IJBLEIJBLE

International Journal of Business, Law, and EducationInternational Journal of Business, Law, and Education

Rumah sakit memiliki tanggung jawab strategis dalam menjamin keselamatan pasien sepanjang rangkaian perawatan. Keselamatan pasien tidak hanya menjadi indikator kunci kualitas pelayanan kesehatan, tetapi juga mencerminkan profesionalisme tenaga kesehatan dan efektivitas sistem manajemen rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh budaya kerja dan disiplin kerja, secara individu dan kombinasi, terhadap keselamatan pasien di Rumah Sakit Islam Bogor. Desain penelitian kuantitatif dengan metode cross-sectional digunakan. Total sampling melibatkan 50 perawat sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Temuan menunjukkan bahwa budaya kerja memiliki efek positif yang signifikan secara statistik terhadap keselamatan pasien (t = 4,096, p < 0,001). Disiplin kerja juga memiliki efek positif yang signifikan secara statistik terhadap keselamatan pasien (t = 4,771, p < 0,001). Secara bersamaan, budaya kerja dan disiplin kerja secara signifikan mempengaruhi keselamatan pasien (F = 15,648, p < 0,001), dengan koefisien determinasi (R² = 0,400), menunjukkan bahwa 40,0% variasi dalam keselamatan pasien dijelaskan oleh dua variabel ini. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor organisasional dan perilaku memainkan peran penting dalam membentuk keselamatan pasien di lingkungan rumah sakit.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja memiliki efek positif yang signifikan secara statistik terhadap keselamatan pasien di Rumah Sakit Islam Bogor.Disiplin kerja juga memiliki efek positif yang signifikan secara statistik terhadap keselamatan pasien.Secara bersamaan, budaya kerja dan disiplin kerja secara signifikan mempengaruhi keselamatan pasien, dengan 40% variasi dalam keselamatan pasien dijelaskan oleh kedua variabel tersebut.Kesimpulan ini menunjukkan bahwa faktor organisasional dan perilaku, yaitu budaya kerja dan disiplin kerja, berperan penting dalam membentuk keselamatan pasien di rumah sakit.Namun, karena daya jelaskan model ini masih moderat, penelitian selanjutnya perlu mempertimbangkan determinan tambahan seperti beban kerja, kecukupan staf, gaya kepemimpinan, kompetensi, dan faktor organisasional tingkat sistem.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas fokus penelitian dengan mempertimbangkan faktor-faktor tambahan seperti beban kerja, kecukupan staf, gaya kepemimpinan, dan kompetensi. Selain itu, studi komparatif antara rumah sakit dengan budaya dan disiplin kerja yang berbeda dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang pengaruh kedua faktor tersebut terhadap keselamatan pasien. Terakhir, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif tenaga kesehatan dan pasien tentang hubungan antara budaya kerja, disiplin kerja, dan keselamatan pasien.

  1. The Influence of Work Culture and Work Discipline on Patient Safety at Bogor Islamic Hospital | International... ijble.com/index.php/journal/article/view/1427The Influence of Work Culture and Work Discipline on Patient Safety at Bogor Islamic Hospital International ijble index php journal article view 1427
Read online
File size283.47 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test