UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR

JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah)JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah)

Penelitian ini secara kritis memeriksa bagaimana konstruksi dominan pihak suami terhadap istri ṣāliḥah, yang berpusat pada ketaatan kepada suami sebagai pre-requisisi keharmonisan pernikahan, secara paradoks menghasilkan ketidakadilan gender di keluarga Muslim kontemporer, khususnya di kalangan istri bekerja. Meskipun peran ketaatan dimaksudkan untuk menciptakan keharmonisan, interpretasi tersebut sering kali mengakibatkan diskriminasi, beban ganda, berbagai bentuk kekerasan rumah tangga, dan perceraian. Penelitian mengisyaratkan urgensi untuk menilai ulang konsep ketaatan pernikahan dalam kaitannya dengan realitas sosial kontemporer di mana suami dan istri berpartisipasi dalam dunia kerja dan kehidupan publik. Dengan memfokuskan pada istri yang telah bercerai, studi deskriptif kualitatif ini menggunakan wawancara mendalam dengan delapan partisipan perempuan yang meneliti secara kuantitatif struktur sosial yang menimbulkan ketegangan. Analisis data melibatkan Teori Pertukaran Sosial untuk menilai keseimbangan biaya dan keuntungan dalam hubungan pernikahan. Hasil menunjukkan bahwa ketidakstabilan pernikahan muncul ketika istri terus memikul tanggung jawab domestik, emosional, dan ekonomi tanpa pengakuan, dukungan, atau akuntabilitas bersama dari pasangan. Konsep ketaatan berubah menjadi mekanisme dominasi yang memberlakukan ketidakseimbangan kekuasaan. Penelitian ini berargumen bahwa keharmonisan pernikahan tidak dapat dipertahankan melalui ketaatan unilateral atau stereotip gender kaku, melainkan memerlukan pertukaran timbal balik, musyawarah, dan kerja sama di seluruh domain kehidupan keluarga. Ia mendukung perlunya reinterpretasi kewajiban pernikahan dalam hukum keluarga Islam dan regulasi pernikahan negara berbasis kerangka yang secara eksplisit mengakui tanggung jawab ekonomi bersama serta melindungi istri bekerja dari diskriminasi struktural.

Studi ini menunjukkan bahwa ketidakstabilan pernikahan di Pekanbaru untuk istri bekerja bukan disebabkan oleh kegagalan moral individu tetapi dihasilkan oleh hubungan gender yang tidak setara yang tertanam dalam interpretasi dominan keberadaan istri ṣāliḥah dan ketaatan pernikahan.Dalam kerangka Teori Pertukaran Sosial, ditemukan ketidakseimbangan sistematis antara biaya dan imbalan di interaksi pernikahan, di mana kontribusi ekonomi istri dipersonifikasikan sementara retribusi emosional, moral, dan fisik tidak diberikan secara setara.Ketika perlakuan saling menghormati direbut, hubungan pernikahan berubah menjadi hierarki dominasi, diskriminasi, dan kekerasan, sehingga mempercepat perceraian.Penelitian ini menegaskan urgensi merestrukturisasi pemahaman hukum keluarga dan pendampingan kebatinan agar mengakui tanggung jawab ekonomi bersama, menegaskan nilai keadilan, martabat, dan perlindungan bersama, serta menolak penyalahgunaan norma ketaatan untuk memvalidasi kekerasan domestik.

Mengingat temuan tentang ketidakseimbangan antara biaya dan imbalan dalam pernikahan, peneliti berikutnya dapat menyelidiki dampak intervensi hukum yang menyatakan tanggung jawab ekonomi bersama terhadap tingkat perceraian di komunitas Muslim. Selanjutnya, studi longitudinal dapat mengevaluasi perubahan persepsi dan praktik ketaatan spousal selama periode transisi karier ibu pekerja, sehingga dapat mendukung perumusan kebijakan keluarga yang lebih responsif. Akhirnya, penelitian eksploratif tentang peran media sosial dan platform digital dalam membentuk narasi tentang istri ṣāliḥah dapat membuka wawasan baru tentang media komunikasi sebagai agen perubahan sosial di masyarakat Muslim.

  1. Nusyuz of Husband and Wife in the Maslahah Perspective | Nurani: jurnal kajian syari'ah dan masyarakat.... doi.org/10.19109/nurani.v25i1.25328Nusyuz of Husband and Wife in the Maslahah Perspective Nurani jurnal kajian syariah dan masyarakat doi 10 19109 nurani v25i1 25328
  2. Relasi Suami Istri dalam Tinjauan Mubadalah (Telaah atas Hadis Anjuran Istri Mencari Ridho Suami) | Haitomi... doi.org/10.24235/jshn.v3i2.9700Relasi Suami Istri dalam Tinjauan Mubadalah Telaah atas Hadis Anjuran Istri Mencari Ridho Suami Haitomi doi 10 24235 jshn v3i2 9700
Read online
File size758.24 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test