POLITAPOLITA

Jakiyah : Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan AisyiyahJakiyah : Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah

Latar belakang: Hipertensi dalam kehamilan dapat menyebabkan komplikasi selama persalinan seperti preeklamsi hingga meningkatkan risiko kematian ibu. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru tahun 2016, jumlah ibu hamil dengan hipertensi paling tinggi terdapat di Puskesmas Rejosari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan risiko hipertensi dalam kehamilan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Rejosari Pekanbaru tahun 2017. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan populasi sebanyak 2.304 orang dan sampel 96 orang, diambil melalui consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS dengan uji univariat dan bivariat. Hasil: Mayoritas responden memiliki pola makan baik sebanyak 58 orang (60,4%) dan tidak berisiko mengalami hipertensi kehamilan sebanyak 75 orang (78,1%). Uji chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara pola makan dan hipertensi kehamilan dengan nilai p = 0,009 (< 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dan kejadian hipertensi dalam kehamilan di Puskesmas Rejosari Pekanbaru tahun 2017. Rekomendasi: Puskesmas perlu meningkatkan pelayanan dan memberikan edukasi kepada ibu hamil tentang pola makan sehat untuk mencegah hipertensi kehamilan.

Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan kejadian hipertensi dalam kehamilan di Puskesmas Rejosari Pekanbaru tahun 2017.Mayoritas ibu hamil memiliki pola makan baik, namun sebagian tetap mengalami hipertensi, yang kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti genetik dan riwayat kehamilan sebelumnya.Edukasi gizi selama kehamilan perlu diperkuat untuk mencegah hipertensi dan komplikasi terkait.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana jenis makanan spesifik, seperti konsumsi garam, lemak jenuh, atau serat, secara terpisah memengaruhi tekanan darah ibu hamil trimester III, bukan hanya mengukur pola makan secara umum. Selain itu, perlu diteliti interaksi antara pola makan dengan faktor genetik atau riwayat kehamilan sebelumnya, apakah ibu dengan riwayat hipertensi keluarga lebih rentan terhadap dampak buruk pola makan tidak sehat dibandingkan yang tidak memiliki riwayat tersebut. Terakhir, studi longitudinal bisa dilakukan untuk melihat apakah perubahan pola makan selama kehamilan, misalnya melalui intervensi gizi terstruktur, benar-benar mampu menurunkan insiden hipertensi kehamilan secara signifikan, dan jika ya, faktor apa saja yang membuat intervensi ini berhasil atau gagal di lingkungan Puskesmas seperti Rejosari, sehingga bisa diadaptasi ke wilayah lain dengan kondisi serupa.

  1. #nyeri persalinan#nyeri persalinan
  2. #tanda bahaya#tanda bahaya
Read online
File size486.58 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2jr
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test