UMGUMG

Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri ProduksiMatrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi

Produksi garam merupakan kegiatan ekonomi penting bagi masyarakat pesisir, terutama di Pulau Madura yang dikenal sebagai salah satu pusat produksi garam di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Sampang. Namun, metode produksi tradisional yang mengandalkan penguapan air laut oleh sinar matahari sering menghasilkan garam dengan tingkat kemurnian yang belum optimal. Kondisi cuaca yang berubah-ubah serta keberadaan mineral pengotor menyebabkan kualitas garam menurun sehingga nilai jualnya relatif rendah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta mengevaluasi alat rekristalisasi garam yang dilengkapi dengan skimmer untuk meningkatkan kualitas garam rakyat. Metode penelitian menggunakan eksperimen faktorial dengan variasi temperatur pemanasan (110°C dan 120°C), konsentrasi larutan garam (15% dan 20%), serta waktu perebusan (1–2 jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi terbaik diperoleh pada suhu 110°C, konsentrasi 15%, dan waktu pemanasan 2 jam dengan kemurnian NaCl sebesar 98,32%. Sistem yang dirancang memiliki potensi kapasitas produksi sekitar 306.000 kg garam per tahun dan secara ekonomi dinilai layak untuk dikembangkan.

Proses rekristalisasi terbukti mampu meningkatkan mutu garam dengan cara menurunkan kandungan pengotor serta meningkatkan kemurnian natrium klorida (NaCl).Kondisi operasi yang memberikan hasil paling optimal diperoleh pada temperatur pemanasan larutan 110°C dengan konsentrasi sebesar 15% dan waktu perebusan selama 2 jam, yang menghasilkan kadar NaCl mencapai 98,32%.Peralatan rekristalisasi yang dirancang memiliki kemampuan produksi yang cukup tinggi, yaitu sekitar 306.Hasil evaluasi aspek finansial menunjukkan bahwa usaha pengolahan garam melalui proses rekristalisasi memiliki prospek menguntungkan dan layak untuk dikembangkan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan sumber energi terbarukan seperti tenaga surya untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dalam proses pemanasan. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang dari sistem skimmer terhadap efektivitas pemisahan pengotor dalam skala produksi besar. Terakhir, penelitian juga bisa membandingkan metode rekristalisasi dengan teknik purifikasi garam lainnya untuk mengevaluasi potensi peningkatan kualitas dan efisiensi secara lebih komprehensif.

Read online
File size981.08 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test