AHMAREDUCAHMAREDUC

Ahmar Metastasis Health JournalAhmar Metastasis Health Journal

Kanker serviks tetap menjadi masalah kesehatan reproduksi utama dengan cakupan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) yang masih rendah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh edukasi kesehatan berbasis masyarakat melalui program “Bincang Asik terhadap pengetahuan, sikap, dan partisipasi dalam pemeriksaan IVA pada wanita usia subur. Desain pra-eksperimental one-group pretest–posttest dilakukan terhadap 59 wanita yang dipilih melalui simple random sampling di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Lombok Barat. Intervensi Bincang Asik menggunakan pendekatan diskusi kelompok sebaya secara partisipatif, yang diadakan setiap minggu selama satu bulan untuk membahas pencegahan kanker serviks. Kuesioner pengetahuan (25 item) dan sikap (10 item) diberikan, bersamaan dengan pelacakan kehadiran pemeriksaan IVA. Karena data melanggar asumsi normalitas, skor sebelum dan sesudah intervensi dianalisis menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon (Wilcoxon signed-rank test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor pengetahuan meningkat secara signifikan dari rata-rata awal 45,20 ± 8,13 menjadi 79,77 ± 6,45 (selisih rata-rata: 34,57; p<0,001), dengan 94,9% mencapai pengetahuan yang baik pada pasca-tes. Demikian pula, sikap positif meningkat dari rata-rata awal 52,30 ± 5,42 menjadi 72,40 ± 4,11 (selisih rata-rata: 20,10; p<0,001; 94,9% sikap positif). Namun, partisipasi nyata dalam pemeriksaan IVA hanya mencapai 25%. Kesimpulannya, meskipun pendekatan partisipatif dari program Bincang Asik berpengaruh positif terhadap hasil kognitif dan afektif, hal tersebut belum sepenuhnya diterjemahkan ke dalam perilaku nyata.

Meskipun hampir semua responden menunjukkan pengetahuan yang baik dan sikap positif setelah intervensi, partisipasi dalam pemeriksaan IVA tetap relatif rendah (25%).Temuan ini menunjukkan bahwa meningkatkan pengetahuan dan sikap saja tidak selalu cukup untuk diterjemahkan menjadi perilaku kesehatan yang sebenarnya.Beberapa hambatan eksternal dan internal masih dapat mempengaruhi keputusan wanita untuk menjalani pemeriksaan, seperti rasa takut terhadap hasil pemeriksaan, rasa malu, waktu yang terbatas, tanggung jawab rumah tangga yang bersaing, kurangnya dukungan keluarga atau pasangan, tidak adanya gejala yang dirasakan, dan aksesibilitas layanan (Herwansyah et al.Kesenjangan antara pengetahuan, sikap, dan praktik ini menunjukkan bahwa perubahan perilaku adalah proses bertahap yang membutuhkan penguatan berkelanjutan, dukungan sosial, dan strategi yang mengatasi hambatan praktis dan psikologis.Oleh karena itu, intervensi masa depan harus mengintegrasikan pendidikan komunitas dengan keterlibatan keluarga, konseling, pengingat, dan akses yang lebih mudah ke layanan pemeriksaan untuk meningkatkan partisipasi dalam pemeriksaan IVA (Khabibah et al.

Untuk mengatasi kesenjangan perilaku, otoritas kesehatan masyarakat harus beralih dari kampanye informasi pasif yang terikat fasilitas ke kerangka kerja struktural yang aktif. Pertama, program kesehatan komunitas harus menginstitusionalisasikan konseling yang disesuaikan secara budaya yang beralih dari kerangka kerja individualistik menjadi promosi kesehatan yang berpusat pada keluarga, secara aktif melibatkan pasangan untuk mengurangi hambatan patriarki. Kedua, petunjuk untuk bertindak harus diperkuat dengan memobilisasi pekerja kesehatan masyarakat terlatih (kader) untuk melakukan kunjungan rumah pribadi dan pengingat digital terstruktur melalui platform komunikasi seluler. Akhirnya, untuk menghilangkan gesekan aksesibilitas struktural, jaringan perawatan kesehatan primer harus mendesentralisasi pengiriman pemeriksaan dengan mengintegrasikan layanan VIA jangkauan seluler ke pos kesehatan desa rutin (Posyandu) dan pertemuan komunitas akhir pekan, mengubah perawatan kesehatan dari tujuan klinis pasif menjadi sistem yang terjangkau dan berakar komunitas.

  1. Cancer of the cervix uteri: 2021 update - Bhatla - 2021 - International Journal of Gynecology & Obstetrics... obgyn.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/ijgo.13865Cancer of the cervix uteri 2021 update Bhatla 2021 International Journal of Gynecology Obstetrics obgyn onlinelibrary wiley doi 10 1002 ijgo 13865
  2. Maternal and child oral health barriers and solutions: Case studies from South Africa, Brazil, and Indonesia... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/jdd.13519Maternal and child oral health barriers and solutions Case studies from South Africa Brazil and Indonesia onlinelibrary wiley doi 10 1002 jdd 13519
  3. Early Detection of Cervical Cancer by Visual Inspection with Acetic Acid (VIA): Deteksi Dini Kanker Serviks... jurnal.poltekkespalu.ac.id/index.php/njb/article/view/1044Early Detection of Cervical Cancer by Visual Inspection with Acetic Acid VIA Deteksi Dini Kanker Serviks jurnal poltekkespalu ac index php njb article view 1044
  4. Factors affecting cervical cancer screening among Yemeni immigrant women in Klang Valley, Malaysia: A... doi.org/10.1371/journal.pone.0290152Factors affecting cervical cancer screening among Yemeni immigrant women in Klang Valley Malaysia A doi 10 1371 journal pone 0290152
Read online
File size356.58 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test