UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Jurnal Dikdas BantaraJurnal Dikdas BantaraPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia melalui model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Nguter semester 1 tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan di kelas VIII C SMP Negeri 2 Nguter semester 1 tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Tahap-tahap analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator keberhasilan adalah nilai rata-rata tes siswa sekurang-kurangnya 75,0 dan banyak siswa dengan nilai di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 70,0 mencapai ≥ 85%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) dapat meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia pada siswa Kelas VIII C semester 1 SMP Negeri 2 Nguter tahun pelajaran 2017/2018. Hal ini dapat ditunjukan dengan meningkatnya nilai keterampilan menulis bahasa Indonesia siswa dari 69,1 meningkat menjadi 77,6 ≥ 75,0 dan persentase ketuntasan belajar siswa dari 46,88% meningkat menjadi 87,5% ≥ 85%.
Penerapan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) dapat meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia pada siswa Kelas VIII C semester 1 SMP Negeri 2 Nguter tahun pelajaran 2017/2018.Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai keterampilan menulis bahasa Indonesia siswa dari 69,1 menjadi 77,6 dan persentase ketuntasan belajar siswa meningkat dari 46,88% menjadi 87,5%.Peningkatan signifikan ini menunjukkan efektivitas model AIR dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan menulis siswa.
Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada efek jangka panjang penerapan model AIR dengan meneliti keberlanjutan peningkatan prestasi belajar bahasa Indonesia setelah satu tahun penggunaan terus menerus. Selanjutnya, studi perbandingan antara model AIR dengan model pembelajaran aktif lainnya, seperti problem-based learning, dapat memberikan gambaran mengenai keunggulan relatif dan kondisi optimal implementasi. Terakhir, penelitian kuantitatif dan kualitatif dapat digabungkan untuk mengevaluasi dampak sosial-emosional siswa yang diberi kesempatan berpartisipasi dalam aktivitas berbasis audio yang intensif, sehingga dapat mengidentifikasi korelasi antara keterlibatan emosional dan peningkatan hasil belajar.
| File size | 319.58 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPRUMPR Pada masa sekarang sangat sulit untuk melepas keberadaan teknologi dalam kehidupan manusia. Salah satu bentuk nyata dari kemajuan teknologi adalah internet.Pada masa sekarang sangat sulit untuk melepas keberadaan teknologi dalam kehidupan manusia. Salah satu bentuk nyata dari kemajuan teknologi adalah internet.
UMPRUMPR Namun, aksi tersebut sering kali berpotensi menimbulkan gangguan terhadap ketertiban umum, terutama jika berubah menjadi kerusuhan atau tindakan anarkis.Namun, aksi tersebut sering kali berpotensi menimbulkan gangguan terhadap ketertiban umum, terutama jika berubah menjadi kerusuhan atau tindakan anarkis.
UMPRUMPR Parental divorce significantly impacts a childs mental health, often leading to anxiety, depression, and emotional instability, potentially increasingParental divorce significantly impacts a childs mental health, often leading to anxiety, depression, and emotional instability, potentially increasing
UMPRUMPR Pengembangan UMKM berbasis lahan gambut di Palangka Raya melibatkan pemangku kepentingan dengan peran dan tingkat pengaruh berbeda. aktor seperti Dekranasda,Pengembangan UMKM berbasis lahan gambut di Palangka Raya melibatkan pemangku kepentingan dengan peran dan tingkat pengaruh berbeda. aktor seperti Dekranasda,
UMPRUMPR Praktik ini tidak hanya berfungsi sebagai mata pencaharian, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya melalui ritual adat, gotong‑royong, dan kepercayaanPraktik ini tidak hanya berfungsi sebagai mata pencaharian, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya melalui ritual adat, gotong‑royong, dan kepercayaan
UMPRUMPR Penelitian dilaksanakan melalui FGD semi terstruktur pada komunitas transpuan di Yogyakarta (IWAYO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas padaPenelitian dilaksanakan melalui FGD semi terstruktur pada komunitas transpuan di Yogyakarta (IWAYO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas pada
UMPRUMPR Data dianalisis secara deskriptif untuk mendeskripsikan rata-rata kemampuan mahasiswa menyusun rencana pembelajaran, buku guru dan buku siswa. Hasil penelitianData dianalisis secara deskriptif untuk mendeskripsikan rata-rata kemampuan mahasiswa menyusun rencana pembelajaran, buku guru dan buku siswa. Hasil penelitian
IAINSORONGIAINSORONG Sebagaimana yang terjadi pada salah satu pondok pesantren salaf yang berkembang pesat di Kabupaten Probolinggo adalah Pondok Pesantren Nurul Qadim. PondokSebagaimana yang terjadi pada salah satu pondok pesantren salaf yang berkembang pesat di Kabupaten Probolinggo adalah Pondok Pesantren Nurul Qadim. Pondok
Useful /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif TGT dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIII B semester 1 SMP Negeri 2 NguterSehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif TGT dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIII B semester 1 SMP Negeri 2 Nguter
Q2LIIQ2LII Penelitian ini menunjukkan bahwa blighted ovum paling banyak terjadi pada ibu hamil berusia 20-35 tahun (80,52%), dengan usia kehamilan 1-12 minggu (94,81%),Penelitian ini menunjukkan bahwa blighted ovum paling banyak terjadi pada ibu hamil berusia 20-35 tahun (80,52%), dengan usia kehamilan 1-12 minggu (94,81%),
Q2LIIQ2LII Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan proses penting dalam pemberian ASI yang dimulai dalam satu jam pertama setelah bayi lahir. IMD dilakukan dengan membiarkanInisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan proses penting dalam pemberian ASI yang dimulai dalam satu jam pertama setelah bayi lahir. IMD dilakukan dengan membiarkan
Q2LIIQ2LII Selain itu, usia ibu juga berpengaruh, di mana ibu yang berada dalam kategori usia berisiko (35 tahun) lebih banyak mengalami postpartum blues (52,2%).Selain itu, usia ibu juga berpengaruh, di mana ibu yang berada dalam kategori usia berisiko (35 tahun) lebih banyak mengalami postpartum blues (52,2%).