STKIPSILIWANGISTKIPSILIWANGI
Eltin Journal : Journal of English Language Teaching in IndonesiaEltin Journal : Journal of English Language Teaching in IndonesiaKemampuan berbicara tetap menjadi tantangan utama dalam pengajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) di sekolah menengah Indonesia, di mana siswa sering menghadapi kecemasan, input terbatas, dan sedikit kesempatan untuk praktik bermakna. Studi ini mengeksaminasi efektivitas integrasi Pembelajaran Berbasis Tugas (TBLT), Siklus Pembelajaran dan Pengajaran (TLC), serta Pembelajaran Bahasa Berbantuan Mobile (MALL) untuk meningkatkan kinerja berbicara dan persepsi pembelajar. Dilakukan sebagai proyek Penelitian Aksi Kelas (CAR) dalam dua siklus dengan 42 siswa kelas delapan, studi ini menggunakan rubrik analitis yang mengevaluasi kelancaran, kosakata, pengucapan, dan kepercayaan diri, diperkuat oleh jurnal reflektif dan wawancara semi-terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan secara statistik di semua domain (p < 0,05), dengan peningkatan terbesar di kelancaran dan kepercayaan diri. Siswa menghubungkan peningkatan ini dengan platform digital: YouTube menyediakan model otentik, Canva mendukung perencanaan kolaboratif, dan Instagram menawarkan audiens nyata yang meningkatkan motivasi. Data kualitatif mengungkapkan tema perkembangan linguistik, keterlibatan afektif, dan mediasi digital, mengonfirmasi bahwa teknologi tidak hanya mendukung hasil yang terukur tetapi juga meningkatkan motivasi dan keinginan untuk berkomunikasi. Meskipun ada tantangan dalam kosakata dan pengucapan, temuan menunjukkan bahwa mengintegrasikan instruksi eksplisit dengan mediasi digital dapat mengatasi celah ini dan menyediakan model berkelanjutan untuk pedagogi EFL dalam konteks yang terhubung secara digital tetapi terbatas sumber dayanya.
Studi ini menunjukkan bahwa integrasi Pembelajaran Berbasis Tugas (TBLT), Siklus Pembelajaran dan Pengajaran (TLC), serta Pembelajaran Bahasa Berbantuan Mobile (MALL) dapat secara signifikan meningkatkan kinerja berbicara siswa EFL di sekolah menengah.Peningkatan yang teramati dalam kelancaran, kosakata, pengucapan, dan kepercayaan diri memvalidasi asumsi bahwa otentisitas tugas, scaffolding terstruktur, dan mediasi digital bekerja sinergis untuk mendukung perkembangan linguistik dan afektif.Namun, peningkatan yang relatif moderat dalam kosakata dan pengucapan menunjukkan bahwa tugas berbasis teknologi harus didukung oleh pengulangan eksplisit leksikal dan pelatihan kesadaran fonologis untuk mengoptimalkan akurasi linguistik.Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan TBLT yang diperkuat oleh teknologi dapat mengatasi tantangan umum dalam kelas EFL Indonesia, seperti eksposur terbatas terhadap Bahasa Inggris dan kecemasan berbicara.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi eksplisit untuk meningkatkan kosakata dan pengucapan melalui integrasi teknologi, seperti penggunaan aplikasi AI untuk umpan balik fonologis. Selain itu, perlu diexplore dampak jangka panjang dari penggunaan platform digital seperti Instagram dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Penelitian juga bisa membandingkan efektivitas pendekatan TBLT-TLC-MALL di berbagai konteks sosio-ekonomi di Indonesia untuk memahami adaptabilitasnya secara luas.
- Benefits and challenges of doing task-based language teaching in Indonesia: Teachers’ perception... ejournal.umm.ac.id/index.php/kembara/article/view/15805Benefits and challenges of doing task based language teaching in Indonesia TeachersAo perception ejournal umm ac index php kembara article view 15805
- The Implementation of Teaching Speaking Using Task-Based Approach in Indonesian Secondary School EFL... doi.org/10.30762/ireell.v2i1.2812The Implementation of Teaching Speaking Using Task Based Approach in Indonesian Secondary School EFL doi 10 30762 ireell v2i1 2812
- Capturing the teaching of English oral skills in an Indonesian university: classroom activities and pedagogical... doi.org/10.23971/jefl.v13i2.6466Capturing the teaching of English oral skills in an Indonesian university classroom activities and pedagogical doi 10 23971 jefl v13i2 6466
- THE EFFECT OF USING CANVA MEDIA ON STUDENTS' LEARNING INTERESTS AND LEARNING OUTCOMES IN THE INDONESIAN... doi.org/10.52208/klasikal.v6i3.1245THE EFFECT OF USING CANVA MEDIA ON STUDENTS LEARNING INTERESTS AND LEARNING OUTCOMES IN THE INDONESIAN doi 10 52208 klasikal v6i3 1245
| File size | 384.76 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Di sisi lain, media digital berperan penting dalam memberikan proses pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sejalan dengan perkembangan teknologiDi sisi lain, media digital berperan penting dalam memberikan proses pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sejalan dengan perkembangan teknologi
IDEBAHASAIDEBAHASA Untuk lebih memahami kritik tersebut, diperlukan penyelidikan tentang karakteristik umum studi TPACK dalam konteks EFL. Tulisan ini merupakan kajian pustakaUntuk lebih memahami kritik tersebut, diperlukan penyelidikan tentang karakteristik umum studi TPACK dalam konteks EFL. Tulisan ini merupakan kajian pustaka
SASTRA UNESSASTRA UNES Wawancara dan kuesioner mendukung temuan kuantitatif, menunjukkan persepsi positif siswa terhadap pengulangan audio sebagai alat bantu belajar yang berguna.Wawancara dan kuesioner mendukung temuan kuantitatif, menunjukkan persepsi positif siswa terhadap pengulangan audio sebagai alat bantu belajar yang berguna.
TEFLINTEFLIN Siswa menunjukkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan antarbudaya yang penting, serta menggunakan berbagai strategi komunikasi untuk mengatasi tantanganSiswa menunjukkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan antarbudaya yang penting, serta menggunakan berbagai strategi komunikasi untuk mengatasi tantangan
ABULYATAMAABULYATAMA Data kuantitatif menunjukkan perbedaan signifikan, sementara data kualitatif mengungkap peningkatan kepercayaan diri, keterlibatan, dan penggunaan bahasaData kuantitatif menunjukkan perbedaan signifikan, sementara data kualitatif mengungkap peningkatan kepercayaan diri, keterlibatan, dan penggunaan bahasa
ICJAMBIICJAMBI Namun, penelitian tambahan diperlukan untuk mengeksplorasi psikologi pembelajar dalam kelas bahasa Inggris untuk meningkatkan efektivitas pengajaran. PenelitianNamun, penelitian tambahan diperlukan untuk mengeksplorasi psikologi pembelajar dalam kelas bahasa Inggris untuk meningkatkan efektivitas pengajaran. Penelitian
UNISMUHUNISMUH Meskipun demikian, kurang dari separuh siswa memanfaatkan teknologi untuk tujuan akademik, meski 92% memiliki akses ke teknologi di rumah. Penelitian iniMeskipun demikian, kurang dari separuh siswa memanfaatkan teknologi untuk tujuan akademik, meski 92% memiliki akses ke teknologi di rumah. Penelitian ini
UNWIRUNWIR Siswa merasa lebih nyaman belajar dalam kelompok kecil karena mereka bebas untuk bekerja, belajar sambil bercanda dengan teman-temannya tanpa merasa adaSiswa merasa lebih nyaman belajar dalam kelompok kecil karena mereka bebas untuk bekerja, belajar sambil bercanda dengan teman-temannya tanpa merasa ada
Useful /
STKIPSILIWANGISTKIPSILIWANGI Metode deskriptif kualitatif digunakan, melibatkan guru bahasa Inggris dan siswa kelas XI di MAS An-Nur Tangkit sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkanMetode deskriptif kualitatif digunakan, melibatkan guru bahasa Inggris dan siswa kelas XI di MAS An-Nur Tangkit sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan
STKIPSILIWANGISTKIPSILIWANGI Analisis regresi lebih lanjut menunjukkan bahwa semua aspek penulisan yang dinilai berkontribusi secara signifikan terhadap kinerja post-test, dengan pilihanAnalisis regresi lebih lanjut menunjukkan bahwa semua aspek penulisan yang dinilai berkontribusi secara signifikan terhadap kinerja post-test, dengan pilihan
IDEBAHASAIDEBAHASA Proses pembentukan karya ini bersifat reaksi (reception) terhadap penerimaan karya masa lalu. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan reaksi untuk menilaiProses pembentukan karya ini bersifat reaksi (reception) terhadap penerimaan karya masa lalu. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan reaksi untuk menilai
YP3AYP3A Jumlah perusahaan yang dijadikan sampel dalam penelitian ini sebanyak 19 (sembilan belas) perusahaan dengan periode penelitian selama 5 (lima) tahun, sehinggaJumlah perusahaan yang dijadikan sampel dalam penelitian ini sebanyak 19 (sembilan belas) perusahaan dengan periode penelitian selama 5 (lima) tahun, sehingga