POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR
Jurnal Penyuluhan PertanianJurnal Penyuluhan PertanianTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan rumah tangga peternak sapi potong di Kabupaten Manokwari. Sampel yang digunakan sebanyak 173 orang peternak sapi potong. Analisis data menggunakan data kuantitatif untuk mengetahui pendapatan rumah tangga peternak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata pendapatan dari usaha ternak yang diperoleh per peternak sapi potong di Kabupaten Manokwari terbesar yaitu pada kepemilikan ternak lebih dari 10 ekor, diikuti oleh peternak dengan kepemilikan ternak 5-10 ekor dan peternak dengan kepemilikan ternak kurang dari 5 ekor dengan demikian menunjukan, semakin banyak jumlah ternak yang dimiliki oleh peternak, maka akan semakin besar jumlah pendapatan yang diterima oleh peternak. Pendapatan peternak sapi potong di Kabupaten Manokwari bersumber dari usahatani sapi potong, usaha tani lainnya dan pendapatan dari non pertanian. Perolehan pendapatan dari usaha ternak memiliki kontribusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan dari usaha tani lainnya dan pendapatan dari non pertanian.
Pendapatan rumah tangga peternak sapi potong di Kabupaten Manokwari meningkat seiring dengan jumlah ternak yang dimiliki.Pendapatan terbesar berasal dari usaha ternak, sedangkan kontribusi usaha tani lainnya dan pendapatan non‑pertanian lebih kecil.Usaha ternak memberikan kontribusi lebih dari 50% terhadap pendapatan rumah tangga, menandakan pentingnya pengembangan usaha sapi potong sebagai sumber utama mata pencaharian.
Penelitian mendatang dapat memperdalam pengaruh pelatihan pascaanak dan manajemen reproduksi pada peningkatan produktivitas sapi potong di Manokwari; menilai efek diversifikasi usaha pertanian non sapi terhadap stabilitas pendapatan rumah tangga peternak sapi potong; dan mengevaluasi keefektifan teknologi mekanisasi atau biogas dalam mengurangi biaya produksi sapi potong serta meningkatkan efisiensi usaha.
| File size | 170.67 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Analisis data dilakukan menggunakan Paired Sample t-Test untuk menentukan perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkanAnalisis data dilakukan menggunakan Paired Sample t-Test untuk menentukan perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan
UIADUIAD Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, ketua komite, dan guru kelas satu SD Negeri 3 Kalanglundo. Teknik analisis data yang digunakan mencakup pengumpulanSubjek penelitian meliputi kepala sekolah, ketua komite, dan guru kelas satu SD Negeri 3 Kalanglundo. Teknik analisis data yang digunakan mencakup pengumpulan
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Adopsi inovasi oleh petani secara langsung mempengaruhi hasil, yang terlihat dari ketersediaan pakan yang konsisten, peningkatan stabil dalam produksiAdopsi inovasi oleh petani secara langsung mempengaruhi hasil, yang terlihat dari ketersediaan pakan yang konsisten, peningkatan stabil dalam produksi
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Data biokonversi BSFL dikumpulkan melalui studi observasional dan teknik pengukuran. Data kinerja produksi dan ekonomi, serta persepsi petani, diperolehData biokonversi BSFL dikumpulkan melalui studi observasional dan teknik pengukuran. Data kinerja produksi dan ekonomi, serta persepsi petani, diperoleh
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Peran penyuluh pertanian di Kecamatan Tanjung Medan sangat baik dengan kategori sangat tinggi pada semua sub‑variabel. Dinamika kelompok tani juga sangatPeran penyuluh pertanian di Kecamatan Tanjung Medan sangat baik dengan kategori sangat tinggi pada semua sub‑variabel. Dinamika kelompok tani juga sangat
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Hal ini disebabkan karena usaha di bidang pertanian kurang menguntungkan dan juga bukan suatu pekerjaan yang manjanjikan. Tujuan dari penelitian ini adalahHal ini disebabkan karena usaha di bidang pertanian kurang menguntungkan dan juga bukan suatu pekerjaan yang manjanjikan. Tujuan dari penelitian ini adalah
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Metode penelitian adalah kuantitatif. Lokasi penelitian adalah Kota Bogor. Sampel ditentukan dengan metode proporsional random sampling sebanyak 55 responden.Metode penelitian adalah kuantitatif. Lokasi penelitian adalah Kota Bogor. Sampel ditentukan dengan metode proporsional random sampling sebanyak 55 responden.
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Mayoritas petani memiliki kemauan dan keinginan menggunakan asam humat pada kegiatan budidayanya. Faktor yang berpengaruh terhadap motivasi petani menggunakanMayoritas petani memiliki kemauan dan keinginan menggunakan asam humat pada kegiatan budidayanya. Faktor yang berpengaruh terhadap motivasi petani menggunakan
Useful /
UIADUIAD 000). Dengan demikian, penerapan PjBL yang dilengkapi media teka‑teki silang berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Penerapan model000). Dengan demikian, penerapan PjBL yang dilengkapi media teka‑teki silang berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Penerapan model
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Simpulan dari penelitian ini adalah tingkat motivasi penggunaan PGPR di lahan sawah lebak di Kecamatan Sekayu tergolong tinggi (80. 4 % ) Faktor usia petaniSimpulan dari penelitian ini adalah tingkat motivasi penggunaan PGPR di lahan sawah lebak di Kecamatan Sekayu tergolong tinggi (80. 4 % ) Faktor usia petani
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Pengetahuan peternak tentang pemanfaatan silase kulit nanas meningkat 38,96 % dan mencapai kriteria cukup berhasil. Keterampilan peternak juga meningkatPengetahuan peternak tentang pemanfaatan silase kulit nanas meningkat 38,96 % dan mencapai kriteria cukup berhasil. Keterampilan peternak juga meningkat
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Hasil menunjukkan bahwa 2,86% peternak yang berada pada tingkat motivasi sedang, 42,86% peternak berada pada tingkat motivasi tinggi dan 54,29% peternakHasil menunjukkan bahwa 2,86% peternak yang berada pada tingkat motivasi sedang, 42,86% peternak berada pada tingkat motivasi tinggi dan 54,29% peternak