UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR
JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah)JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah)Mediasi semakin menjadi alat penyelesaian sengketa non‑adversarial karena lebih hemat biaya, menyelesaikan sengketa dengan lebih cepat, dan memperluas akses ke keadilan. Namun, mediatisasi berbasis teknologi menimbulkan isu hukum dan etika yang lebih kompleks, terutama ketika diterapkan di sistem hukum yang didasarkan pada nilai norma dan agama, seperti ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi teoretis dan normatif terhadap e‑mediasi sebagai inovasi hukum guna penyelesaian sengketa di ekonomi syariah dalam diskursus hukum global. Metode studi kepenulisan hukum (legal doctrinal) menggunakan tiga pendekatan: hukum, konseptual, dan perbandingan normatif. Data utama berupa undang‑undang, peraturan, dan dokumen resmi mengenai e‑mediasi dan e‑court, dengan analisis kualitatif‑normatif. Hasilnya menunjukkan bahwa transformasi mediasi konvensional menjadi e‑mediasi melalui Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2022 merupakan respons yudisial terhadap tantangan disrupsi digital dan peningkatan kasus ekonomi syariah. E‑mediasi memperluas akses ke keadilan dan memberikan penyelesaian sengketa yang efisien, terutama bagi pelaku bisnis dan lembaga. Dari perspektif hukum Islam, e‑mediasi legalisasi oleh prinsip maqasid al‑sharīah, khususnya keadilan (ʿadālah), perlindungan harta (ḥifẓ al‑māl), sukarela, perdamaian, dan kepentingan umum (maṣlaḥah), menciptakan keselarasan normatif dan substantif.
Transformasi mediasi konvensional menjadi e‑mediasi melalui Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2022 menanggapi disrupsi digital dan peningkatan sengketa ekonomi syariah.E‑mediasi mempermudah akses ke keadilan bagi para pihak, khususnya pelaku ekonomi syariah, serta mengurangi kebutuhan kehadiran fisik.Dengan landasan prinsip maqasid al‑sharīah—perlindungan harta, keadilan, dan kepentingan umum—e‑mediasi terbukti sah secara hukum dan konsisten dengan nilai Islam, sehingga menjadi inovasi hukum yang berkelanjutan.
Penelitian lanjutan sebaiknya mengkaji secara empiris efektivitas e‑mediasi melalui wawancara mendalam dengan mediator, hakim, dan pihak yang pernah menggunakan sistem ini, guna memperoleh data nyata tentang pengalaman dan persepsi pengguna; selanjutnya, melakukan studi perbandingan antara e‑mediasi di pengadilan agama dan pengadilan umum guna menilai keunggulan serta kelemahan masing‑masing platform, termasuk dampak terhadap keadilan substantif dan aksesibilitas; serta menggali potensi integrasi teknologi AI dalam proses e‑mediasi, baik untuk memudahkan identifikasi kepentingan pihak maupun untuk memperkuat mekanisme transparansi, sehingga dapat menyesuaikan praktik mediasi digital dengan prinsip maqasid al‑sharīah dan menjamin keadilan tinggi bagi semua pihak.
- Penerapan Prinsip Syariah pada Akad Rahn di Lembaga Pegadaian Syariah | Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan.... journalstkippgrisitubondo.ac.id/index.php/PKWU/article/view/397Penerapan Prinsip Syariah pada Akad Rahn di Lembaga Pegadaian Syariah Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan journalstkippgrisitubondo ac index php PKWU article view 397
- Jurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam. justice mediation kalosara custom tolaki community... doi.org/10.22373/sjhk.v7i2.13183Jurnal Samarah Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam justice mediation kalosara custom tolaki community doi 10 22373 sjhk v7i2 13183
- Mediating Tradition: The Role of Law Enforcement in Customary Law Disputes | Jurnal Ilmiah Peuradeun.... journal.scadindependent.org/index.php/jipeuradeun/article/view/1921Mediating Tradition The Role of Law Enforcement in Customary Law Disputes Jurnal Ilmiah Peuradeun journal scadindependent index php jipeuradeun article view 1921
- Maqasid al-Sharia in Court-Mediation Reform: A Study on Efficiency and Social Justice in Medical Disputes... ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/syariah/article/view/23962Maqasid al Sharia in Court Mediation Reform A Study on Efficiency and Social Justice in Medical Disputes ejournal uin malang ac index php syariah article view 23962
| File size | 681.55 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Selain itu, diperlukan lebih banyak eksplorasi tentang dinamika usaha kecil dan menengah (UKM) dalam sektor pariwisata halal, karena mereka menghadapiSelain itu, diperlukan lebih banyak eksplorasi tentang dinamika usaha kecil dan menengah (UKM) dalam sektor pariwisata halal, karena mereka menghadapi
NURISNURIS Hasilnya menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman literasi keuangan syariah menyebabkan perilaku konsumtif. Sebaliknya, mahasiswa yang memahami literasi keuanganHasilnya menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman literasi keuangan syariah menyebabkan perilaku konsumtif. Sebaliknya, mahasiswa yang memahami literasi keuangan
YOSSOEDARSOYOSSOEDARSO Namun dalam praktiknya, kegiatan pembiayaan syariah tetap memiliki potensi sengketa, khususnya ketika terjadi pembiayaan bermasalah antara nasabah danNamun dalam praktiknya, kegiatan pembiayaan syariah tetap memiliki potensi sengketa, khususnya ketika terjadi pembiayaan bermasalah antara nasabah dan
SINESIASINESIA Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya ketidakseimbangan antara total aset dan total liabilitas yang dapat memengaruhi tingkat solvabilitas perusahaanPermasalahan dalam penelitian ini adalah adanya ketidakseimbangan antara total aset dan total liabilitas yang dapat memengaruhi tingkat solvabilitas perusahaan
UPPUPP Hasil pre-test menunjukkan 19 orang (95%) memahami konsep keluarga harmonis menurut hukum Islam, sementara 1 orang (5%) belum sepenuhnya memahami. Namun,Hasil pre-test menunjukkan 19 orang (95%) memahami konsep keluarga harmonis menurut hukum Islam, sementara 1 orang (5%) belum sepenuhnya memahami. Namun,
YAYASANBHZYAYASANBHZ Mengacu pada kondisi aktual saat ini, lembaga adopsi adalah salah satu lembaga yang perlu lebih, mengingat banyaknya dampak signifikan yang dapat ditimbulkan.Mengacu pada kondisi aktual saat ini, lembaga adopsi adalah salah satu lembaga yang perlu lebih, mengingat banyaknya dampak signifikan yang dapat ditimbulkan.
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Proses peralihan hak milik emas virtual melalui jual beli di aplikasi Shopee dianggap tidak sah karena tidak memenuhi rukun akad muamalah, yaitu tidakProses peralihan hak milik emas virtual melalui jual beli di aplikasi Shopee dianggap tidak sah karena tidak memenuhi rukun akad muamalah, yaitu tidak
IAISAMBASIAISAMBAS Untuk memperoleh data peneliti menggunakan pedoman wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh peneliti dapat disimpulakan bahwa.Untuk memperoleh data peneliti menggunakan pedoman wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh peneliti dapat disimpulakan bahwa.
Useful /
YAYASANBHZYAYASANBHZ Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pasangan, tokoh agama, dan tokoh adat, serta dokumentasi prosesi khitbah di masyarakat. HasilData dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pasangan, tokoh agama, dan tokoh adat, serta dokumentasi prosesi khitbah di masyarakat. Hasil
LEMHANNASLEMHANNAS Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan integrasi kebijakan, koordinasi pemangku kepentingan, dan kapasitas adaptif di sektor perikanan. Penelitian iniTemuan ini menunjukkan perlunya penguatan integrasi kebijakan, koordinasi pemangku kepentingan, dan kapasitas adaptif di sektor perikanan. Penelitian ini
UPPUPP Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Rokan Hulu,Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Rokan Hulu,
UMBJMUMBJM Usia di bawah 3 bulan adalah Periode Golden Age di mana otak anak berkembang dengan cepat. Rangsangan adalah salah satu metode yang dapat melatih perkembanganUsia di bawah 3 bulan adalah Periode Golden Age di mana otak anak berkembang dengan cepat. Rangsangan adalah salah satu metode yang dapat melatih perkembangan