UBBUBB

Equity: Jurnal EkonomiEquity: Jurnal Ekonomi

Inflasi adalah indikator ekonomi yang penting karena menunjukkan kenaikan harga barang dan jasa. Faktor-faktor ekonomi, seperti pasokan uang dan kurs, mempengaruhi laju inflasi di Indonesia. Kedua faktor ini tidak hanya berdampak pada inflasi pada satu titik waktu, tetapi juga sepanjang waktu. Oleh karena itu, penting untuk memprediksi laju inflasi di Indonesia dengan menggunakan pasokan uang dan kurs sebagai variabel input. Penelitian ini menyelidiki pengaruh pasokan uang dan kurs terhadap laju inflasi. Data yang digunakan adalah data bulanan dari tahun 2021 hingga 2023, yang diperoleh dari Bank Indonesia (SEKI BI). Penelitian ini menggunakan teknik Autoregressive Integrated Moving Average dengan Faktor Eksternal (ARIMAX). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ARIMAX (0,2,1) dapat memprediksi inflasi dengan akurat, seperti yang ditunjukkan oleh nilai MAPE sebesar 9,48%. Hasil juga menunjukkan bahwa pasokan uang dan kurs memiliki pengaruh yang signifikan terhadap laju inflasi di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh dampak pandemi COVID-19 di Indonesia, yang menyebabkan efek terbalik dari variabel eksternal. Model ARIMAX dapat menjadi alat yang berharga dan efisien untuk meningkatkan peramalan.

Analisis data menunjukkan bahwa laju inflasi mengikuti pola data dengan ingatan panjang.Data inflasi mengikuti pola ingatan panjang, seperti yang ditunjukkan oleh grafik ACF yang menurun.Data waktu seri untuk laju inflasi dapat dibentuk menjadi model, menghasilkan estimasi parameter yang tepat dan akurasi tinggi, yang menunjukkan hubungan yang erat dengan data aktual.Nilai akurasi yang dihitung mendekati data asli, dengan nilai MAPE sebesar 9,48%.Model ARIMAX memberikan hasil peramalan yang akurat.Model ARIMAX memiliki implikasi penting bagi otoritas kebijakan.Pertama, Bank Indonesia dapat menggunakan model ini untuk kebijakan moneter yang melihat ke depan, seperti menyesuaikan suku bunga atau pasokan uang lebih awal, mengingat bahwa inflasi saat ini dipengaruhi oleh tren historis yang berkelanjutan.Kedua, pemerintah dapat merancang kebijakan fiskal yang lebih responsif (seperti subsidi atau insentif pajak), terutama menghadapi guncangan eksternal, karena model ini mampu memprediksi dampak jangka panjang intervensi kebijakan.Ketiga, stabilitas inflasi yang diprediksi oleh model ini menekankan kebutuhan untuk koordinasi antara BI dan Kementerian Keuangan untuk menghindari kebijakan yang bertentangan, sambil memperkuat sinergi kebijakan dalam menjaga inflasi dalam rentang target.Dengan demikian, hasil ini tidak hanya memperkuat perencanaan makroekonomi tetapi juga mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan.

Untuk mengatasi keterbatasan penelitian ini, studi lanjutan dapat membandingkan kinerja ARIMAX dengan metode machine learning seperti Long Short-Term Memory (LSTM), yang mampu menangkap hubungan nonlinear dan ketergantungan jangka panjang dalam data inflasi. Selain itu, model hibrida yang menggabungkan ARIMAX dengan jaringan saraf (misalnya ARIMAX-NN) dapat dikembangkan dan diuji untuk memanfaatkan keunggulan kedua pendekatan. Penelitian lebih lanjut juga harus memperluas cakupan variabel eksternal dengan memasukkan faktor seperti sentimen pasar, kebijakan fiskal, atau indikator global untuk meningkatkan akurasi prediksi.

  1. Rupiah Exchange Rate Fluctuations in The US Dollar, Purchasing Power Parity Theory and Fisher Effect... journal.uny.ac.id/index.php/nominal/article/view/42982Rupiah Exchange Rate Fluctuations in The US Dollar Purchasing Power Parity Theory and Fisher Effect journal uny ac index php nominal article view 42982
  2. Comparison of the Out-of-Sample Forecast for Inflation Rates in Nigeria Using ARIMA and ARIMAX Models... intechopen.com/chapters/85242Comparison of the Out of Sample Forecast for Inflation Rates in Nigeria Using ARIMA and ARIMAX Models intechopen chapters 85242
  3. Economic Growth and Inflation: Evidence from Indonesia | Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi. economic growth... journal.uinjkt.ac.id/index.php/signifikan/article/view/19848Economic Growth and Inflation Evidence from Indonesia Signifikan Jurnal Ilmu Ekonomi economic growth journal uinjkt ac index php signifikan article view 19848
Read online
File size605.49 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test