STAIN TDMSTAIN TDM

MAQASIDI: Jurnal Syariah dan HukumMAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disharmoni normatif mengenai batas waktu sengketa dan pertengkaran sebagai dasar perceraian dalam sistem hukum Indonesia, khususnya antara Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975, Kompilasi Hukum Islam (KHI), dan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 1 Tahun 2022. Ketidaksesuaian antara ketiga peraturan ini menimbulkan masalah praktis dalam proses peradilan, terutama dalam memastikan perlindungan hukum yang efektif bagi perempuan. Peraturan Pemerintah dan KHI tidak menetapkan durasi minimum konflik sebagai persyaratan untuk perceraian, sedangkan SEMA secara eksplisit mensyaratkan bahwa sengketa harus berlangsung setidaknya enam bulan. Ketentuan ini berpotensi menghambat akses perempuan terhadap keadilan, terutama dalam kasus yang melibatkan kondisi rumah tangga yang tidak sehat atau kekerasan dalam rumah tangga. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual, penelitian ini menemukan bahwa regulasi batas waktu dalam SEMA tidak selaras dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah dan KHI. Norma-norma dalam SEMA dianggap kurang responsif terhadap kebutuhan hukum perempuan, sehingga perlu adanya harmonisasi regulasi untuk menetapkan sistem hukum yang adil dan adaptif yang menjamin perlindungan yang setara dalam kasus perceraian. SEMA Nomor 1 Tahun 2022 menetapkan persyaratan sengketa enam bulan untuk perceraian. Norma ini membatasi kebijaksanaan hakim dan menghambat perlindungan hukum bagi perempuan, terutama korban kekerasan dalam rumah tangga. Dari perspektif yuridis, SEMA juga melampaui kewenangannya dengan mengatur hal-hal substansial tanpa proses legislasi formal. Akibatnya, keadilan substantif dan hak asasi manusia berisiko terabaikan. Evaluasi segera terhadap ketentuan ini diperlukan untuk memastikan perlindungan yang adil dan responsif.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat disharmoni normatif antara Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 1 Tahun 2022 dengan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 serta Kompilasi Hukum Islam (KHI) terkait regulasi durasi sengketa dalam perceraian.Ketidaksesuaian ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan merugikan perempuan, terutama korban kekerasan dalam rumah tangga.Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi untuk memastikan sistem hukum yang adil dan responsif, serta perlindungan yang setara bagi semua pihak dalam kasus perceraian.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap regulasi perceraian di negara-negara dengan sistem hukum serupa untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam melindungi hak-hak perempuan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman perempuan yang mengajukan perceraian akibat sengketa berkepanjangan, dengan fokus pada dampak psikologis dan sosial yang mereka alami. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas program mediasi dan konsiliasi dalam menyelesaikan sengketa rumah tangga, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kompleksitas permasalahan perceraian dan merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam melindungi hak-hak perempuan serta mempromosikan keharmonisan keluarga.

  1. PENERAPAN ASAS LEGALITAS (LEGALITEIT BEGINSEL/WETMATIGHEID VAN BESTUUR) DALAM KEBIJAKAN SENTRALISASI... e-jurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/view/809PENERAPAN ASAS LEGALITAS LEGALITEIT BEGINSEL WETMATIGHEID VAN BESTUUR DALAM KEBIJAKAN SENTRALISASI e jurnal peraturan go index php jli article view 809
  2. Impact of emotional divorce on the mental health of married women in Saudi Arabia | PLOS One. impact... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0293285Impact of emotional divorce on the mental health of married women in Saudi Arabia PLOS One impact journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0293285
Read online
File size348.89 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test