EKASAKTIEKASAKTI
UNES Journal of EducationUNES Journal of EducationMasalah dalam penelitian ini berawal dari observasi peneliti yaitu untuk mengetahui tingkat kesegaran jasmani siswa SD Negeri 12 Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesegaran jasmani siswa SD Negeri 12 Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman yang berkenaan dengan tingkat kesegaran ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian adalah siswa SD Negeri 12 Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman yang berumur 10 – 12 tahun sebanyak 36 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan Total Sampling sehingga sampel berjumlah 36 orang. Setelah data didapatkan, maka teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan tabulasi frekwensi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh SD Negeri 12 Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman, dari 36 orang siswa, tidak ada siswa memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi baik sekali, sebanyak 6 orang siswa memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi baik, sebanyak 18 orang siswa memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi sedang, sebanyak 12 orang siswa memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi kurang dan tidak siswa memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi kurang sekali. Artinya masih banyak siswa yang rendah tingkat kesegaran jasmaninya.
Agar lebih jelasnya jawaban dari pertanyaan dapat diuraikan sebagai berikut.Siswa Putra. Rata - rata tingkat kesegaran jasmani siswa putra SD Negeri 12 Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman 15,95 dikategorikan sedang, siswa putra SD Negeri 12 Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman sudah memiliki kesegaran jasmani, tetapi belum maksimal.Diharapkan dengan kesegaran jasmani yang dimiliki sekarang agar dapat ditingkatkan lagi kesegaran jasmani siswa putra.Hasil kesegaran jasmani siswa putra SD Negeri 12 Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman jika dibandingkan dengan Norma Klasifikasi Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk putra usia 10 -12 tahun, maka dapat ditentukan bahwa dari 20 orang siswa putra, tidak ada siswa putra memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi baik sekali, sebanyak 5 orang siswa putra memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi baik, sebanyak 11 orang siswa putra memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi sedang, sebanyak 4 orang siswa putra memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi kurang dan tidak ada siswa putra memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi kurang sekali.Siswa Putri. Rata - rata tingkat kesegaran jasmani siswa putri SD Negeri 12 Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman 13,88 dikategorikan kurang, siswa putri SD Negeri 12 Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman belum memiliki kesegaran jasmani.Diharapkan dengan kesegaran jasmani yang dimiliki sekarang agar dapat ditingkatkan lagi kesegaran jasmani siswa putri.Hasil kesegaran jasmani siswa putri SD Negeri 12 Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman jika dibandingkan dengan Norma Klasifikasi Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk putri usia 10 -12 tahun, maka dapat ditentukan bahwa dari 16 orang siswa putri, tidak ada siswa putri memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi baik sekali, sebanyak 1 orang siswa putri memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi baik, sebanyak 7 orang siswa putri memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi sedang, sebanyak 8 orang siswa putri memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi kurang dan tidak ada siswa putri memiliki hasil kesegaran jasmani pada klasifikasi kurang sekali.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat disampaikan. Pertama, perlu adanya pemahaman lebih tentang pentingnya kebugaran jasmani. Kedua, pemerintah pusat atau dinas terkait dapat menambah wahana bermain anak yang berhubungan dengan aktivitas fisik. Ketiga, guru penjasorkes diharapkan dapat meningkatkan kesegaran jasmani siswa yang ada saat ini menjadi lebih baik. Keempat, penelitian ini terbatas pada siswa SD Negeri 12 Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman, sehingga perlu dilakukan penelitian pada daerah atau sampel yang lebih beragam dan jumlahnya lebih banyak.
| File size | 1.17 MB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa dan kurangnya partisipasi aktif dalam proses pembelajaran konvensional. PenelitianLatar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa dan kurangnya partisipasi aktif dalam proses pembelajaran konvensional. Penelitian
UIADUIAD Inovasi ini menjawab kesenjangan kurikulum-industri. Kesimpulan menegaskan model ini sebagai referensi nasional bagi SMK vokasional Islam, dengan rekomendasiInovasi ini menjawab kesenjangan kurikulum-industri. Kesimpulan menegaskan model ini sebagai referensi nasional bagi SMK vokasional Islam, dengan rekomendasi
UIADUIAD Uji efektivitas menunjukkan peningkatan skor rata‑rata siswa dari 55,47 menjadi 78,91, menunjukkan media efektif meningkatkan kemampuan menulis narasi.Uji efektivitas menunjukkan peningkatan skor rata‑rata siswa dari 55,47 menjadi 78,91, menunjukkan media efektif meningkatkan kemampuan menulis narasi.
AKRABJUARAAKRABJUARA Kesimpulan dari penelitian ini adalah media Buku Edukasi tentang Komponen-Komponen Kebugaran Jasmani untuk Siswa Sekolah Dasar sangat layak digunakan sebagaiKesimpulan dari penelitian ini adalah media Buku Edukasi tentang Komponen-Komponen Kebugaran Jasmani untuk Siswa Sekolah Dasar sangat layak digunakan sebagai
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Di Desa Jambu terdapat 12 kelompok tani yang dibentuk sebagai sarana dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani. Tujuan dari penelitian iniDi Desa Jambu terdapat 12 kelompok tani yang dibentuk sebagai sarana dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani. Tujuan dari penelitian ini
EKASAKTIEKASAKTI Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian “ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah Kepala SD Negeri di Kota BukittinggiPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian “ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah Kepala SD Negeri di Kota Bukittinggi
EKASAKTIEKASAKTI Populasi penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang tinggal di Belakang Balok Kota Bukittinggi sejumlah 687 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakanPopulasi penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang tinggal di Belakang Balok Kota Bukittinggi sejumlah 687 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan
EKASAKTIEKASAKTI Penelitian ini menggunakan desain eksperimen One Group Pretest Posttest dengan sampel kelas XI RPL 1. Analisis data menggunakan uji t menunjukkan bahwaPenelitian ini menggunakan desain eksperimen One Group Pretest Posttest dengan sampel kelas XI RPL 1. Analisis data menggunakan uji t menunjukkan bahwa
Useful /
AKRABJUARAAKRABJUARA Cybercrime adalah isu global baik secara teknis melalui suatu sistem yang sudah terbangun dalam kemajuan teknologi dan sangat berpengaruh terhadap sosialCybercrime adalah isu global baik secara teknis melalui suatu sistem yang sudah terbangun dalam kemajuan teknologi dan sangat berpengaruh terhadap sosial
AKRABJUARAAKRABJUARA Dalam keadaan seperti itu, prinsip transparansi dan akuntabilitas sering kali menghadapi ujian yang berat. Di tengah dinamika tersebut, Badan PemeriksaDalam keadaan seperti itu, prinsip transparansi dan akuntabilitas sering kali menghadapi ujian yang berat. Di tengah dinamika tersebut, Badan Pemeriksa
AKRABJUARAAKRABJUARA Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Populasi yang digunakan keseluruhan sebanyak 31 siswa,Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Populasi yang digunakan keseluruhan sebanyak 31 siswa,
AKRABJUARAAKRABJUARA Pembangunan sosial di Papua masih menghadapi tantangan kompleks berupa ketimpangan sosial-ekonomi, rendahnya partisipasi masyarakat, dan lemahnya kepercayaanPembangunan sosial di Papua masih menghadapi tantangan kompleks berupa ketimpangan sosial-ekonomi, rendahnya partisipasi masyarakat, dan lemahnya kepercayaan