TEKNOKRATTEKNOKRAT
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS)Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS)Revolusi industri 4.0 menjadi tantangan bagi dunia pendidikan khususnya guru. Era ini memicu perkembangan teknologi untuk membantu guru mengembangkan pengembangan profesionalnya. Salah satu aspek yang perlu dikembangkan adalah bagaimana guru dapat mempersiapkan pembelajaran. Rencana pembelajaran sangat penting untuk memandu proses belajar mengajar agar dapat mencapai tujuan pembelajaran. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan cara-cara baru pembuatan RPP dan pengembangan materi menggunakan aplikasi berbasis mobile yang didukung oleh Google workspace for education. Guru di SMAN 5 Bandar lampung dilatih membuat mini website menggunakan Google Sites dimana mereka dapat mengintegrasikan RPP, materi, latihan dan ulangan, serta pengumuman. Situs-situs tersebut juga terhubung dengan beberapa fitur seperti video pembelajaran, lab virtual, penilaian, tes masuk sekolah, dan berita sekolah. Setelah pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, terlihat jelas bahwa para guru sekolah didorong untuk mengembangkan rencana pembelajaran mereka menggunakan aplikasi ramah seluler yang membantu mereka meningkatkan rencana dan pelaksanaan proses belajar mengajar. Pengembangan perangkat pembelajaran dengan bantuan teknologi ini dapat diakses kapan saja dan di mana saja sehingga memperingan beban kerja guru di sekolah.
Paradigma pembelajaran baru memberikan guru kebebasan dalam merancang RPP dan asesmen yang sesuai dengan kondisi serta kebutuhan siswa, sementara perangkat ajar digital berbasis mobile memperluas akses ke sumber belajar online seperti e‑book, video, dan materi interaktif.Penggunaan teknologi ini memungkinkan pembuatan materi pembelajaran yang menarik, penyesuaian konten sesuai tingkat kesulitan siswa, serta pembuatan kuis dan aktivitas interaktif yang meningkatkan keterlibatan siswa.Dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia, penerapan teknologi mobile di sekolah mendukung peningkatan mutu pendidikan dan akselerasi prestasi belajar pada era new normal.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki (1) bagaimana efektivitas penggunaan Google Workspace for Education dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan metode tradisional, dengan melakukan studi kuasi‑eksperimental pada beberapa SMA di wilayah berbeda; (2) apa faktor-faktor motivasi dan hambatan yang memengaruhi keberlanjutan penggunaan perangkat ajar berbasis mobile oleh guru setelah pelatihan, melalui survei longitudinal dan wawancara mendalam selama setidaknya satu tahun; serta (3) sejauh mana integrasi fitur kolaboratif seperti Google Classroom dan Google Meet dapat memperkuat kompetensi digital siswa serta meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran daring, dengan menganalisis data log aktivitas digital dan persepsi siswa. Hasil dari tiga jalur penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif tentang dampak jangka panjang teknologi mobile dalam pendidikan menengah, mengidentifikasi praktik terbaik, serta memberikan rekomendasi kebijakan bagi institusi pendidikan dan pembuat kebijakan.
| File size | 296.07 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian tindakan kelas. Tujuan diadakannya riset ini yakni untuk mengevaluasi cara-cara pada upaya menunjang peningkatanPenelitian ini menerapkan pendekatan penelitian tindakan kelas. Tujuan diadakannya riset ini yakni untuk mengevaluasi cara-cara pada upaya menunjang peningkatan
AFEKSIAFEKSI Format penilaian digunakan untuk mengukur perkembangan yang telah dicapai siswa dalam pembelajarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi keduaFormat penilaian digunakan untuk mengukur perkembangan yang telah dicapai siswa dalam pembelajarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kedua
UNDIKMAUNDIKMA Sampel penelitian mencakup 1092 siswa sekolah menengah pertama dari Jawa Barat dan Jawa Timur, Indonesia. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tidak adaSampel penelitian mencakup 1092 siswa sekolah menengah pertama dari Jawa Barat dan Jawa Timur, Indonesia. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tidak ada
MAHADEWAMAHADEWA Salah satunya adalah pendidikan, anak-anak belajar bukan lagi di sekolah, melainkan dari rumah mereka masing-masing. Hal itu tentu saja sulit untuk dilakukan.Salah satunya adalah pendidikan, anak-anak belajar bukan lagi di sekolah, melainkan dari rumah mereka masing-masing. Hal itu tentu saja sulit untuk dilakukan.
UNISMUHUNISMUH Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VII, VIII, dan IX berjumlah 47 siswa. Data hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatifSubjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VII, VIII, dan IX berjumlah 47 siswa. Data hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif
UCYUCY Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa penggunaan alat peraga batang napier dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematikaBerdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa penggunaan alat peraga batang napier dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika
UCYUCY Pengertian analisis regresi sendiri adalah metode analisis data yang memanfaatkan hubungan antara dua variable atau lebih. Hal yang menjadi perhatian dalamPengertian analisis regresi sendiri adalah metode analisis data yang memanfaatkan hubungan antara dua variable atau lebih. Hal yang menjadi perhatian dalam
UCYUCY Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan konstruktivis yang dilakukan di kelas menjadikan anak bisa otonom serta dapat mengambil keputusan, anak dapatHasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan konstruktivis yang dilakukan di kelas menjadikan anak bisa otonom serta dapat mengambil keputusan, anak dapat
Useful /
AHMAREDUCAHMAREDUC Karena data melanggar asumsi normalitas, skor sebelum dan sesudah intervensi dianalisis menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon (Wilcoxon signed-rankKarena data melanggar asumsi normalitas, skor sebelum dan sesudah intervensi dianalisis menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon (Wilcoxon signed-rank
AFEKSIAFEKSI Model pembelajaran problem-based learning (PBL) berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Penerapan PBL secara konsisten dengan perancanganModel pembelajaran problem-based learning (PBL) berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Penerapan PBL secara konsisten dengan perancangan
TEKNOKRATTEKNOKRAT 0 yang ditandai dengan digitalisasi di berbagai sektor kehidupan masyarakat. Kemudahan mengakses internet menjadi peluang untuk menciptakan karya dan inovasi0 yang ditandai dengan digitalisasi di berbagai sektor kehidupan masyarakat. Kemudahan mengakses internet menjadi peluang untuk menciptakan karya dan inovasi
TEKNOKRATTEKNOKRAT Permasalahan yang dialami oleh mitra yaitu: belum optimalnya kemampuan public speaking untuk menunjang kepemimpinan yang berkualitas dalam organisasi diPermasalahan yang dialami oleh mitra yaitu: belum optimalnya kemampuan public speaking untuk menunjang kepemimpinan yang berkualitas dalam organisasi di