UNIVSMUNIVSM
Jurnal Ilmu Pendidikan DasarJurnal Ilmu Pendidikan DasarPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SDN 13 Popai. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya capaian hasil belajar siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), kurangnya partisipasi siswa selama proses pembelajaran, serta dominannya metode pembelajaran yang berpusat pada guru dan kurang efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest. Seluruh siswa kelas V yang berjumlah 22 orang menjadi subjek dalam penelitian ini. Instrumen pengumpulan data meliputi tes kognitif (pretest dan posttest) serta dokumentasi kegiatan selama penelitian berlangsung. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan uji Wilcoxon untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan model Group Investigation memberikan dampak positif yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Wilcoxon yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, lebih kecil dari batas signifikan 0,05. Dengan demikian, hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 13 Popai, karena mampu meningkatkan keaktifan, pemikiran kritis, serta kerja sama antar siswa selama proses pembelajaran.
Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) terbukti memiliki dampak yang signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 13 Popai.Model ini mampu meningkatkan keaktifan, keterlibatan, dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.Dengan demikian, model GI dapat menjadi alternatif yang tepat untuk digunakan oleh guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan, khususnya dalam mata pelajaran IPAS yang menuntut pemahaman lintas.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak model Group Investigation (GI) pada siswa dengan latar belakang sosial ekonomi berbeda, seperti menggabungkan data dari sekolah di wilayah perkotaan dan pedesaan untuk melihat perbedaan respons siswa. Selain itu, peneliti bisa mengeksplorasi penggunaan teknologi digital sebagai alat pendukung dalam model GI, misalnya dengan memanfaatkan platform kolaborasi online untuk meningkatkan interaksi dan partisipasi siswa. Terakhir, penelitian dapat menggali lebih dalam tentang kemampuan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa setelah menerapkan model GI, dengan menggabungkan instrumen penilaian kualitatif seperti wawancara atau observasi langsung selama proses pembelajaran.
- PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA |... ojs3.unpatti.ac.id/index.php/jupitek/article/view/1855PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA ojs3 unpatti ac index php jupitek article view 1855
- Light Desynchronosis and Health. L&E 27 (3) 2019. light health subscription archive us mission history... Doi.Org/10.33383/2018-120Light Desynchronosis and Health L E 27 3 2019 light health subscription archive us mission history Doi Org 10 33383 2018 120
| File size | 587.32 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Hal ini dapat dibuktikan secara empiris dengan menemukan bahwa kemajuan siswa dan alumni Pesantren Darussalam di Blokagung Banyuwangi memiliki peran pentingHal ini dapat dibuktikan secara empiris dengan menemukan bahwa kemajuan siswa dan alumni Pesantren Darussalam di Blokagung Banyuwangi memiliki peran penting
UNIVSMUNIVSM Hasil penelitian mengungkap tiga strategi utama: Pendekatan pembelajaran inovatif seperti Project-Based Learning (PjBL) dan Value Clarification TechniqueHasil penelitian mengungkap tiga strategi utama: Pendekatan pembelajaran inovatif seperti Project-Based Learning (PjBL) dan Value Clarification Technique
UNIMALUNIMAL Penelitian terkait pembelajaran bagi Guru di SMK Bina Bhakti Cilacap. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif.Penelitian terkait pembelajaran bagi Guru di SMK Bina Bhakti Cilacap. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif.
IPTSIPTS Jenis penelitian ini menggunakan PTK (Classroom Action Research). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 100670 HutaimbaruJenis penelitian ini menggunakan PTK (Classroom Action Research). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 100670 Hutaimbaru
IPTSIPTS Pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 83,88 dengan kriteria “Baik dan persentase yang tuntas sebanyak 22 atau 88% peserta didik, dan tidakPada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 83,88 dengan kriteria “Baik dan persentase yang tuntas sebanyak 22 atau 88% peserta didik, dan tidak
IPTSIPTS Hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan signifikan, dengan ketuntasan meningkat dari 52% pada siklus I menjadi 77,16% pada siklus II.metode investigasiHasil belajar siswa menunjukkan peningkatan signifikan, dengan ketuntasan meningkat dari 52% pada siklus I menjadi 77,16% pada siklus II.metode investigasi
IPTSIPTS Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA melalui model Snowball Throwing kelas V SD Negeri 101110 Aek Badak KabupatenPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA melalui model Snowball Throwing kelas V SD Negeri 101110 Aek Badak Kabupaten
UMMAUMMA Hasil belajar Biologi yang diajar dengan model Argument Driven Inquiry pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata pretest 44,24 dengan kategori rendah sedangkanHasil belajar Biologi yang diajar dengan model Argument Driven Inquiry pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata pretest 44,24 dengan kategori rendah sedangkan
Useful /
DIGINUSDIGINUS Analisis data diolah menggunakan Metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM‑PLS) untuk menilai hubungan langsung dan mediasi. HasilnyaAnalisis data diolah menggunakan Metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM‑PLS) untuk menilai hubungan langsung dan mediasi. Hasilnya
DIGINUSDIGINUS Metode penelitian deskriptif kualitatif dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan pemilik usaha dan pekerja produksi, lalu dianalisisMetode penelitian deskriptif kualitatif dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan pemilik usaha dan pekerja produksi, lalu dianalisis
UNIMALUNIMAL Penerapan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) menggunakan simulasi PhET telah terbukti secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, terutama dalamPenerapan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) menggunakan simulasi PhET telah terbukti secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, terutama dalam
UNIVSMUNIVSM Validitas data diuji melalui teknik triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kejelasan penerapan media gambar dalam pembelajaranValiditas data diuji melalui teknik triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kejelasan penerapan media gambar dalam pembelajaran