PETIERPETIER

Psychology, Evaluation, and Technology in Educational ResearchPsychology, Evaluation, and Technology in Educational Research

Banyak perguruan tinggi swasta di Kota Tasikmalaya yang memiliki capaian pembelajaran bahasa Inggris mahasiswanya berada dalam kategori rendah. Oleh karena itu, WhatsApp Blast sebagai produk multiliterasi digital 4.0 digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh WhatsApp Blast terhadap pencapaian pembelajaran bahasa Inggris mahasiswa. Metodologi penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial satu kelompok pre-test dan post-test. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda. Jumlah sampel adalah 120 mahasiswa yang diambil dari tiga perguruan tinggi swasta. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Perhitungan dan analisis data menyimpulkan bahwa Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak. Hasil tersebut diperkuat dengan rata-rata skor setelah perlakuan lebih tinggi daripada sebelum perlakuan. Rata-rata skor pre-test adalah 48,7 dan rata-rata skor post-test adalah 67,1. Artinya, terdapat pengaruh signifikan dari WhatsApp Blast terhadap pencapaian pembelajaran bahasa Inggris mahasiswa. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan jumlah populasi dan sampel yang lebih besar.

Terdapat perbedaan signifikan antara pencapaian pembelajaran bahasa Inggris mahasiswa sebelum dan sesudah menggunakan WhatsApp Blast.Nilai signifikansi sebesar 0,000 menunjukkan kontribusi positif WhatsApp Blast terhadap peningkatan pencapaian tersebut.Rata-rata skor meningkat dari 48,7 menjadi 67,1, menandakan adanya peningkatan sekitar 18,4 poin yang menunjukkan efektivitas WhatsApp Blast sebagai media pembelajaran mandiri yang interaktif dan sesuai kebiasaan mahasiswa masa kini.

Pertama, perlu diteliti apakah efektivitas WhatsApp Blast berbeda antara mahasiswa dengan latar belakang literasi digital yang tinggi dan rendah, untuk memahami sejauh mana kesiapan digital memengaruhi hasil pembelajaran. Kedua, perlu dikaji bagaimana integrasi WhatsApp Blast dengan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan kemampuan menulis akademik dalam bahasa Inggris, karena saat ini fokusnya masih pada tes struktur dan pemahaman. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi penggunaan WhatsApp Blast dalam jangka panjang, termasuk dampaknya terhadap kemandirian belajar dan motivasi, serta potensi kejenuhan penggunaan media yang sama secara terus-menerus. Penelitian lanjutan dapat merancang studi longitudinal yang membandingkan kelompok yang menggunakan WhatsApp Blast secara konsisten dalam satu semester penuh dengan kelompok yang hanya menggunakan sesekali. Selain itu, perlu dianalisis jenis konten apa yang paling efektif—apakah video singkat, kuis interaktif, atau teks berstruktur—dalam mempertahankan keterlibatan dan hasil belajar. Penelitian juga bisa menguji adaptasi WhatsApp Blast untuk keterampilan berbicara, yang belum dieksplorasi dalam penelitian ini, melalui tugas rekaman suara atau diskusi berbasis suara. Temuan dari penelitian ini dapat membantu pendidik merancang strategi multiliterasi digital yang lebih holistik dan berkelanjutan.

  1. MODEL MULTILITERASI DALAM PERKULIAHAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA | LITERA. model perkuliahan... journal.uny.ac.id/index.php/litera/article/view/1582MODEL MULTILITERASI DALAM PERKULIAHAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA LITERA model perkuliahan journal uny ac index php litera article view 1582
  2. THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ LEARNING STRATEGY AND STUDENTS’ ENGLISH ACHIEVEMENT TO... ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/jetall/article/view/7360THE CORRELATION BETWEEN STUDENTSAo LEARNING STRATEGY AND STUDENTSAo ENGLISH ACHIEVEMENT TO ppjp ulm ac journal index php jetall article view 7360
Read online
File size613.46 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test