UNIKOMUNIKOM

Komputika : Jurnal Sistem KomputerKomputika : Jurnal Sistem Komputer

Demam adalah suatu penyakit yang disebabkan gangguan kesehatan oleh bakteri, virus, atau kelainan sistem jaringan pada organ tubuh manusia pada temperatur badan melebihi 370C. Gejala penyakit ini dapat membahayakan nyawa seseorang jika tidak ditindaklanjuti secara serius. Untuk itu perlu pengetahuan dasar dalam mendeteksi demam tentang gejala-gejala dan jenis-jenis demam saja yang diderita seseorang. Dalam riset ini dirancang sebuah program yang akurat pada manusia yang bisa mengidentifikasi penyakit demam, mampu mendeteksi jenis-penyakit-penyakit yang mungkin dijangkiti oleh seseorang dengan gejala awal demam, serta mampu mengklasifikasikan gejala-gejalanya. Kemudian dengan metode Logika Fuzzy dapat diukur tingkat kemungkinan setiap penyakit dengan gejala awal demam tersebut di setiap penyakit. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penyakit yang dapat di deteksi sebanyak 19 jenis penyakit dan 56 gejalanya. Dengan memakai metode black box akan dihasilkan 82,4% dari hasil survey yang dilakukan di Puskesmas, Rumah Sakit Hasan Sadikin, Mahasiswa, Masyarakat, Apoteker, dan dokter.

Berdasarkan hasil penelitian, implementasi, pengujian dan analisa sistem pada aplikasi diagnosa penyakit dengan gejala demam menggunakan logika fuzzy, maka dapat diambil kesimpulan bahwa dengan analisa pengujian Alfa yang telah dilakukan, aplikasi ini telah berjalan dengan baik dan dapat manampilkan penyakit yang diderita beserta informasinya utama pembuatan aplikasi.Dan dari hasil analisa pengujian beta dengan perhitungan kuisioner bahwa 82,4% aplikasi diagnosa penyakit degan gejala demam, dapat membantu pasien maupun dokter dalam proses mendiagnosa suatu penyakit.Aplikasi ini dapat membantu masyarakat dalam mendiagnosa penyakit yang mereka derita.Serta berdasarkan kuisioner yang diberikan kepada dokter Puskesmas Sekeloa dan dokter di Rumas Sakit Hasan Sadikin, bahwa aplikasi ini layak dipakai karena menggunakan referensi yang baik.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah pengembangan yang menarik. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model fuzzy yang lebih adaptif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan riwayat kesehatan pasien untuk meningkatkan akurasi diagnosis. Kedua, perlu dilakukan integrasi sistem dengan data kesehatan yang lebih luas, seperti catatan medis elektronik, untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif kepada pengguna. Ketiga, pengembangan antarmuka pengguna yang lebih intuitif dan mudah digunakan, terutama bagi masyarakat awam, dapat meningkatkan adopsi dan efektivitas aplikasi dalam memberikan pertolongan pertama.

  1. Diagnosa Penyakit dengan Gejala Demam pada Manusia Berbasis Mobile : Knowledge Based System | Komputika... doi.org/10.34010/komputika.v6i2.1607Diagnosa Penyakit dengan Gejala Demam pada Manusia Berbasis Mobile Knowledge Based System Komputika doi 10 34010 komputika v6i2 1607
Read online
File size355.69 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test