UMSBUMSB

Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian IlmiahMenara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah

Pergaulan bebas di kalangan remaja sangat mengkhawatirkan. Remaja memiliki rasa ingin tahu yang besar, menyukai petualangan dan tantangan, serta cenderung mengambil risiko tanpa pertimbangan matang. Kemampuan berinteraksi yang belum baik dapat menyebabkan penolakan dalam kelompok teman sebaya. Remaja membutuhkan keterampilan memberikan pengaruh positif agar diterima dalam kelompok. Namun, banyak remaja yang berperan besar dalam kelompok justru memberikan pengaruh negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, perilaku LGBT, bullying, dan tawuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh keluarga pada remaja di Kota Padang Panjang menggunakan kuesioner dengan sampel 30 orang tua (n=30) dengan teknik *accidental sampling*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Padang Panjang, yang dikenal sebagai Kota Serambi Mekkah dan kota pendidikan, masih menjunjung tinggi kontrol sosial dan nilai agama, sehingga orang tua cenderung menerapkan pola asuh berdasarkan syariat agama, yang memperkuat jati diri remaja dengan landasan agama.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kota Padang Panjang memiliki karakteristik unik dalam pembentukan pola asuh keluarga.Kontrol sosial yang kuat dan nilai agama yang dijunjung tinggi berperan penting dalam membentuk pola asuh orang tua yang berlandaskan syariat agama.Hal ini berkontribusi pada pembentukan jati diri remaja yang kuat dengan landasan agama.Dengan demikian, lingkungan sosial dan agama di Kota Padang Panjang memberikan perlindungan terhadap remaja dari pengaruh negatif dan membantu mereka mengembangkan identitas yang positif.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana implementasi syariat agama dalam pola asuh keluarga berkontribusi pada pembentukan karakter dan moralitas remaja di Kota Padang Panjang. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan pola asuh keluarga di Kota Padang Panjang dengan kota-kota lain yang memiliki karakteristik sosial dan agama yang berbeda untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi perkembangan remaja. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan perspektif remaja mengenai pola asuh keluarga mereka, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi identitas diri dan interaksi sosial mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran penting keluarga dan agama dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki jati diri yang kuat, serta memberikan rekomendasi yang lebih efektif bagi pemerintah dan lembaga terkait dalam merumuskan kebijakan dan program yang mendukung perkembangan remaja yang sehat dan positif.

  1. PERSPEKTIF. peranan komunikasi keluarga pembentukan jati remaja perspektif authors effiati juliana hasibuan... doi.org/10.31289/perspektif.v1i2.91PERSPEKTIF peranan komunikasi keluarga pembentukan jati remaja perspektif authors effiati juliana hasibuan doi 10 31289 perspektif v1i2 91
Read online
File size210.28 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test