IJBLEIJBLE
International Journal of Business, Law, and EducationInternational Journal of Business, Law, and EducationCareer Self-Efficacy adalah keyakinan individu dalam kemampuannya untuk merencanakan dan mencapai tujuan karier, yang sangat penting karena dapat memengaruhi prestasi akademik dan perencanaan masa depan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang dinamika Career Self-Efficacy pada seorang siswa yang mempertahankan prestasi akademik sambil juga bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan subjek yang diidentifikasi sebagai D.Z atau N. Penelitian ini dilakukan di rumah N di Desa Banyuanyar Tengah dan di SMPN 2 Gending. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipan, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman, yang mencakup reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Temuan mengungkapkan bahwa Career Self-Efficacy subjek dibentuk melalui interaksi berbagai faktor seperti minat, motivasi, pengaturan diri, penentuan diri, dan kebiasaan, yang semuanya berfungsi sebagai pengalaman belajar. Subjek mampu mempertahankan kinerja akademik dan memiliki arah karier yang jelas berkat self-efficacy yang tinggi, strategi adaptif dalam menghadapi tantangan, dan dukungan yang kuat dari keluarga dan sekolah. Penelitian ini merekomendasikan eksplorasi lebih lanjut tentang dinamika Career Self-Efficacy pada siswa dari berbagai latar belakang ekonomi dan jenis pekerjaan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dinamika Career Self-Efficacy pada siswa bekerja mencerminkan proses internal dan eksternal yang saling terkait yang mendukung prestasi dan perencanaan karier mereka.Subjek N mampu mempertahankan prestasi akademik dan non-akademik meskipun ada kendala waktu karena membantu ekonomi keluarga dengan berjualan pentol dan bensin eceran.Career Self-Efficacy pada N terbentuk melalui berbagai aspek penting, yaitu minat, pengaturan diri, motivasi, dukungan kontekstual, penentuan diri, aspirasi diri, dan kebiasaan.Minat subjek dalam kewirausahaan, kegiatan keagamaan, dan organisasi sekolah berkembang sejak usia dini melalui pengalaman nyata.Ia juga memiliki keterampilan pengaturan diri yang baik, yang terbukti dalam disiplinnya mengelola waktu untuk belajar, bekerja, dan berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan.Motivasi N berasal dari dalam, seperti keinginan untuk membahagiakan ibunya, mencapai kesuksesan, dan meningkatkan kondisi ekonomi keluarganya, serta faktor eksternal seperti dukungan dari tokoh inspiratif dan program sekolah seperti P5.Dukungan kontekstual dari keluarga, guru, teman sebaya, dan program sekolah semakin memperkuat kepercayaan diri N dalam menetapkan tujuan karier.Aspirasi N sangat jelas, yaitu menjadi seorang pengusaha sukses dan membahagiakan keluarganya, yang menjadi landasan bagi setiap keputusan yang diambilnya.Selain itu, kebiasaan positif yang terbentuk sejak usia dini, seperti berjualan, menyelesaikan tugas tepat waktu, dan menjaga hubungan sosial yang baik, memperkuat karakternya sebagai individu yang tangguh dan mandiri.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperluas pemahaman tentang dinamika Career Self-Efficacy pada siswa bekerja. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor budaya dan norma sosial memengaruhi perkembangan Career Self-Efficacy pada siswa dari berbagai latar belakang etnis dan agama. Hal ini penting karena nilai-nilai dan harapan budaya dapat secara signifikan memengaruhi pilihan karier dan tingkat kepercayaan diri siswa. Kedua, penelitian dapat menyelidiki peran teknologi dan media sosial dalam membentuk Career Self-Efficacy siswa. Dengan semakin banyaknya siswa yang menggunakan platform digital untuk mencari informasi dan membangun jaringan, penting untuk memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi mereka dalam mengejar tujuan karier. Ketiga, penelitian dapat menguji efektivitas intervensi berbasis sekolah yang dirancang untuk meningkatkan Career Self-Efficacy pada siswa bekerja. Intervensi ini dapat mencakup program mentoring, lokakarya pengembangan karier, dan kegiatan ekstrakurikuler yang berfokus pada pengembangan keterampilan kepemimpinan dan kewirausahaan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi Career Self-Efficacy pada siswa bekerja dan mengembangkan strategi yang efektif untuk mendukung kesuksesan mereka di masa depan.
| File size | 285.57 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IJBLEIJBLE These findings align with evidence that trust in electric vehicles depends more on product quality and reliability than on marketing communication. ByThese findings align with evidence that trust in electric vehicles depends more on product quality and reliability than on marketing communication. By
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Siswa dengan kecemasan rendah menunjukkan rasa percaya diri, konsentrasi, dan keberhasilan dalam seluruh tahapan, sementara siswa dengan kecemasan sedangSiswa dengan kecemasan rendah menunjukkan rasa percaya diri, konsentrasi, dan keberhasilan dalam seluruh tahapan, sementara siswa dengan kecemasan sedang
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Self‑efficacy terbukti menjadi mediator utama dalam hubungan antara Integrated E‑Modules dan Body Spa Skills, sementara Learning Motivation tidak menunjukkanSelf‑efficacy terbukti menjadi mediator utama dalam hubungan antara Integrated E‑Modules dan Body Spa Skills, sementara Learning Motivation tidak menunjukkan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Temuan ini menekankan pentingnya meningkatkan self-efficacy siswa untuk memaksimalkan dampak literasi digital, kemandirian, dan motivasi terhadap teoriTemuan ini menekankan pentingnya meningkatkan self-efficacy siswa untuk memaksimalkan dampak literasi digital, kemandirian, dan motivasi terhadap teori
IJBLEIJBLE Berdasarkan analisis yang disajikan, dapat disimpulkan bahwa Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2020 berakar pada nilai-nilai filosofis Pancasila danBerdasarkan analisis yang disajikan, dapat disimpulkan bahwa Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2020 berakar pada nilai-nilai filosofis Pancasila dan
IJBLEIJBLE The study reveals a rich system of traditional Javanese measurement embedded within the 19th-century cultural context of Sĕrat Cĕnthini. Sixteen measurementThe study reveals a rich system of traditional Javanese measurement embedded within the 19th-century cultural context of Sĕrat Cĕnthini. Sixteen measurement
IJBLEIJBLE Dari ketiga faktor tersebut, ketahanan keuangan muncul sebagai yang paling berpengaruh, menegaskan peran kritis persiapan strategis, adaptabilitas, danDari ketiga faktor tersebut, ketahanan keuangan muncul sebagai yang paling berpengaruh, menegaskan peran kritis persiapan strategis, adaptabilitas, dan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Model pembelajaran berbasis masalah efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy siswa sekolah dasar. Model pembelajaranModel pembelajaran berbasis masalah efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy siswa sekolah dasar. Model pembelajaran
Useful /
IJBLEIJBLE Artikel ini menganalisis konstruksi hukum ecocide di Indonesia menggunakan teori Prinsip Kehati-hatian sebagai pisau analitis untuk mengeksplorasi apakahArtikel ini menganalisis konstruksi hukum ecocide di Indonesia menggunakan teori Prinsip Kehati-hatian sebagai pisau analitis untuk mengeksplorasi apakah
IJBLEIJBLE Namun, dalam praktiknya, penyampaian layanan perawatan berkualitas tinggi masih terhambat oleh keberadaan perilaku tidak perawatan dalam perawatan pasien.Namun, dalam praktiknya, penyampaian layanan perawatan berkualitas tinggi masih terhambat oleh keberadaan perilaku tidak perawatan dalam perawatan pasien.
IJBLEIJBLE A strong relationship is believed to enhance cooperation, strengthen interactions, reduce transaction costs, and guarantee a stable market. Corporate governanceA strong relationship is believed to enhance cooperation, strengthen interactions, reduce transaction costs, and guarantee a stable market. Corporate governance
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Hasil menunjukkan bahwa kulit pisang dengan konsentrasi NaOH 4% menghasilkan kertas dengan karakteristik terbaik: gramatur 120 g/m², ketahanan sobek 3,5Hasil menunjukkan bahwa kulit pisang dengan konsentrasi NaOH 4% menghasilkan kertas dengan karakteristik terbaik: gramatur 120 g/m², ketahanan sobek 3,5