UINSUNAUINSUNA

Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial AgamaAl Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial Agama

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi dan kebiasaan masyarakat pada hari raya besar antar umat beragama di Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berdasarkan hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi, serta pendekatan sosiologi dengan studi cross-sectional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kunjungan antar umat beragama terkhususnya oleh setiap keluarga masih terikat kental dengan tali persaudaraan namun mempunyai jarak dan batasan dari masing-masing agamanya. Kemudian, adanya sebab-sebab hukum dan akibat hukum yang terjadi dari hukum adat kunjungan ketika hari-hari besar keagamaan yang dalam lingkup lebih kecil yaitu keluarga yang secara otomatis akan mempengaruhi interaksi masyarakat Sulawesi Utara.

Pada hakikatnya semua silaturahim antar umat beragama perlu dieratkan dan dilestarikan secara turun menurun, perihal terkait perbedaan agama dalam satu keluarga kemudian menimbulkan sebab dan akibat dari hukum adat yang diterapkan, alangkah lebih baiknya agar dapat disesuaikan dengan kondisi dan perubahan zaman agar efek negatif yang diakibatkan dari hukum adat tersebut tidak meraja lela.Jadi hanya efek positif saja yang akan terasa bila di berlakukannya Hukum adat tersebut.Dewasa ini yang harus dilakukannya, menghilangkan kebiasaan tidak saling mengunjungi apa bila salah satu keluarga tidak berkesempatan atau tidak mengunjungi keluarga yang lainnya pada saat perayaan hari raya besar dari masing-masing agama keluarganya.Kemudian mempererat hubungan antar keluarga melalui beberapa aktifitas pada saat semua keluarga terkumpul, karena dari aktifitas tersebut akan membuat kenangan dan dari kenangan akan lahirlah sebuah kerinduan, dari sebuah rindu yang tidak se mu akan memberikan stimulasi untuk saling bertemu dan pada akhirnya bermuara pada aktualisasi kebiasaan yang akan menjadi hukum adat nan lebih baik lagi.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam memfasilitasi interaksi antar umat beragama di Sulawesi Utara, khususnya dalam konteks kunjungan lintas keluarga. Hal ini penting untuk memahami bagaimana kepemimpinan agama dan sosial dapat memperkuat kohesi sosial dan mengurangi potensi konflik. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur tingkat toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Sulawesi Utara, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Data kuantitatif dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kondisi sosial di wilayah tersebut. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menelusuri perubahan dalam praktik kunjungan lintas keluarga dari waktu ke waktu, serta dampaknya terhadap hubungan sosial dan identitas keagamaan. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana tradisi dan norma sosial beradaptasi dengan perubahan sosial dan demografis.

Read online
File size259.38 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test