ICJAMBIICJAMBI

Jurnal Bina Ilmu CendekiaJurnal Bina Ilmu Cendekia

Kompleksitas tata bahasa Inggris menimbulkan tantangan bagi pembelajar bahasa, yang menyebabkan berbagai kesalahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menyelidiki kategori kesalahan tata bahasa yang dibuat oleh 138 siswa dan penyebab kesalahan tersebut. Penelitian mengumpulkan data kualitatif melalui kuesioner dan tugas yang diselesaikan oleh siswa. Temuan mengungkapkan lima area utama di mana siswa mengalami kesulitan dengan kesalahan tata bahasa: frasa kata benda, frasa kata kerja, urutan kata, transformasi, dan konstruksi kata kerja dan kata kerja. Kesalahan-kesalahan ini berasal dari berbagai faktor, termasuk interferensi (25,80%), overgeneralization (87,09%), kesalahan kinerja (96,77%), penanda kompetensi transisi (80,64%), strategi komunikasi (64,51%), dan kesalahan yang disebabkan guru (67,75%). Terutama, kesalahan kinerja memiliki dampak terbesar. Namun, penelitian tambahan diperlukan untuk mengeksplorasi psikologi pembelajar dalam kelas bahasa Inggris untuk meningkatkan efektivitas pengajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan bagi bidang linguistik terapan, khususnya dalam memahami kesalahan tata bahasa yang dibuat oleh pembelajar bahasa asing. Kontribusi ini memperkuat gagasan bahwa analisis kesalahan tidak hanya penting untuk mengevaluasi kemajuan pembelajar, tetapi juga berfungsi sebagai alat diagnostik untuk meningkatkan metode pengajaran dan mengembangkan materi instruksional yang lebih efektif dan akurat.

Ada lima kategori kesalahan tata bahasa yang dibuat oleh siswa EFL, yaitu frasa kata benda, frasa kata kerja, urutan kata, transformasi, dan konstruksi kata kerja dan kata kerja.Di antara kategori-kategori tersebut, kesulitan terbesar siswa kelas sebelas dalam menulis teks ekspositori adalah pada frasa kata benda dan frasa kata kerja.Kesalahan tata bahasa siswa pada frasa kata benda meliputi determiner, nominalisasi, penghilangan akhiran -s/-es, dan preposisi, sedangkan kesalahan tata bahasa siswa pada frasa kata kerja mencakup penghilangan kata kerja dan kesesuaian subjek dan kata kerja.Kesalahan-kesalahan ini disebabkan oleh interferensi, overgeneralization, kesalahan kinerja, penanda kompetensi transisi, strategi komunikasi dan asimilasi, serta kesalahan yang disebabkan guru.Di antara enam penyebab tersebut, kesalahan kinerja memiliki pengaruh terbesar.Namun, mungkin ada penyebab yang lebih besar yang terkait dengan faktor internal siswa.Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan, seperti mencari tahu psikologi pembelajar dalam kelas bahasa Inggris untuk meningkatkan pengajaran bahasa Inggris.

Untuk meningkatkan pengajaran bahasa Inggris, penting untuk memahami psikologi pembelajar dalam kelas bahasa Inggris. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki faktor-faktor internal yang mempengaruhi kinerja siswa dalam menulis teks ekspositori. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi pengajaran yang efektif dalam mengatasi kesalahan tata bahasa yang umum terjadi. Dengan memahami penyebab kesalahan dan mengembangkan strategi pengajaran yang sesuai, pengajaran bahasa Inggris dapat menjadi lebih efektif dan membantu siswa mencapai kemajuan dalam penguasaan bahasa Inggris.

  1. Grammatical Errors in the Expository Texts of Eleventh Grade EFL Students at MA Al-Asy’ari Diwek... doi.org/10.46838/jbic.v6i1.741Grammatical Errors in the Expository Texts of Eleventh Grade EFL Students at MA Al AsyAoari Diwek doi 10 46838 jbic v6i1 741
Read online
File size602.62 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test