POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA
KIAKIADisproporsi cephalopelvic (CPD) tetap menjadi salah satu penyebab utama komplikasi persalinan dan operasi caesar, terutama di negara-negara dengan sumber daya terbatas di mana penilaian pelvimetri terbatas. Ketidakhadiran alat skrining sederhana, akurat, dan non-invasif dalam perawatan kesehatan primer menyulitkan deteksi dan manajemen dini. Studi ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi alat pengukuran panggul eksternal untuk mengidentifikasi wanita yang berisiko mengalami CPD. Studi ini merupakan studi kasus-kontrol kuantitatif yang melibatkan 60 wanita nifas di Rumah Sakit Dr. Sardjito, Yogyakarta, Indonesia, antara tahun 2018 dan 2023. Kelompok kasus terdiri dari 30 wanita yang didiagnosis dengan CPD, sedangkan kelompok kontrol terdiri dari 30 wanita dengan persalinan spontan. Pengukuran panggul eksternal dilakukan di daerah rhomboid Michaelis dan landmark anatomi lainnya (AB, AD, CB, CD, BD, AC). Variabel demografis dikendalikan melalui pencocokan berdasarkan usia, paritas, dan usia gestasi. Perbedaan signifikan diamati dalam dimensi panggul eksternal antara kelompok kasus dan kontrol. Rata-rata jarak AB, AD, CB, dan CD secara konsisten lebih pendek pada kelompok CPD (rata-rata ~5,7-5,8 cm) dibandingkan dengan kelompok kontrol (rata-rata ~6,8 cm). Lingkar panggul dan jarak seperti distansia cristarum dan diameter Boudeloque juga lebih kecil pada kasus CPD. Temuan ini menunjukkan bahwa wanita dengan dimensi panggul eksternal yang lebih kecil berisiko lebih tinggi untuk CPD. Studi ini menekankan bahwa pengukuran panggul eksternal tertentu, khususnya di dalam daerah rhomboid Michaelis, memiliki potensi sebagai indikator praktis untuk deteksi dini CPD. Penerapan alat ini dalam perawatan antenatal, terutama di pengaturan perawatan kesehatan primer, dapat meningkatkan skrining, memandu keputusan rujukan, dan mengurangi risiko persalinan terhambat.
Studi ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam dimensi panggul eksternal tertentu, terutama di daerah rhomboid Michaelis (titik AB, AD, CB, CD, BD, dan AC), antara wanita yang didiagnosis dengan disproporsi cephalopelvic (CPD) dan mereka yang mengalami persalinan normal.Rata-rata pengukuran landmark panggul ini secara konsisten lebih kecil pada kelompok CPD, menunjukkan bahwa dimensi panggul eksternal yang berkurang dapat berfungsi sebagai indikator dini yang praktis untuk risiko disproporsi.Temuan ini mendukung integrasi pengukuran panggul eksternal sederhana ke dalam pengaturan perawatan kesehatan primer, terutama di negara-negara dengan sumber daya terbatas di mana akses ke pelvimetri radiologis terbatas.Alat pelvimetri eksternal, jika dilakukan dengan metode yang terstandar, dapat menawarkan alat skrining yang murah dan non-invasif untuk skrining CPD dini dalam perawatan antenatal rutin.
Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pengukuran panggul eksternal, khususnya yang melibatkan rhomboid Michaelis dan diameter transversal, dipertimbangkan sebagai bagian dari skrining antenatal rutin, terutama untuk wanita yang berisiko mengalami CPD. Penggunaan alat sederhana dan murah ini dapat terintegrasi ke dalam layanan perawatan primer untuk membantu bidan dan praktisi umum dalam identifikasi dini risiko disproporsi, sehingga menginformasikan keputusan rujukan dan perencanaan persalinan. Selain itu, diperlukan pengembangan modul pelatihan terstandar untuk pekerja kesehatan agar teknik pengukuran konsisten dan akurat. Penelitian masa depan harus bertujuan untuk memvalidasi temuan ini pada populasi yang lebih besar dan beragam di berbagai pengaturan kesehatan, termasuk daerah pedesaan dan sumber daya terbatas. Desain kohort prospektif atau uji coba terkontrol acak dapat membantu menetapkan hubungan sebab akibat dan meningkatkan model prediksi risiko. Selain itu, perlu dieksplorasi integrasi inovasi teknologi seperti pencitraan 3D, aplikasi seluler, atau alat pelvimetri berbasis AI untuk meningkatkan akurasi dan kemudahan penggunaan deteksi CPD dalam praktik klinis.
| File size | 472.07 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
USUUSU Pendekatan kualitatif digunakan dengan 16 informan berusia 18–22 tahun melalui wawancara. Hasil menunjukkan generasi Z memaknai gaya hidup sehat sebagaiPendekatan kualitatif digunakan dengan 16 informan berusia 18–22 tahun melalui wawancara. Hasil menunjukkan generasi Z memaknai gaya hidup sehat sebagai
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Namun, penelitian ini masih terbatas pada tahap desain dan uji coba skala mini, sehingga diperlukan uji coba pada kapasitas produksi industri dan pengujianNamun, penelitian ini masih terbatas pada tahap desain dan uji coba skala mini, sehingga diperlukan uji coba pada kapasitas produksi industri dan pengujian
Yogya UMBYogya UMB Secara keseluruhan, alat ini layak digunakan secara luas dalam pelatihan penjaga gawang karena memenuhi kriteria fungsional dan estetika serta memberikanSecara keseluruhan, alat ini layak digunakan secara luas dalam pelatihan penjaga gawang karena memenuhi kriteria fungsional dan estetika serta memberikan
IPBIPB Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor penting yang perlu dipertimbangkan untuk menghindari potensi konflik dalam pengelolaan dan pengembangan kawasanHasil penelitian menunjukkan faktor-faktor penting yang perlu dipertimbangkan untuk menghindari potensi konflik dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Sebelum intervensi, 38,64% siswa memiliki tingkat pengetahuanData dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Sebelum intervensi, 38,64% siswa memiliki tingkat pengetahuan
JPRJPR Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi perawat dalam implementasi alat penilaian risiko PI di sebuah rumah sakit rujukanPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi perawat dalam implementasi alat penilaian risiko PI di sebuah rumah sakit rujukan
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Pembelajaran di luar kelas dengan sistem outing class yang melibatkan siswa secara langsung dengan alam sekitar dapat mendukung perkembangan aspek hasilPembelajaran di luar kelas dengan sistem outing class yang melibatkan siswa secara langsung dengan alam sekitar dapat mendukung perkembangan aspek hasil
TRILOGITRILOGI Hasil dari penelitian ini berupa prototype website dengan desain UI/UX yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Penelitian ini mendapatkan nilaiHasil dari penelitian ini berupa prototype website dengan desain UI/UX yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Penelitian ini mendapatkan nilai
Useful /
IPBIPB Akresi terjadi di 6 lokasi dengan perubahan rata-rata Kota Sebrang 771 m, Tungkal Ilir 240.65 m, Kuala Betara 153.73 m, Mendahara 167.78 m, Kuala JambiAkresi terjadi di 6 lokasi dengan perubahan rata-rata Kota Sebrang 771 m, Tungkal Ilir 240.65 m, Kuala Betara 153.73 m, Mendahara 167.78 m, Kuala Jambi
IPBIPB 107), DPI-1 (1. 158), DPI-4 (1. 064), DPI-6 (970), DPI-2 (940), dan DPI-3 (524). Intensitas trip penangkapan merespons quasi‑profit. Tangkap kerapu menghasilkan107), DPI-1 (1. 158), DPI-4 (1. 064), DPI-6 (970), DPI-2 (940), dan DPI-3 (524). Intensitas trip penangkapan merespons quasi‑profit. Tangkap kerapu menghasilkan
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Kemudian berdasarkan hasil analisis maka faktor yang berhubungan dengan partisipasi adalah umur, kegiatan penyuluhan, fasilitator dan komunikator. TingkatKemudian berdasarkan hasil analisis maka faktor yang berhubungan dengan partisipasi adalah umur, kegiatan penyuluhan, fasilitator dan komunikator. Tingkat
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Berdasarkan nilai koefisien beta bernilai tinggi yang diambil dari indikator yang berpengaruh nyata terhadap variabel partisipasi, maka dirumuskan strategiBerdasarkan nilai koefisien beta bernilai tinggi yang diambil dari indikator yang berpengaruh nyata terhadap variabel partisipasi, maka dirumuskan strategi