic Microgreen Journal of Telecommunication journal ittelkom pwt ac index php jtece article view 1218
  3. Alat Kontrol dan Pengaman Sepeda Motor Menggunakan ESP 32 Cam Berbasis Telegram untuk Meminimalisasi... journal.irpi.or.id/index.php/malcom/article/view/923Alat Kontrol dan Pengaman Sepeda Motor Menggunakan ESP 32 Cam Berbasis Telegram untuk Meminimalisasi journal irpi index php malcom article view 923
Read online
File size477.4 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test