UPN VeteranUPN Veteran

International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE)International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE)

Nano hidroksiapatit adalah salah satu biomaterial yang terbukti sangat potensial karena kemampuannya untuk berikatan langsung dengan jaringan tulang. Batu kapur dengan kandungan kalsium karbonat sebesar 99,87% digunakan sebagai sumber kalsium untuk sintesis hidroksiapatit yang ekonomis dan berkelanjutan. Metode sol-gel dipilih untuk proses sintesis gelatin in situ karena kemampuannya menghasilkan nanopartikel dengan homogenitas tinggi. Ukuran partikel nanohidroksiapatit dapat meningkatkan rasio luas permukaan ke volume, sehingga mempengaruhi interaksi dengan sel dan jaringan sekitarnya. Gelatin ditambahkan dalam berbagai konsentrasi 10%, 20%, dan 30% sebagai modifikasi inovatif pendukung pertumbuhan sel. Sintesis juga dilakukan pada pH 9, 10, dan 11 untuk mengevaluasi efeknya terhadap pembentukan hidroksiapatit. Kondisi sintesis optimal diperoleh pada konsentrasi gelatin 30% dan pH 10, yang menghasilkan hasil tertinggi sebesar 93,95%. Karakterisasi produk mencakup analisis Fourier Transform Infra-Red, yang menunjukkan adanya kelompok fungsional hidroksiapatit khas (PO₄³-, OH-) dan kelompok karbonat (CO₃²-). Karakterisasi Scanning Electron Microscopy menunjukkan partikel berukuran nano dalam rentang 443-578 nm dengan struktur butiran. Porositas ditemukan sebesar 72,52%, yang membuatnya ideal untuk aplikasi rekayasa jaringan tulang spons.

Studi ini berhasil mengoptimalkan sintesis nano-hidroksiapatit dari batu kapur menggunakan metode sol-gel dengan fokus utama pada efek konsentrasi gelatin dan pH.Melalui serangkaian eksperimen sistematis, studi ini berhasil mengidentifikasi kondisi sintesis optimal yang menghasilkan hasil tertinggi sebesar 93,95% pada konsentrasi gelatin 30% dan pH 10.Karakteristik material yang dihasilkan menunjukkan sintesis nano-hidroksiapatit yang sukses dengan dimensi partikel berkisar antara 443-578 nm, yang sangat cocok untuk aplikasi rekayasa jaringan tulang.Analisis FTIR mengonfirmasi kelompok fungsional khas serupa dengan tulang manusia, sedangkan analisis porosi menunjukkan nilai sebesar 72,52%, yang ideal untuk struktur tulang spons.Kontribusi signifikan penelitian ini terletak pada pemanfaatan batu kapur sebagai sumber kalsium yang ekonomis dan berkelanjutan.Metode sol-gel yang diterapkan terbukti efektif dalam menghasilkan nano-hidroksiapatit dengan karakteristik yang diinginkan.Sebagai prospek penelitian lebih lanjut, disarankan untuk mengeksplorasi biopolimer alternatif selain gelatin, seperti chitosan atau alginat, yang dapat memberikan karakteristik tambahan pada nano-hidroksiapatit.Selain itu, penelitian masa depan dapat mempertimbangkan metode sintesis alternatif seperti hidrotermal atau presipitasi kimia untuk membandingkan kinerja dan karakteristik material hasil.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi biopolimer alternatif seperti chitosan atau alginat, yang dapat memberikan karakteristik tambahan pada nano-hidroksiapatit. Selain itu, metode sintesis alternatif seperti hidrotermal atau presipitasi kimia dapat dibandingkan untuk menilai kinerja dan karakteristik material hasil. Penelitian lebih lanjut juga dapat berfokus pada optimasi proses sol-gel untuk meningkatkan skalabilitas dan efektivitas produksi nano-hidroksiapatit, dengan mempertimbangkan parameter seperti suhu, waktu reaksi, dan reaktor yang digunakan.

Read online
File size374.07 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test