PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING

Prospect: Jurnal Pemberdayaan MasyarakatProspect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat

Desa Kawasi di Halmahera Selatan menghadapi permasalahan serius dalam pengelolaan sampah, seperti kebiasaan membuang sampah ke laut, membakar sampah, dan ketiadaan sistem pengelolaan yang terstruktur. Kondisi ini menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar. Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Gane Permai Sentosa (GPS) mengimplementasikan program Pusat Pengolahan Sampah (PUSPAH) sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Program ini dirancang berbasis hasil pemetaan sosial yang memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan kelembagaan masyarakat Desa Kawasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), serta survei terhadap masyarakat penerima manfaat. Analisis dilakukan secara tematik untuk data kualitatif dan deskriptif untuk data kuantitatif, dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjaga validitas hasil. Hasil implementasi PUSPAH berbasis penelitian menunjukkan bahwa terhadap pemetaan sosial mampu memberikan dampak positif perubahan perilaku masyarakat, peningkatan kesejahteraan ekonomi, serta perbaikan kualitas lingkungan. Studi ini menegaskan pentingnya integrasi antara pemetaan sosial dan implementasi program dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.

Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan kelompok sangat tergantung pada integrasi antara pemetaan sosial dan implementasi program.Pemetaan sosial di Desa Kawasi memberikan dasar empiris untuk memahami kebutuhan, potensi, serta kerentanan masyarakat.Sementara itu, implementasi PUSPAH di Desa Kawasi menunjukkan bahwa program berbasis lingkungan dapat menjadi sarana pemberdayaan yang efektif, tidak hanya dalam mengatasi persoalan limbah, tetapi juga dalam meningkatkan modal sosial dan ekonomi masyarakat.PUSPAH terbukti membawa dampak multidimensi, yaitu perbaikan lingkungan, penguatan partisipasi masyarakat, serta penciptaan nilai ekonomi baru.Namun, keberlanjutan program masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kapasitas teknis, infrastruktur, serta jaringan pasar.Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan kelembagaan lokal, diversifikasi usaha, serta sinergi multi-aktor agar program ini dapat berjalan konsisten dalam jangka panjang.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada strategi penguatan kelembagaan lokal dan diversifikasi usaha dalam program PUSPAH. Penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana meningkatkan kapasitas teknis dan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung keberlanjutan program dalam jangka panjang. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki potensi sinergi multi-aktor, seperti kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat sipil, dalam merancang strategi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat model pengembangan komunitas berbasis pemetaan sosial dan meningkatkan dampak positif program PUSPAH di Halmahera Selatan.

Read online
File size579.41 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test