UNIMUNIM

MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan MatematikaMAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika

Peramalan kualitas udara merupakan aspek krusial dalam perlindungan kesehatan masyarakat dan pengelolaan lingkungan. Penelitian ini mengembangkan sistem peramalan multi-polutan yang mempertimbangkan korelasi antar polutan untuk memprediksi Indeks Kualitas Udara (AQI) di Deli Tua, Sumatera Utara. Tiga metode time series dibandingkan: Single Exponential Smoothing (SES), Double Exponential Smoothing (DES), dan ARIMA. Dataset terdiri dari 247 pengamatan per jam dari 10-20 September 2025, mencakup parameter PM2.5, PM10, O₃, NO₂, SO₂, dan AQI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ARIMA mencapai kinerja terbaik dengan MAPE rata-rata 15,49%, diikuti SES (16,13%) dan DES (20,19%). Untuk prediksi AQI secara khusus, ARIMA memperoleh MAPE 24,04%, SES 25,36%, dan DES 30,23%. Korelasi kuat diidentifikasi antara PM2.5 dan PM10 (r=0,995) serta antara O₃ dan NO₂ (r=-0,902), yang dimanfaatkan melalui mekanisme penyesuaian untuk meningkatkan akurasi peramalan.

Penelitian ini berhasil membandingkan tiga metode peramalan (SES, DES, dan ARIMA) untuk kualitas udara multi-polutan di Deli Tua dengan evaluasi komprehensif terhadap enam parameter termasuk AQI.Hasil menunjukkan bahwa ARIMA memberikan kinerja terbaik dengan MAPE rata-rata 15,49%, mengungguli SES (16,13%) dan DES (20,19%).Untuk prediksi AQI, ARIMA mencapai MAPE sebesar 24,04% yang masih berada dalam kategori dapat diterima untuk kebutuhan sistem peringatan dini.Polutan gas yang relatif stabil (O₃, NO₂, SO₂) menunjukkan tingkat akurasi yang sangat baik dengan nilai MAPE di bawah 10%, dimana SES menghasilkan performa terbaik untuk NO₂.5 dan PM10) memiliki tingkat kesalahan yang lebih tinggi akibat adanya lonjakan konsentrasi yang tidak terduga.Hal ini menunjukkan bahwa metode berbasis data historis memiliki keterbatasan dalam menangkap kejadian ekstrem.Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan yang kuat antar polutan, khususnya antara PM2.5 dan PM10, serta hubungan terbalik antara O₃ dan NO₂.Pemanfaatan korelasi ini dalam mekanisme peramalan sekuensial terbukti mampu meningkatkan konsistensi dan reliabilitas prediksi.Sistem yang dikembangkan mampu mendukung peramalan jangka pendek (1–24 jam) yang berguna untuk pengambilan keputusan operasional dan sistem peringatan dini kesehatan publik.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi model dengan komponen musiman, pendekatan machine learning, dan model multivariat yang lebih kompleks. Selain itu, penggunaan dataset dengan periode yang lebih panjang dan validasi pada berbagai lokasi geografis diperlukan untuk meningkatkan generalisasi dan ketahanan model. Implementasi pendekatan hybrid juga berpotensi meningkatkan akurasi, meskipun perlu mempertimbangkan kompleksitas yang ditambahkan. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model yang lebih canggih dengan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti data meteorologis dan aktivitas antropogenik, serta penerapan pembaruan model secara berkala untuk menyesuaikan perubahan pola data. Dengan demikian, sistem peramalan kualitas udara multi-polutan dapat menjadi lebih akurat dan andal dalam mendukung pengambilan keputusan operasional dan sistem peringatan dini kesehatan publik.

  1. PERBANDINGAN EXPONENTIAL SMOOTHING HOLT-WINTERS DAN ARIMA PADA PERAMALAN PRODUKSI PADI DI PROVINSI GORONTALO... jurnal.poltekgo.ac.id/index.php/jtech/article/view/314PERBANDINGAN EXPONENTIAL SMOOTHING HOLT WINTERS DAN ARIMA PADA PERAMALAN PRODUKSI PADI DI PROVINSI GORONTALO jurnal poltekgo ac index php jtech article view 314
  2. Pemodelan Pencemaran Udara sebagai Solusi Penurunan Kualitas Udara Menggunakan Generalized Space-Time... doi.org/10.35580/jmathcos.v7i2.4304Pemodelan Pencemaran Udara sebagai Solusi Penurunan Kualitas Udara Menggunakan Generalized Space Time doi 10 35580 jmathcos v7i2 4304
  3. Perbandingan Additive dan Multiplicative Exponential Smoothing Terhadap Prakiraan Kualitas Udara di Banjarmasin... eltikom.poliban.ac.id/index.php/eltikom/article/view/507Perbandingan Additive dan Multiplicative Exponential Smoothing Terhadap Prakiraan Kualitas Udara di Banjarmasin eltikom poliban ac index php eltikom article view 507
Read online
File size1.17 MB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test