SIDUCATSIDUCAT

DAWUH : Islamic Communication JournalDAWUH : Islamic Communication Journal

Interaksi antaragama dalam lingkaran persahabatan Generasi Z (Gen Z) merupakan fenomena yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana persahabatan antaragama memengaruhi pembentukan identitas sosial yang inklusif dan toleran. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan wawancara terhadap responden Gen Z yang pernah mengalami interaksi antaragama, khususnya dalam lingkaran persahabatan, digunakan. Hasil menunjukkan bahwa media sosial berperan signifikan dalam menciptakan ruang diskusi inklusif. Gen Z menunjukkan tingkat kesadaran multikultural yang tinggi, menerima dan menghargai perbedaan keagamaan, walau masih menghadapi prasangka awal dan pengetahuan terbatas. Pengalaman persahabatan antaragama terbukti mendorong pembentukan karakter yang lebih terbuka, inklusif, dan empatik.

Pengalaman interaksi antaragama dalam persahabatan Gen Z berperan penting dalam membentuk identitas sosial yang lebih inklusif dan toleran.Media sosial menyediakan ruang terbuka untuk diskusi keagamaan, memfasilitasi pemahaman lintas budaya, dan mendorong penerimaan perbedaan.Namun, tantangan masih ada, termasuk prasangka awal, keterbatasan pengetahuan keagamaan, dan hambatan komunikasi ketika menjelaskan keyakinan pribadi, sehingga kesempatan untuk memperdalam toleransi dan empati tetap perlu ditingkatkan.

Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas platform media sosial tertentu dalam memfasilitasi dialog antaragama di kalangan Gen Z, misalnya dengan mengukur perubahan sikap sebelum dan sesudah partisipasi dalam komunitas online multikultural. Kedua, studi longitudinal dapat dilaksanakan untuk menilai dampak jangka panjang persahabatan antaragama terhadap perkembangan karakter dan identitas sosial individu, memperhatikan faktor-faktor seperti frekuensi interaksi dan kedalaman diskusi keagamaan. Ketiga, penelitian perlu mengeksplorasi peran pendidikan formal dan program pembelajaran tentang toleransi dalam memperkuat kemampuan komunikasi inklusif, dengan membandingkan hasil antara pemuda yang terlibat aktif dalam kegiatan interfaith di sekolah atau kampus dan yang tidak.

  1. Kesadaran multikultural generasi Z dan implikasinya pada pendidikan | Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah... doi.org/10.21831/hum.v22i1.49102Kesadaran multikultural generasi Z dan implikasinya pada pendidikan Humanika Kajian Ilmiah Mata Kuliah doi 10 21831 hum v22i1 49102
Read online
File size468.33 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test