WIRARAJAWIRARAJA

Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan)Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan)

Anemia pada remaja perempuan menjadi masalah kesehatan yang signifikan, terutama di wilayah Banten, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek konsumsi sari kacang hijau (mung bean juice) dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja perempuan. Metode yang digunakan adalah penelitian analitis pre-eksperimen satu kelompok pre-test post-test dengan total sampling sebanyak 12 responden. Hasil analisis paired t-test menunjukkan peningkatan rata-rata kadar hemoglobin dari 14,317 g/dL sebelum pemberian sari kacang hijau menjadi 15,117 g/dL setelah 7 hari konsumsi, dengan nilai p = 0,002 yang menunjukkan signifikan secara statistik. Temuan ini mendukung hipotesis bahwa sari kacang hijau dapat berfungsi sebagai terapi fitoterapi non-farmakologi untuk memerangi anemia pada remaja perempuan. Sehingga, disarankan agar remaja perempuan secara rutin mengonsumsi sari kacang hijau sebagai bagian dari strategi pencegahan anemia.

Pemberian sari kacang hijau berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja perempuan.Remaja perempuan diharapkan memiliki pemahaman dan kesadaran nutrisi untuk mencegah anemia serta didorong untuk rutin mengonsumsi sari kacang hijau.

Pertama, lakukan studi longitudinal dengan sampel lebih besar dan durasi lebih lama untuk menilai efek jangka panjang sari kacang hijau pada kadar hemoglobin serta keseimbangan mineral lain. Kedua, eksplorasi hubungan antara dosis konsentrasi sari kacang hijau, frekuensi konsumsi, dan faktor pendukung seperti asupan vitamin C, guna mengoptimalkan bioavailabilitas zat besi. Ketiga, integrasikan intervensi edukasi nutrisi yang melibatkan keluarga dan sekolah untuk meningkatkan pemahaman serta pola konsumsi sari kacang hijau di kalangan remaja perempuan, dan ukur dampaknya pada prevalensi anemia dalam jangka pendek dan panjang.

Read online
File size556.88 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test