SIDUCATSIDUCAT

DAWUH : Islamic Communication JournalDAWUH : Islamic Communication Journal

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh modernisasi terhadap perubahan sosial serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat. Tujuan selanjutnya adalah mengungkap dan menjelaskan nilai-nilai positif yang terkandung dalam modernisasi dan perubahan sosial. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan ditentukan melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara bertahap, meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengaruh modernisasi terhadap perubahan sosial, yaitu cara berpikir ilmiah dan perubahan gaya hidup. Awalnya masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari memanfaatkan lingkungan alam sekitar. Namun, dengan masuknya modernisasi mereka mulai mengikuti gaya hidup yang menjadi ciri masyarakat modern. Beberapa faktor yang mendukung terjadinya modernisasi dan perubahan sosial, yaitu masyarakat yang heterogen, ketidakpuasan dalam berbagai bidang kehidupan, dan perspektif manusia yang harus meningkatkan standar hidup. Sedangkan faktor penghambat, yaitu sikap yang masih tradisional, munculnya rasa takut terhadap goyahnya integrasi, serta prasangka buruk terhadap unsur budaya asing. Pengaruh modernisasi terhadap masyarakat di Desa Tanjung bersifat positif dan negatif. Pengaruh positif modernisasi terlihat pada beberapa bidang, yaitu bidang pendidikan, ekonomi, sosial-budaya. Sementara itu, masyarakat Desa Namlea selalu meyakini bahwa segala sesuatu dapat dihitung.

Pengaruh modernisasi terhadap perubahan sosial di Desa Tanjung meliputi cara berpikir ilmiah dan perubahan gaya hidup.Faktor pendukung perubahan sosial meliputi masyarakat heterogen, ketidakpuasan dalam berbagai aspek kehidupan, dan pandangan untuk meningkatkan standar hidup, sementara faktor penghambatnya adalah sikap tradisional, rasa takut terhadap gangguan integrasi, serta prasangka terhadap budaya asing.Modernisasi memberikan pengaruh positif di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial-budaya, namun juga menimbulkan dampak negatif seperti ketimpangan sosial, erosi budaya lokal, dan demoralisasi.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana masyarakat Desa Tanjung dapat mengadopsi nilai-nilai modern tanpa kehilangan jati diri budaya lokal, dengan fokus pada strategi pelestarian budaya tradisional di tengah arus globalisasi. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bentuk konsumsi masyarakat pesisir pasca-modernisasi: apakah pola konsumsi yang muncul merupakan hasil dari kesejahteraan yang meningkat atau justru menciptakan beban ekonomi baru yang berkelanjutan. Ketiga, diperlukan studi mendalam mengenai efektivitas program pemberdayaan masyarakat oleh BumDes dalam membentuk mental wirausaha, terutama pada generasi muda, serta bagaimana program ini dapat dirancang ulang untuk lebih mengakomodasi nilai-nilai lokal dan kemandirian ekonomi. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memberikan pendekatan yang lebih holistik terhadap dinamika perubahan sosial, sekaligus menawarkan landasan ilmiah untuk intervensi sosial yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di wilayah pesisir yang sedang mengalami transformasi cepat.

Read online
File size443.44 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test