UNSURYAUNSURYA
Jurnal Ilmiah Manajemen SURYA PASCA SCIENTIAJurnal Ilmiah Manajemen SURYA PASCA SCIENTIAPengaruh manajemen strategik dan kepemimpinan terhadap kinerja karyawan di PT PLN unit X sangat signifikan, dengan nilai t-count sebesar 3,762, yang lebih besar dari nilai t tabel sebesar 1,699 (t count > t table) dan nilai signifikansi kurang dari 0,05 (0,001 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa manajemen strategik berkontribusi secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, lingkungan kerja juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t-count sebesar 2,986 yang lebih besar dari nilai t tabel sebesar 1,699 (t count > t table) dan nilai signifikansi kurang dari 0,05 (0,006 < 0,05). Hasil pengujian simultan menunjukkan bahwa nilai F count sebesar 39,192 lebih tinggi dari nilai F tabel sebesar 2,960 (F count > F table) dengan tingkat signifikansi kurang dari 0,05 (0,000 < 0,05). Oleh karena itu, hipotesis penelitian yang diajukan dapat diterima karena terbukti benar.
Penerapan manajemen strategik berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT PLN unit X.Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT PLN unit X.Hasil uji simultan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penerapan manajemen strategik dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan PT PLN unit X.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti peran mediasi antara kepuasan kerja terhadap pengaruh manajemen strategik dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Hal ini penting untuk memahami bagaimana kepuasan kerja dapat menjadi jembatan yang menghubungkan faktor-faktor eksternal dengan hasil kinerja. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan variabel lain yang mungkin mempengaruhi kinerja karyawan, seperti motivasi kerja, kompensasi, atau pelatihan dan pengembangan. Dengan demikian, pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan akan menjadi lebih komprehensif. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi karyawan terkait dengan manajemen strategik, kepemimpinan, dan lingkungan kerja. Pendekatan ini dapat memberikan wawasan yang lebih kaya dan mendalam tentang bagaimana faktor-faktor tersebut mempengaruhi kinerja karyawan dalam konteks organisasi.
| File size | 161.09 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
ALFARABIALFARABI Analisis mendalam terhadap langkah-langkah strategis yang telah dilakukan mengungkap efektivitas strategi dalam menarik minat peserta didik baru sertaAnalisis mendalam terhadap langkah-langkah strategis yang telah dilakukan mengungkap efektivitas strategi dalam menarik minat peserta didik baru serta
MANDALANURSAMANDALANURSA Selain itu, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa peningkatan kinerja pegawai tidak terpisahkan dari investasi dalam memperkuat nilai-nilai moralSelain itu, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa peningkatan kinerja pegawai tidak terpisahkan dari investasi dalam memperkuat nilai-nilai moral
MASOEMUNIVERSITYMASOEMUNIVERSITY Strategi-strategi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi dan jangkauan pasar, tetapi juga membentuk citra BVS Optik sebagai penyedia layananStrategi-strategi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi dan jangkauan pasar, tetapi juga membentuk citra BVS Optik sebagai penyedia layanan
UNSURYAUNSURYA Dalam rangka mencapai tujuannya pegawai dituntut untuk profesional sesuai bidang tugasnya. Namun, realita di lapangan mengalami kendala tentang ketidakpuasanDalam rangka mencapai tujuannya pegawai dituntut untuk profesional sesuai bidang tugasnya. Namun, realita di lapangan mengalami kendala tentang ketidakpuasan
STEKOMSTEKOM Pemerintah telah mengeluarkan regulasi untuk mendorong penerapan sistem informasi manajemen keuangan daerah (SIMKD) guna meningkatkan efisiensi, efektivitas,Pemerintah telah mengeluarkan regulasi untuk mendorong penerapan sistem informasi manajemen keuangan daerah (SIMKD) guna meningkatkan efisiensi, efektivitas,
STEKOMSTEKOM Penelitian menggunakan data primer dari 102 karyawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompensasi, kompetensi, dan kepuasan kerja memiliki pengaruh positifPenelitian menggunakan data primer dari 102 karyawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompensasi, kompetensi, dan kepuasan kerja memiliki pengaruh positif
UNIVEDUNIVED Kualitas dan kuantitas karyawan harus sesuai dengan kebutuhan karyawan dan penempatan tenaga kerja juga harus tepat dan sesuai dengan keinginan dan keahliannya.Kualitas dan kuantitas karyawan harus sesuai dengan kebutuhan karyawan dan penempatan tenaga kerja juga harus tepat dan sesuai dengan keinginan dan keahliannya.
UNUGIRIUNUGIRI Setelah kegiatan pendampingan dilakukan, ditemukan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat bagi peserta. Hal ini dibuktikan dengan hasil evaluasi yang mengungkapkanSetelah kegiatan pendampingan dilakukan, ditemukan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat bagi peserta. Hal ini dibuktikan dengan hasil evaluasi yang mengungkapkan
Useful /
IAIIIAII Hasil aspek portability Game Math & Trash kategori Sangat Baik, aplikasi mampu berjalan diberbagai versi android dan berbagai ukuran layar yang berbeda.Hasil aspek portability Game Math & Trash kategori Sangat Baik, aplikasi mampu berjalan diberbagai versi android dan berbagai ukuran layar yang berbeda.
IAIIIAII Selain itu sebagai variable terikatnya adalah Overall Impression Usability (Y). Jumlah sampel responden yang digunakan adalah sejumlah 37 dosen. MetodeSelain itu sebagai variable terikatnya adalah Overall Impression Usability (Y). Jumlah sampel responden yang digunakan adalah sejumlah 37 dosen. Metode
UNSURYAUNSURYA Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik di Wilayah Jakarta yang terdiri dari 9 KAP yang bersedia mengisi kuesioner,Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik di Wilayah Jakarta yang terdiri dari 9 KAP yang bersedia mengisi kuesioner,
UMUM Rata-rata skor pemahaman konsep pada siswa dengan konsep diri tinggi adalah 69,64% dengan kriteria baik, pada konsep diri sedang sebesar 49,23% denganRata-rata skor pemahaman konsep pada siswa dengan konsep diri tinggi adalah 69,64% dengan kriteria baik, pada konsep diri sedang sebesar 49,23% dengan