UNIDAUNIDA

JURNAL AGROINDUSTRI HALALJURNAL AGROINDUSTRI HALAL

Salah satu cara efektif untuk menghindari infeksi yang ditularkan oleh nyamuk adalah dengan menggunakan antinyamuk. Namun, penggunaan antinyamuk secara rutin dalam jangka panjang, seperti yang mengandung DEET yang umum beredar di pasaran, dapat menimbulkan efek samping seperti reaksi hipersensitivitas, iritasi, dan rasa gatal. Kulit nanas dan kulit jeruk manis merupakan bahan alami yang dapat digunakan dalam lotion antinyamuk karena mengandung berbagai jenis metabolit sekunder, seperti tanin, saponin, flavonoid, alkaloid, steroid, dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimal ekstrak kulit nanas berdasarkan karakteristik lotion antinyamuk yang dihasilkan. Penelitian menggunakan desain acak lengkap (RAL) dengan 15 unit percobaan dari lima perlakuan konsentrasi ekstrak kulit nanas berbeda (2%, 3%, 4%, 5%, dan 6%), masing-masing diulang tiga kali. Perlakuan terpilih adalah LNJ5 (lotion dengan 6% ekstrak kulit nanas), yang memiliki karakteristik homogen, pH 7,89, daya sebar 6,98 cm, viskositas 2131,02 cP, serta daya proteksi terhadap nyamuk sebesar 88,64%. Evaluasi organoleptik deskriptif menunjukkan warna coklat kekuningan, aroma sedikit beraroma nanas dan jeruk, dan secara hedonik lotion agak disukai oleh panelis.

Kualitas fisik ekstrak kulit nanas dan jeruk manis, diantaranya homogenitas, nilai pH, daya sebar, dan viskositas yang sesuai untuk digunakan dalam formulasi lotion yang dirancang untuk mengusir nyamuk.Perlakuan terpilih yaitu LNJ5 (lotion dengan konsentrasi ekstrak kulit nanas 6%), memberikan karakteristik fisik sediaan lotion yang homogen, nilai pH 7,89, nilai daya sebar 6,98 cm, nilai viskositas 2131,02 cP, dan daya proteksi terhadap nyamuk sebesar 88,64%.Penilaian deskriptif organoleptik menunjukkan warna lotion coklat kekuningan, dan agak beraroma nanas dan jeruk.Penilaian hedonik lotion agak disukai oleh panelis.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan formulasi lotion antinyamuk yang lebih efektif dan aman. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mengisolasi senyawa aktif spesifik dari ekstrak kulit nanas dan kulit jeruk yang bertanggung jawab atas aktivitas antinyamuk. Hal ini dapat membantu dalam merancang formulasi yang lebih terarah dan efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada kombinasi ekstrak kulit nanas dan kulit jeruk dengan bahan alami lain yang memiliki potensi antinyamuk, seperti minyak esensial dari tanaman lain. Kombinasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas lotion antinyamuk dan memberikan perlindungan yang lebih luas terhadap berbagai jenis nyamuk. Ketiga, perlu dilakukan studi toksisitas dan keamanan jangka panjang dari lotion antinyamuk yang diformulasikan untuk memastikan bahwa produk tersebut aman digunakan oleh berbagai kelompok usia dan tidak menimbulkan efek samping yang merugikan.

  1. Isolasi dan Karakterisasi Enzim Bromelain dari Bonggol dan Daging Buah Nanas (Ananas comosus) | Ilyas... ojs.unm.ac.id/chemica/article/view/17983Isolasi dan Karakterisasi Enzim Bromelain dari Bonggol dan Daging Buah Nanas Ananas comosus Ilyas ojs unm ac chemica article view 17983
  2. FORMULASI DAN EFEKTIFITAS SAMPO EKSTRAK BUAH PEDADA (Sonneratia caseolaris L) SEBAGAI ANTIKETOMBE TERHADAP... doi.org/10.33759/jrki.v2i1.62FORMULASI DAN EFEKTIFITAS SAMPO EKSTRAK BUAH PEDADA Sonneratia caseolaris L SEBAGAI ANTIKETOMBE TERHADAP doi 10 33759 jrki v2i1 62
Read online
File size312.49 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test