JPRJPR

Jurnal Plastik RekonstruksiJurnal Plastik Rekonstruksi

Latar Belakang: Pressure injury (PI) atau jejas tekan merupakan luka kronis yang terjadi pada area prominens tulang dan harus dikelola dengan baik untuk mencegah morbiditas serta meningkatkan efisiensi biaya perawatan. Braden Scale (BS) telah digunakan secara luas selama hampir empat dekade sebagai alat standar untuk menilai risiko PI. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi perawat dalam implementasi alat penilaian risiko PI di sebuah rumah sakit rujukan di daerah selain di kota besar.. Metode: Penelitian ini menggunakan dua siklus Participatory Action Research (PAR) untuk menginisiasi implementasi BS serta melakukan tindak lanjut di unit rawat inap. Pendekatan PAR memastikan peran aktif 12 perawat dan bidan yang pertama kali menerapkan alat ini. Rekaman hasil Focus Group Discussion (FGD) ditranskripsi dan dianalisis menggunakan enam langkah analisis tematik.. Hasil: Tiga tema utama muncul dalam penelitian ini, yaitu: pemahaman perawat tentang pentingnya penilaian risiko PI, peningkatan beban kerja dalam pelaksanaan penilaian risiko PI, serta pentingnya peran perawat primer. Tema-tema ini mencerminkan perlunya perawat klinis untuk mengimplementasikan alat penilaian lebih lanjut dengan meminta konfirmasi dari kelompok perawat primer. Kemudahan penggunaan dan kemungkinan uji coba BS meningkatkan kepatuhan perawat dalam menerapkan alat baru ini. Manajer dan pemimpin perawat perlu berfokus pada persepsi inovasi untuk mendukung implementasi alat penilaian risiko PI secara berkelanjutan.. Kesimpulan: Siklus PAR telah berhasil merekrut perawat sebagai early adopters dan menunjukkan bahwa implementasi BS dalam penilaian risiko PI dapat diterapkan dengan baik. Peran manajer dan pemimpin rumah sakit sangat penting dalam memastikan kesinambungan implementasi alat ini.

Siklus Participatory Action Research (PAR) telah berhasil melibatkan perawat sebagai pengadopsi awal dan menunjukkan bahwa implementasi Braden Scale (BS) dalam penilaian risiko pressure injury (PI) dapat diterapkan dengan baik.Penelitian ini menekankan pentingnya peran manajer dan pemimpin rumah sakit dalam memastikan kesinambungan implementasi alat ini.Implementasi BS memerlukan pemahaman yang baik dari perawat mengenai manfaatnya, meskipun dapat meningkatkan beban kerja, dan keberhasilan implementasi sangat bergantung pada peran aktif perawat primer dalam memberikan arahan dan dukungan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi strategi yang efektif untuk mengurangi beban kerja yang dirasakan oleh perawat saat mengimplementasikan Braden Scale, misalnya dengan mengintegrasikan penilaian risiko PI ke dalam alur kerja rutin atau mengembangkan alat bantu digital. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut persepsi dan pengalaman perawat primer dalam memfasilitasi implementasi BS dan memberikan dukungan kepada rekan-rekan mereka. Ketiga, studi intervensi perlu dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai pendekatan pelatihan dan pendidikan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat terkait penggunaan Braden Scale dan pencegahan pressure injury. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi insiden pressure injury di rumah sakit.

  1. Issues and Challenges in Implementing Braden Scale to Assess Pressure Injury Risk: A Participatory Action... jprjournal.com/index.php/jpr/article/view/23Issues and Challenges in Implementing Braden Scale to Assess Pressure Injury Risk A Participatory Action jprjournal index php jpr article view 23
Read online
File size580.85 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test