IDEBAHASAIDEBAHASA

IdeBahasaIdeBahasa

Sir Edgar Allan Poe diakui atas karya-karyanya yang berpadu nuansa gothic dengan pendalaman makna. Setiap objek dalam karyanya menjadi pusat studi sastra yang menarik. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi sosok perempuan dalam puisi Poe To Helen versi pertama (1831) dengan pendekatan ekspresif dan feminis. Metode penelitian bersifat deskriptif, di mana data teks dikumpulkan dan disajikan secara naratif. Hasil analisis mengungkap bahwa dalam puisi ini Poe menyajikan gambaran perempuan yang berlawanan dengan tema utamanya tentang wanita cantik yang teraniaya. Sosok perempuan dalam To Helen direpresentasikan sebagai pribadi yang memesona, penuh perhatian, menghibur, dan memiliki kebijaksanaan sehingga pembaca merasakan kasih sayang dan rasa rumah di dalam dirinya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa Edgar Allan Poe, meski dikenal memosisikan perempuan sebagai korban dalam banyak karyanya, dalam puisi To Helen justru menggambarkan sosok wanita yang anggun dan sarat kehangatan serta kebijaksanaan.Berbagai alusi klasikβ€”mulai dari bark Yunani kuno, bunga hyacinth, hingga lampu agateβ€”melukiskan karakter Helen sebagai pelabuhan emosional dan intelektual yang mengayomi jiwa pengembara Poe.Dengan representasi tersebut, puisi To Helen menegaskan peran perempuan tidak sekadar objek teraniaya, melainkan figur yang memancarkan cinta, perlindungan, dan inspirasi.

Penelitian selanjutnya dapat membandingkan representasi perempuan dalam puisi To Helen dengan karakter wanita dalam puisi-puisi Poe lainnya, seperti Annabel Lee, Lenore, dan For Annie, untuk mengungkap dinamika pergeseran tema dan metafora gender seiring perkembangan gaya sastra Edgar Allan Poe. Kajian komparatif ini dapat menggunakan pendekatan analisis wacana untuk menelaah bagaimana alusi klasik dan simbolisme dalam setiap puisi membentuk citra ideal wanita. Saran penelitian lain adalah menelusuri pengaruh gerakan feminisme gelombang pertama terhadap struktur bahasa dan pilihan gambar dalam To Helen, termasuk refleksi norma sosial pada tahun 1831 yang memengaruhi konstruksi karakter Helen sebagai sosok pelindung dan sumber inspirasi. Penelitian ini dapat memanfaatkan kajian sejarah sastra dan konteks sosial-politik era Poe untuk menggali keterkaitan antara wacana feminis awal dengan narasi puisi. Selain itu, riset lanjutan juga dapat mengkaji respons pembaca modern terhadap figur Helen melalui pendekatan studi resepsi, misalnya dengan survei atau wawancara mendalam untuk memahami persepsi kontemporer tentang peran gender dalam puisi tersebut. Melalui analisis data pembaca, studi ini dapat menilai seberapa jauh interpretasi Helen dipengaruhi oleh perubahan nilai budaya dan gender masa kini. Dengan mengintegrasikan metode komparatif, sejarah sastra, dan studi resepsi, ketiga ide penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang representasi perempuan dalam karya-karya Edgar Allan Poe.

  1. #peran perempuan#peran perempuan
  2. #wisdom project#wisdom project
Read online
File size717.81 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1b1
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test