POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR

Jurnal Penyuluhan PertanianJurnal Penyuluhan Pertanian

Penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pemanfaatan silase kulit nanas. Penyuluhan dilaksanakan dengan menggunakan metode kaji terap, ceramah, anjangsana, demonstrasi, dan diskusi kemudian dianalisis aspek pengetahuan dan keterampilan melalui penyebaran kuesioner pre test dan post test. Sasaran penyuluhan pada anggota kelompoktani Laksana Jaya sebanyak 30 anggota kelompoktani. Materi penyuluhan berupa pengenalan silase, pembuatan silase kulit nanas dan agribisnis ternak domba. Instrumen dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas. Hasil pengukuran pengetahuan peternak dalam memanfaatkan teknologi silase pada kelompoktani Laksana Jaya menunjukkan skor 38,96 dengan kriteria cukup berhasil sedangkan pada aspek keterampilan menunjukkan skor 50% dengan kriteria cukup berhasil. Kesimpulannya yaitu meningkatnya pengetahuan dan keterampilan petani dalam pemanfaatan kulit nanas sebagai silase pakan ternak.

Pengetahuan peternak tentang pemanfaatan silase kulit nanas meningkat 38,96 % dan mencapai kriteria cukup berhasil.Keterampilan peternak juga meningkat sebesar 50 % dan mencapai kriteria cukup berhasil.Dengan demikian, penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pemanfaatan silase kulit nanas.

Dikarenakan keterbatasan metode penyuluhan yang masih bersifat statis, studi selanjutnya dapat menguji efektivitas pendekatan blended learning yang melibatkan media digital untuk memperluas jangkauan pesan, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan adopsi teknologi silase kulit nanas di kalangan peternak non‑kelompok. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang dari penggunaan silase kulit nanas terhadap produktivitas ternak domba, termasuk parameter kesehatan dan nilai nutritif sekaligus memperhitungkan biaya produksi dan potensi pasar. Terakhir, penelitian eksploratif mengenai integrasi silase kulit nanas dengan sistem agribisnis lain—seperti pembiakan kelapa sawit atau budidaya mikroba fermentasi—dapat membuka peluang diversifikasi produk olahan yang menambah nilai tambah dan ketahanan ekonomi petani di daerah Ciater.

Read online
File size1.94 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test